Warga Jorong Tubo Tolak MTA


Senin, 01 Februari 2016 - 01:42:45 WIB

SOLSEL,HALUAN — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pauh Duo mendapatkan laporan warga Jorong Tubo, Nagari Luak Kapau terkait keberadaan suatu yayasan atau paham yang tidak sesuai dengan kebiasaan warga di daerah itu.

“Masyarakat menolak keberadaan Yayasan Maje­lis Tafsir Alquran (MTA) ka­rena ada ajaran yang ber­tentangan dengan masya­rakat,”kata Kepala KUA Kecamatan Pauh Duo, Zuk­­rinedi pada Ha­luan, (29/1).

Ia melanjutkan, menurut keterangan Jamaah yang berkembang di Tubo bahwa kegiatan pengajian dia­da­kan dirumah seorang warga dan paham tersebut dibawa oleh seseorang asal Ka­bupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Terkait paham yang dito­lak masyarakat adalah keti­ka anggota Yayasan MTA menyampaikan paham de­ngan me­nya­lah­kan kebiasaan warga, seperti melakukan pe­ngajian tiga hari setelah ke­ma­ti­an seorang war­ga karena tidak sesuai dengan sunnah.

Kemudian, ter­kait pe­ma­kai­an kopiah me­rupakan najis se­hingga tidak bo­leh men­ggu­na­kan kopiah ke­tika salat.”Selain itu kebiasaan ma­syarakat me­lakukan pe­nga­jian atas kela­hiran anak juga disa­lah­kan,” ka­ta­nya.

Ia menye­but­kan, untuk aktivitas yayasan MTA saat ini tidak ada lagi diselenggarakan di Masjid karena telah ditolak masya­rakat sehingga mereka ha­nya menyelenggarakan di rumah saja.”Dengan ber­ang­gotakan dua orang saja,” tandasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat apabila ada aja­ran atau paham yang datang pelajari terlebih dulu de­ngan menyaring setiap pa­ham ajaran yang datang. Kemudian, kita juga tidak bisa langsung menyalahkan tapi pahami dulu.

”Hen­daknya kita me­nyaring se­tiap paham atau ajaran yang masuk jangan terburu-buru mengambil tindakan se­belum dipaha­mi,” kata­nya. (h/jef)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]