DPRD Sumbar Dukung Tamatan SMA Jadi Sarjana Pertanian


Senin, 01 Februari 2016 - 01:56:41 WIB
DPRD Sumbar Dukung Tamatan SMA Jadi Sarjana Pertanian KETUA Panitia Pelaksana Roadshow IPB, Muhammad Ihsan menyerahkan piagam kepada Wakil Ketua DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano, di Auditorium Universitas Andalas, Sabtu (30/1).

PADANG, HALUAN—De­wan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mendukung lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang berbasis per­tanian.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano dengan potensi Sumbar yang cukup besar di bidang pertanian, daerah akan membutuhkan banyak sar­jana yang menguasai bidang tersebut.

“Sekitar 60, 8 persen  masya­rakat Sumbar berprofesi sebagai petani. Saat ini kita juga telah menghadapi MEA. Untuk ini Sumbar mesti siap dengan bidang pertanian tersebut,” ucap Arka­dius usai membuka roadshow pengenalan kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Audi­torium Universitas Andalas, Sabtu (30/1).

Jika sarjana pertanian yang dimiliki bisa lebih banyak lagi, pengembangan di bidang per­tanian dinilai akan berjalan dengan lebih baik. Kemandirian pangan bisa terwujud. Provinsi ini juga akan bisa melakukan tero­bosan-terobosan yang memiliki kekuatan dalam menghadapi persaingan MEA.

Arkadius yang juga Ketua DPD Alumni IPB Sumbar me­nuturkan, anak muda tak perlu takut untuk terjun di bidang pertanian. Jika serius, peluang mereka yang menekuni bidang pertanian akan cukup besar untuk ke depan.

Petani sekarang tak mesti identik dengan pacul, turun ke sawah atau berpanas-panas. Se­perti halnya yang ditakuti banyak orang. Saat ini, kata Arkadius, banyak inovasi yang bisa dila­kukan. Misal jika ingin jadi petani yang bergerak di bidang peri­kanan, jadi lah pemilik dari tambak ikan-ikan tersebut. Be­gitu juga saat menekuni usaha pertanian yang lain, para sarjana pertanian bisa jadi penggerak dari apa yang mereka tekuni.

Berkaitan dengan roadshow pengenalan kampus, ia mengim­bau pada siswa segera lulus SMA agar mencari tahu dari sekarang tentang perguruan tinggi yang ingin dijajaki. Jika memang ber­minat di bidang pertanian, ia merekomendasikan IPB sebagai salah satu kampus yang dijadikan pilihan.

Alasannya, IPB, adalah per­gu­ruan tinggi favorit yang telah dikenal dengan kualitas bagus. Di Sumbar sendiri alumni IPB banyak yang memiliki kiprah baik di bidang pemerintahan, politisi, akademisi dan yang lainnya. Selain Arkadius, ada Profesor Rahmad Sani yang merupakan guru besar di Uni­versitas Andalas dan pernah beberapa kali memegang jabatan Eselon II di lingkup pemprov Sumbar. Kemudian ada Hendri Oktavia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, Ratna Wilis sebagai Kepala Badan Pem­berdayaan Perempuan dan ma­sih banyak yang lain.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk lulusan SMA yang masuk IPB perhatian yang diberikan alumni beserta Pemprov Sumbar juga terbilang besar. Bagi yang kurang mampu, alumni biasanya akan ikut membantu mencarikan beasiswa melalui pihak swasta atau BUMN.

Begitu juga dalam hal tempat tinggal, bekerjasama dengan pemerintah provinsi saat ini alumni telah membangunkan sebuah asrama untuk mahasiswa Minang yang berkuliah di kam­pus di IPB.

“Untuk asrama tersebut, ta­nah­nya dibeli bersama oleh alumni, kemudian dihibahkan ke pemerintah provinsi untuk diba­ngun,” jelas dia.

Hingga tahun 2015 kemarin telah dianggarkan 12,5 miliar dari APBD untuk membangun asrama mahasiswa Minang yang berkuliah di IPB. Asrama terdiri dari tiga lantai dengan 49 kamar. Sembilan kamar diantaranya diperuntukkan bagi orang tua siswa yang sedang berkunjung.

“Dengan dukungan yang kita berikan diharapkan ke depan kita bisa memiliki sarjana-sarjana pertanian yang memiliki daya saing di bidangnya,” pungkas Arkadius.

Sementara itu, Asisten II Pemprov Sumbar, Syafrudin yang turut hadir dalam roadshow pengenalan perguruan tinggi oleh mahasiswa IPB menyebut, ke­giatan yang dilaksanakan atas kerjasama alumni IPB dengan Unand itu bertujuan  merang­sang minat siswa untuk berkuliah di bidang pertanian.

“Kita mendukung kegiatan ini, karena secara kenyataan sampai sekarang perguruan tinggi yang bisa dikatakan terbaik di bidang pertanian adalah IPB,” ucap Syafrudin.

Dengan adanya sosialisasi kampus yang dilakukan alumni dan mahasiswa IPB, Syafrudin berharap jumlah tamatan SLTA yang tertarik kuliah di bidang pertanian bisa lebih banyak lagi. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana roadshow Mu­ham­mad Ihsan mengatakan pengena­lan kampus IPB adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Kami harap dengan road­show siswa yang tertarik masuk IPB bisa meningkat setiap tahun­nya. Sehingga ke depan mereka bisa juga ikut andil membangun Sumbar di bidang pertanian,” pungkas Ihsan. (h/adv)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]