Jorong Pondok Butuh Mitigasi dan Jalur Avakuasi Tsunami


Selasa, 02 Februari 2016 - 03:03:59 WIB

SASAK, HALUAN — Mes­ki­pun pe­me­rintah mengata­kan seluruh daerah kawasan pantai Sumatra Barat (Sum­bar) rawan bencana gempa dan tsuna­mi, namun lang­kah penanggulangan ben­cana belum maksimal dila­kukan. Hal tersebut dibuk­tikan dengan tidak adanya penunjuk arah jalur eva­kuasi bagi masyarakat yang hidup di pinggir pantai ka­wasan Pondok, Nagari Sa­sak dan sekitarnya.

Saat ini kebiasaan ribuan masya­rakat di jorong Pon­dok, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), hanya me­ngan­dalkan kebiasaan dan penge­tahuan alam untuk menyelamatkan diri jika suatu saat terjadi bencana tsunami dan gempa di dae­rah tersebut.

Hal itu terpaksa mereka lakukan karena tidak ter­sedianya tanda pe­nunjuk arah jalur evakuasi saat terjadi bencana di sekitar pemukiman warga.

Edi Evendi salah seo­rang mas­yarakat jorong Pon­dok kepada haluan me­nga­takan, ia khawatir de­ngan minimnya keterse­diaan jalur evakuasi dan penunjuk arah tersebut akan menelan korban jika terjadi gempa atau tsunami. Terle­bih bagiwarga pendatang atau wisatawan yang tengah berkunjung kedaerah ter­se­but,” ka­tanya.

Menurutnya, beberapa tahun yang lalu pemerintah memang sudah mem­buat beberapa jalur evakuasi tsu­nami, namun saat ini sejum­lah jalur evakuasi sudah mu­lai banyak yang rusak atau sulit untuk dile­wati warga saat terjadi bencana.

Disisi lain sampai saat ini tingkat pengetahuan mas­ya­takat tentang mitigasi dengan bencana atau lang­kah yang akan dilakukan untuk menyela­matkan diri saat terjadi bencana masih sangat minim,”lanjutnya.

Ia bersama warga setem­pat ber­harap kepada peme­rin­tah melalui dinas terkait agar segera memperbaiki jalur evakuasi, menambah jumlah penunjuk arah jalur evakuasi, serta me,berikan pengetahuan langsung kepa­da masyarakat tentang cara menyelamatkan diri saat terjadi ban­cana,”harapnya.

Sementara itu kepala jorong Pon­dok, Firmadison mengatakan, saat ini warga masih awam tentang miti­gasi dan cara menyelamat­kan diri saat terjadi bencana. “Di jorong pondok ini mas­ya­rakat sangat membutuh­kan plang penunjuk arah jalur evakuasi dan per­bai­kan jalur di lima titik, Sebab kondisi jalur evakuasi ter­sebut sudah mengalami ke­rusakan,”sebutnya.

Ia bersama masyarakat Nagari Sasak meminta pe­me­rintah untuk mem­beri­kan pendamping dan mela­kukan pembinaan tentang sadar ben­cana. Sementara secara bangunan fisik mas­ya­rakat juga membutuhkan bebe­rapa shelter evakuasi tsunami yang dibangun de­kat dengan pemukiman masyarakat,”harapnya. (h/fad)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]