Gang Disulap Menjadi Kelas

Kondisi SMAN 2 Harau Memprihatinkan


Selasa, 02 Februari 2016 - 03:09:32 WIB
Kondisi SMAN 2 Harau Memprihatinkan Siswa-siswi SMAN 2 Harau, yang merupakan salah satu sekolah unggul, terlihat masih belajar di gang yang disulap jadi ruangan kelas. (DADANG)

Limapuluh Kota, Haluan — Sungguh miris melihat kondisi sekolah SMAN 2 Harau, yang merupakan sekolah unggul di Kabupaten Limapuluh Kota. Betapa tidak, sekolah yang terletak  di ibukota Kabupaten tersebut, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

 Meski menjadi sekolah kebanggan bagi Kabupaten Limapuluh Kota, namun di­ban­dingkan sekolah unggul lainnya yang ada di Sum­bar, SMAN 2 Harau boleh dibilang jauh dari kekurangan.

Hal ini terlihat dari in­frastruktur pendukung proses belajar-mengajar bagi sekolah berbasis boarding school ter­sebut. “Kita tidak punya as­rama. Untuk mensiasatinya, terpaksa salah satu ruangan kita disulap jadi tempat ting­gal siswa,” terang Lely Hanafi, Kepala SMAN 2 Harau pada Haluan, Senin (1/2) kemarin.

Tak hanya asrama tempat tinggal siswa, sebut Lely, seko­lah yang  beroperasi semenjak 2013 ini juga keku­rangan kelas untuk belajar siswa. Untuk menutupi keku­ra­ngan kelas, majelis guru berinisiatif me­nyulap gang sekolah menjadi ruangan kelas.

“Ada gang sekolah dengan lebar 4 meter. Gang tersebut  kami tutup dengan triplek dan dijadikan ruangan kelas untuk belajar siswa,” ucap mantan guru SMAN 1 Harau tersebut. Di gang ukuran 4 x 7 meter tersebut, terdapat sebanyak 23 siswa unggulan yang belajar setiap harinya.

Selain gang yang dijadikan sebagai ruangan kelas, ada dua ruangan lagi yang disulap untuk proses belajar siswa demi menutupi kekurangan ruangan kelas yakni, ruangan MGMP atau ruangan musya­rawah bagi guru mata pela­jaran dan musala sekolah.

“Kalau di musala, seluruh perlengkapan belajar-me­ngajar siswa terpaksa dilipat apabila jadwal salat masuk. Dan usai salat, perlengkapan belajar siswa kembali disusun layaknya seperti ruangan ke­las. Begitu lah setiap harinya,” terangnya.

Dijelaskan  Leli, keku­rangan ruangan belajar ter­sebut dipicu dijadikannya ruangan kelas yang ada seba­gai asrama bagi 191 siswa SMAN 2 Harau. “Sekolah tidak memiliki asrama, ter­paksa ruangan kelas yang dijadikan sebagai asrama sementara.  Dengan kondisi tersebut, sehingga sekolah jadi kekurangan ruangan ke­las,” terangnya.

Begitu juga dengan kamar mandi, pihak sekolah terpaksa menyulap beberapa lokasi sekolah sebagai kamar man­di. ”Dinding bagian belakang sekolah kita sekat dan dija­dikan sebagai kamar mandi darurat siswa,” ucapnya.

Yang paling parah lagi, disebutkan Lely lagi, setiap musim hujan, halaman dan akses jalan menuju SMAN 2 Harau tersebut tak ubahnya seperti kubangan lumpur ka­rena genangan air.

“Lokasi sekolah ini da­hulunya merupakan rawa-rawa. Pemadatan halaman sudah dilakukan tetapi belum sempurna. Ya, semuanya ka­rena keterbatasan anggaran sekolah,” ucapnya.

Kepala SMAN 2 Harau telah berupaya mencari ang­ga­ran untuk kelanjutan pem­bangunan SMAN 2 Harau. Berbagai proposal sudah dila­yangkan, termasuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Li­mapuluh Kota, Pemkab Lima­puluh Kota hingga ke Dirjen Pendidikan. Upaya yang dila­kukan dalam mencari angga­ran pembangunan SMAN 2 Harau, belum membuahkan hasil. “Sampai sekarang pro­posal yang kita kirim untuk pembangunan SMAN 2 Ha­rau belum ada respon. Kalau tidak ada anggaran terpaksa sekolah kita akan seperti ini terus,” tukuknya lagi.

Meski kondisi serba keku­rangan, tetapi siswa unggulan SMAN 2 Harau tetap berse­mangat dan rajin untuk mengikuti pelajar sekolah. Pada tahun ketiga berdiri sekolah tersebut, SMAN 2 Harau mulai menunjukkan prestasi. Buktinya saja, setiap Pra UN yang diadakan tingkat Kabupaten Limapuluh Kota, SMAN 2 Harau selalu jadi yang terbaik dengan peringkat utama dibandingkan SMA dan SMK se-Kabupaten Lima­puluh Kota. (h/ddg/hel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]