Tanda Layak Konsumsi

Depot Air Harus Berstiker Kuning


Selasa, 02 Februari 2016 - 03:14:39 WIB

PADANG, HALUAN—Ma­syarakat diminta untuk hati-hati memilih depot air isi ulang. Pasalnya, dari total jumlah air isi ulang  666 depot, sekitar 18 persennya tidak memenuhi syarat layak konsumsi.

Agar tidak salah  beli, Dinas Kesehatan Kota (DK­K) Padang menyarankan untuk membeli air di depot yang telah layak konsumsi karena diberikan stiker ku­ning pada depot.

Menurut Nazaruddin Sekretaris DKK Padang, pada stiker kuning tersebut terdapat nama depot air minum, alamat serta masa berlaku hasil pemeriksaan kualitas air depot tersebut.

“Pada stiker kuning itu akan dituliskan tanggal dari hasil pemeriksaan depot yang hanya berlaku selama tiga bulan,” katanya.

Ditambahkannya, depot yang tidak memenuhi syarat tersebut banyak ditemukan bakteri Ecoli yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Kepada yang tidak me­menuhi syarat itu, kan­du­ngan yang paling banyak ditemukan adalah bakteri ecoli. Untuk itu, kita beri penyuluhan kepada masing-masing depot,” katanya lagi.

Lebih lanjut, banyaknya bakteri pada air minum dari depot disebabkan karena sistem penyaringan air yang kotor dan jarang dibersih­kan. Hal inilah yang harus diperbaiki oleh pemilik de­pot.

Ia juga menegaskan ke­pada pemilik depot tentang Peraturan Menteri Kese­hatan (Permenkes) No. 43 tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum, dimana dalam aturan ter­sebut Depot harus lolos pengujian berkala minimal 3 bulan sekali dan pengujian kimia minimal 6 bulan se­kali.

Jika tidak izin usaha depot bisa dicabut.Selain itu pemilik depot air minum juga diimbau untuk me­lakukan pemeriksaan ku­alitas airnya sekali tiga bulan ke laboratorium Balai La­tihan Kerja (BLK) di Gu­nung Pangilun dan mem­berikan hasilnya ke DKK padang.

Sementara itu Badan Pengendalian Dampak Ling­­kungan Daerah (Ba­pedalda) Kota Padang me­nyatakan belum bisa mela­kukan tindak lanjut lebih jauh karena belum me­neri­ma laporan dari masyarakat terkait dengan adanya air sungai yang diambil oleh depot sebagai bahan baku.

“Kita tidak bisa me­ner­ka-nerka saja, apakah air depot isi ulang tersebut menggunakan air sumur atau tidak. Belum ada ma­syarakat yang mengadukan kasus tersebut kepada Ba­pedalda.

Karena, harus ada pem­buktian yang kuat dengan pengaduan masyarakat,” kata kepala Bapedalda Pa­dang, Edi Hasymi dalam satu kesempatan.(h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 12 Agustus 2016 - 16:13:23 WIB

    Sebagian Besar Pengusaha Depot Air Minum di Padang tak Taat Aturan

    Sebagian Besar Pengusaha Depot Air Minum di Padang tak Taat Aturan PADANG, HALUAN- Sebagian besar pengusaha Depot Air Minum (DAM) di Kota Padang tidak taat aturan. Dari 672 DAM yang beroperasi, hanya 30 persen yang melakukan pengujan secara berkala..
  • Rabu, 18 Maret 2015 - 20:06:11 WIB

    April, Depot Air Minum Didata dan Diuji Berkala

    PADANG, HALUAN — Pemilik depot isi ulang air minum di Kota Padang harus bersiap-siap, pasalnya Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang akan melakukan pendataan ulang dan pengambilan sampel air minum di setiap depot tersebut. S.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]