Lari ke Lampung

Tersangka Pembunuh 2 Brimob Dibekuk


Selasa, 02 Februari 2016 - 03:28:59 WIB
Tersangka Pembunuh 2 Brimob Dibekuk RUDI, tersangka pembunuh dua anggota Brimob saat diamankan pihak kepolisian. (BADRI ALAINA)

DHARMASRAYA, HA­LUAN — Berkat kerja sama ke­polisian Polres Dhar­masraya dengan pihak ke­po­lisian Kabupaten Lampung Tengah, akhirnya satu orang pelaku pembunuhan dua orang anggota Brimob yang terjadi pada hari Minggu 24 Januari lalu, berhasil di­tangkap.

Informasi yang di­him­pun Haluan, pelaku ber­nama Rudi (24) warga asal Jawa Lampung, berdomisili di Nagari Tiumang, Keca­matan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Tersangka ditangkap polisi di wilayah hukum Polres Lampung Tengah, Sabtu 30 Januari lalu oleh pihak Satreskrim setempat.

Kapolres Dharmasraya AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan, didampingi Kasat Reskrim AKP La­zuardi, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya Senin (1/2) me­ngatakan,   pelaku di­tangkap saat akan bersembunyi di kampung  halaman ba­pak­nya di Desa Talang Jawa Kecamatan Selagai Lingga, Ka­bu­paten Lampung Tengah.

Usai ditangkap oleh tim gabungan dari kepolisian, pelaku langsung dibawa ke Dharmasraya untuk pe­nye­lidikan lebih lanjut. Te­rsangka  tiba di Dhar­ma­s­raya, Senin (1/2) sekitar pukul 04.00 WIB.

Lazuardi menjelaskan, usai kejadian pada hari Selasa (26/1) Rudi dijemput oleh salah seorang pamannya Muhsinin dari tempat persembunyiannya di dalam hutan tidak jauh dari tempat kejadian yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Tiu­mang.

Kemudian pelaku dibawa oleh pamannya yang lain ber­nama Muttaqin ke Jalan Lintas Sumatera, bermaksud untuk membawa kabur keponakannya menggunakan bus angkutan umum menuju Lampung Tengah kampung halaman bapaknya.

Mendapat informasi pelaku telah kabur menggunakan bus umum yang diantar oleh salah seorang pamannya, beberapa anggota polisi  langsung bergerak mengejar bus umum tersebut, namun memasuki Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi pihak anggota Polres Dharmasraya kehilangan jejak pelaku.

Polisi kemudian meminta bantuan paman dan keluarga pelaku untuk menangkap Rudi. Tidak lama sesampainya di rumah keluarganya di Desa Ta­lang Jawa Lampung Tengah, aparat kepolisian dari Lampung lang­sung melakukan pe­nge­pu­ngan dan menangkap pelaku tanpa ada perlawanan.

“Saat ini pelaku telah kita amankan di  sel tahanan Polres Dharmasraya,”tutur Lazuardi.

Menurut Rudi kepada pe­nyidik Polres Dharmasraya ke­tika diinterogasi, dia pada malam itu memang berada di dalam mobil truk yang digunakan untuk menabrak dua orang anggota Brimob tersebut, namun saat itu dia hanya berperan sebagai tu­kang muat.

Rudi menerangkan kepada polisi, ada empat pelaku lain yang juga ikut serta melakukan pem­bunuhan terhadap dua orang anggota Brimob tersebut yang saat ini masih dalam pengejaran masing-masing berinisial AR, P, JM dan AR.

“Identitas empat orang teman Rudi sudah kita kantongi, dan hingga saat ini anggota terus melakukan pengembangan di lapangan,”sebutnya.

Atas perbuatannya pelaku terjerat dengan pasal 339 KUHP JO 55 KUHP tentang pem­bunuhan yang sebelumnya di­ikuti dengan tindak pidana lainnya dengan ancaman hu­kuman 18 tahun penjara.

Diberitahukan sebelumnya, meninggalnya dua orang anggota Brimob Brigadir Nanang Ar­dian­syah, dan Brigadir Anasril, dengan cara digilas oleh pelaku de­ngan mobil truk yang di­gunakan pelaku untuk membawa barang curiannya buah sawit kepunyaan PT Sumbar Andalas Kencana (SAK) Incasi Raya Group. Peristiwa ini terjadi di perkebunan sawit, tepatnya Blok M, perbatasan SP 4, dan SP 3 saat klrdua anggota Brimob itu hen­dak mengahadang mobil yang dikemudikan pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mendapat informasi dari warga setempat, Satreskrim Pol­res Dharmasraya langsung ke TKP dan mengejar para pelaku. Setibanya di wilayah perbatasan antara Provinsi Sumbar dan Jambi, anggota Satreskrim Polres Dharmasraya menemukan truk dibawa pelaku.

Saat itu juga, anggota Buser ini, menghentikan laju truk de­ngan cara memarkirkan ken­daraan kijangnya di tengah jalan. Namun karena pelaku sedang kalap, mobil kijang milik Res­krim Polres Dharmasraya lang­sung ditabrak pelaku sehingga terjadi baku tembak antara pihak polisi dengan beberapa orang pelaku. Nahas, salah seorang anggota Reskrim Polres Dhar­masraya, Brigadir Ramdoni, terkena luka tembak di bagian bahu sebelah kiri dan juga Bri­gadir Pevi Ardiansyah juga me­ngalami luka gores di bagian badan dan kepala akibat pecahan kaca mobil kijang tumpangannya, saat ditabrak truk pelaku.

Saat terjadinya kontak senjata, dua orang pelaku juga di­lum­puhkan polisi hingga tewas yakni Bagus Biantoro (28) warga Jo­rong Bukit Harapan, Kenagarian Tiumang, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya dan satu orang rekan seprofesinya saat itu tidak memiliki indentitas diri. (h/mg-bdr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 03 Juli 2020 - 13:27:32 WIB

    Beredar Surat Pernyataan Tersangka Pencemaran Nama Baik terhadap Mulyadi, Sebut Diperintah Bupati Agam

    Beredar Surat Pernyataan Tersangka Pencemaran Nama Baik terhadap Mulyadi, Sebut Diperintah Bupati Agam HARIANHALUAN.COM - Kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap Anggota DPR-RI Mulyadi makin terkuak. Salah seorang tersangka yang merupakan Kabag Umum Pemkab Agam Eri Syofiar (ES) membuat pernyataan secara gambla.
  • Rabu, 24 Juni 2020 - 18:25:32 WIB

    Polda Sumbar Bongkar Peran Masing-masing Tersangka Mafia Sindikat Tanah

    Polda Sumbar Bongkar Peran Masing-masing Tersangka Mafia Sindikat Tanah HARIANHALUAN.COM - Setelah diringkus, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat membeberkan tugas dan peran masing-masing empat tersangka mafia jual beli tanah. Keempat tersangka yakni inisial EPM, LH, MY dan YS yang kini tela.
  • Rabu, 24 Juni 2020 - 17:26:32 WIB

    Polda Sumbar Ringkus Empat Tersangka Mafia Jual Beli Tanah

    Polda Sumbar Ringkus Empat Tersangka Mafia Jual Beli Tanah HARIANHALUAN.COM - Setelah dilakukan penyelidikan, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda) Sumbar ungkap empat tersangka sindikat mafia jual beli tanah di Kota Padang. Keempat tersangka yakni inisial EPM, LH, MY, dan YS yan.
  • Rabu, 15 April 2020 - 20:42:13 WIB

    Polres Solsel Jelaskan Persoalan Penangkapan Tersangka Curanmor

    Polres Solsel Jelaskan Persoalan Penangkapan Tersangka Curanmor SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN/COM - Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan (Solsel) menyatakan perkara tindak pidana dugaan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) oleh Panut (19) sampa saat ini masih berstatus tersangka. Hal .
  • Kamis, 22 Desember 2016 - 01:13:23 WIB

    Bos Kafe Esek-esek Jadi Tersangka

    PASAMAN, HALUAN — Butet Mainun (50), Bos Kafe Rimbo Aro, Lubuk Sikaping yang diduga sebagai kafe esek-esek, resmi menyandang status tersangka. Ia dijerat atas kasus mempekerjakan anak dibawah umur. Kasus ini mencuat pada pe.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]