Longsor Timbun Jalan Sitalang


Selasa, 02 Februari 2016 - 03:30:09 WIB
Longsor Timbun Jalan Sitalang Warga berada di atas rumah yang tertimbun material di Jorong Pisang, Nagari Sianok, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Senin (1/2). (ANTARA)

AGAM, HALUAN — Re­rutuhan meterial longsor yang menimbun badan jalan di Kampung Malayu Nagari Sitalang K­e­camatan Ampek Nagari Kabupaten Agam sampai, Senin (1/2) belum teratasi. Akibat hal itu jalan alternatif Batu Kambing-Palembayan itu tidak bisa sama sekali dilalui ken­daraan. 

Hujan lebat yang meng­guyur Agam sejak sabtu me­nimbulkan lebih kurang 12 titik longsor, salah sa­tunya di Kampung Malayu Nagari Sitalang terjadi pada Ming­gu. Berdasarkan pa­n­tauan di lapangan material longsor  20-25 meter de­ngan tinggi dua hingga tiga meter masih belum te­rangkut.

Kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua tidak bisa melewati jalur tersebut. Masyarakat di se­kitar itu sangat berharap adanya penanganan yang cepat untuk membersihkan material tersebut. Akibat jalan itu belum bisa di le­wati Masyarakat Ampek nagari yang memelewati jalur itu menuju pa­lem­bayan harus menambah ja­rak tempuh.

Mereka terpakasa me­lalui Nagari Batu Kambing menuju Bawan Kecamatan Ampek nagari dan melalui Simpang Padang Koto Ga­dang jika hendak ke Pa­lembayan. Masyarakat yang tidak mengetahui jalan ter­sebut tertutup total akibat ditimbun material longsor itu, terpaksa balik kanan ka­rena akses jalan penghubung antara Ke­camatan Ampek Nagari dan Ke­­camatan Palembayan ter­timbun.

Salah Seorang Masyarakat Ampek Nagari Dede me­ngatakan, ia sudah melihat kondisi metrial ter­sebut. Untuk membersihkan ma­terial longsor harus dengan alat be­rat. Lokasinya juga agak jauh dari pe­mukiman ma­sya­rakat.  ” Me­lihat kondisi me­terial longsor ini tidak bisa ditangani dengan alat manual, saya ren­ca­nanya mau ke Palem­ba­yan na­mun melihat kondisi jalan de­mi­kian terpaksa putar balik,” katanya. 

Sementara itu salah seorang masyarakat setempat, Jeri be­r­harap Pemkab Agam segera mem­perbaiki akses jalan yang ter­tutup material longsor ter­sebut, agar warga dan pengguna jalan ini bisa kembali melewati jalan itu. sebab, jika jalan me­mutar menuju Koto Alam Pal­em­bayan,  jarak tempuh sangat jauh hingga 25 kilo meter. padahal apabila jalur itu baik jarak tem­puh hanya lima kilo meter.

Sementara itu Sekda Agam Syafirman Azis, longsor yang terjadi di Agam Minggu kemarin le­bih ku­rang 12 titik, keter­lam­batan pe­nang­ga­nan meterial long­sor di Kampung Malayu kerena dua unit me­sin eks­kavator milik Pemkab Agam masih di­per­gu­nakan pada tem­pat lain.  “ Kita akan upayakan un­tuk mem­­ber­sihkan jalur ters­e­but sece­pat mungkin,” jelasnya. (h/yat)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]