Bukittinggi di Urutan Pertama

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang Menurun


Rabu, 03 Februari 2016 - 02:53:55 WIB

Padang, Haluan — Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sum­bar), Tingkat Penghunian Ka­mar (TPK) hotel ber­bin­tang di tiga kota dan ka­bu­paten di provinsi ini me­nga­lami pe­nurunan. Kota yang paling tertinggi angka pe­nurunan TPK adalah Kota Bukittinggi, kemudian Ka­bupaten Tanah Datar, dan terakhir Kota Padang.

Berdasarkan data BPS, pada November 2015, TPK di Kota Jam Gadang me­nca­pai 72,07 persen, pada De­sember 2015 yang hanya 61,37 persen atau turun 10,70 poin. Untuk Kabupaten Ta­nah Datar dan Kota Padang, masing masing turun sebesar 7,49 poin, dan 2,09 poin.

Kepala BPS Sumbar, Do­di Herlando me­nga­ta­kan, meski ada tiga kota dan kab­u­paten yang mengalami pe­nu­runan, namun dib­an­dingkan pada Desember 2014, TPK hotel berbintang di Sumbar mengalami pe­ningkatan 2,63 poin.

“Menurut diklasifikasi hotel, peningkatan terjadi di hotel bintang dua dan satu, masing masing naik sebesar 7,49 poin dan 2,09 poin. Sedangkan TPK pada hotel bintang tiga dan bintang em­pat menurun sebesar 0,70 poin dan 3,95 poin,” ujar Dodi Herlando di Kantor BPS Sumbar, Jalan Khatib Su­laiman, Padang, Selasa (2/2).

Ia menuturkan, untuk rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) asing dan Indonesia di hotel berbintang di Sumbar pada Desember 2015, tercatat selama 1,33 hari atau turun jika di­ban­dingkan November 2015, yakni selama 1,51 hari.

“Kalau dirinci menurut kelas hotelnya, RLMT asing di hotel bintang empat ter­catat selama 2,22 hari atau tertinggi dibandingkan kelas hotel lainnya. Sedangkan RLMT Indonesia juga me­ngalami hal yang sama, yakni hotel bintang empat menjadi angka tertinggi, yaitu selama 1,37 hari,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Per­himpunan Hotel dan Res­toran Indoensia (PHRI)  Sumbar, Maulana Yusran menjelaskan, turunnya TPK hotel ber­bintang di beberapa kota adalah imbas dari surat edaran Nomor 11 Tahun 2014 tentang Pem­batasan Kegiatan Pertemuan dan Rapat di Luar Kantor yang pernah di­ke­luar­kan oleh Men­teri Pem­ber­da­yaan Aparatur Negara Re­for­masi dan Bi­rokrasi (MenPAN-RB)

“Ini imbas dari surat eda­ran Menpan tentang larangan rapat di hotel. Meski surat edaran tersebut sudah dicabut dan diganti dengan Peraturan MenPAN-RB Nomor 6 Ta­hun 2015 tentang Pedoman Pem­batasan Pertemuan/Rapat di Luar Kantor, hal tersebut belum bisa mengubah ke­adaan, karena anggaran bagi lembaga dan instansi sudah dibatasi,” terangnya.

Ia menjelaskan, selain karena efek dari surat edaran Menpan RB, turunnya TPK hotel berbintang di Sumbar juga dipicu oleh tidak sta­bilnya ekonomi indonesia saat ini yang mengakibatkan menurunnya daya beli ma­syarakat.

“Penyebab lain turunnya TPK adalah ekonomi In­donesia saat ini. Diprediksi tiga bulan kedepan masih terjadi penurunan,” sebutnya.

Maulana menyampaikan, salah satu terobosan yang harus dilakukan untuk me­ning­katkan TPK hotel ber­bintang adalah menetapkan rancangan destinasi wisata. Menurutnya, destinasi men­jadi pilar utama dalam men­dukung perputaran eko­no­mi,  baik bagi per­tum­buhan hotel, pemasukan pemerintah daerah dan ma­syarakat.

“Kami berharap ada ke­sepa­haman dalam me­nen­tukan tema destinasi wisata di Sumbar, seperti wisata alam,  budaya, agama, kuliner atau wisata buatan, sehingga fokus dan tidak mengambang, “ harapnya.

Ia berpendapat, jika des­tinasi wisata mempunyai te­ma, semua pemangku kebi­jakan akan lebih mudah men­jalankannya.

“Semua siap membantu meningkatkan perekonomian dari wisata. Kan ada teman-teman Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA), PHRI, dan tentunya dukungan pe­merintah,” pungkasnya.

Pemerintah Indonesia telah menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan di ta­hun 2016. Sementara itu jum­lah wisman bulan Januari – Desember 2015 mengalami pe­nurunan sebesar 13,11 per­sen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. (h/rvo)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]