Jaga Iven Pariwisata

Disbudpar Gandeng Pihak Swasta


Rabu, 03 Februari 2016 - 11:41:03 WIB
Disbudpar Gandeng Pihak Swasta

Agam, Haluan — Pemerintah Kabupaten Agam akan mengandeng pihak swasta untuk menjaga berbagai iven pariwisata strategis di Agam tetap berlangsung. Masalah pendanaan memang menjadi ancaman bagi bekerlangssungan iven yang telah ada.

Kepala Dinas Ke­buda­yaan dan Pariwisata (Dis­bud­par), Hadi Suryadi, Sela­sa (2/2) mengatakan, di Agam cukup banyak iven yang me­miliki nilai. Salah satu dari iven tersebut ada­lah Festival Danau Manin­jau, dan Fes­tival Muharam. Kedua ajang tersebut sangat strategis, karena me­ngan­dung makna mendalam bagi perkem­bangan pariwisata daerah.

Baca Juga : PAUD Puti Bungsu Padang Panjang Tonjolkan Budaya Minangkabau

Dikatakannya, namun untuk mengadakan iven tersebut tentunya butuh dana yang tidak sedikit. Agar kedua iven itu tetap terlaksana tahun ini, dan tahun berikutnya, Hadi ber­usaha mencari dana melalui pendekatan dengan para pengusaha. Hadi mengaku juga sudah membuat bebe­rapa proposal, untuk disam­paikan kepada para pengu­saha, terutama yang peru­sahaan memiliki dana CSR.

“Pemerintah tentunya juga berupaya memperta­hankan bahkan membuat iven baru, tetapi itu semua butuh dana. Oleh sebab itu keberadaan sponsor mau­pun pihak swasta sangat dibutuhkan,” katanya.

Baca Juga : Genius Umar Buka Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi Publik

Ia menjelaskan, diada­kan­nya festival Danau Ma­ninjau sejauh ini bisa meng­gerakan berbagai sanggar seni dan budaya untuk bang­kit. Sebab, pelaksanaan festival itu melibatkan pela­ku seni budaya, baik dalam perencanaan, maupun pe­laksanaan.

“Paska didakannya Fes­tival Danau Maninjau 2015, cukup banyak sanggar, yang dulu mati suri, sekarang kembali mengeliat. Semen­tara Sanggar yang memang masih aktif, semakin tampak aktivitasnya,” jelas Hadi. 

Baca Juga : Baznas Kota Pariaman Berikan Zakat Program Taqwa untuk 484 Guru MDTA

Sementara Festival Mu­haram, merupakan salah satu media dakwah untuk mensyiarkan Islam di tengah masyarakat. Walaupun me­ru­pakan iven bernuansa agama, namun Festival Mu­haram juga banyak menarik wisatawan, terutama wisata­wan mancanegara dan nu­santara.

Apabila iven-iven ter­sebut tidak ada, hanya ka­rena ke­tidakadaan dana tentun sangat di sayangkan. Tidak sedikit pengaruh yang tidak me­ngun­tungkan mun­cul. Bisa saja semangat serta geliat para sanggar kembali memudar, kemudian, ber­kurangnya syiar-syiar Islam. (h/yat)

Baca Juga : Nilai Kepatuhan Standar Pelayanan Publik, Ombudsman Akan Merapor Pemda, Kepolisian dan Kantah se-Sumbar

 

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]