Gaji Honorer Dibayar Pekan Depan


Kamis, 04 Februari 2016 - 03:08:01 WIB

KARIMUN, HALUAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun akan membayarkan gaji ribuan tenaga honor yang mengabdi di ling­kungan Pemkab Karimun pada pekan depan. Gaji tenaga honor itu akan dianggarkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp100 miliar.

 ”Para tenaga honor tak usah khawatir, pekan depan gaji mereka akan diba­yar­kan oleh pemerintah dae­rah. Saat ini, kas daerah sudah ada sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pe­me­rintah pusat,” ungkap Bupati Ka­rimun Aunur Rafiq saat ditemui di kediaman pri­badinya, kemarin.

Rafiq mengakui, karena kekosongan kas daerah Ka­rimun ketika memasuki awal tahun anggaran 2016, maka gaji tenaga honor terpaksa terlambat dibayar selama satu bulan. Namun, ketika memasuki Februari ini, maka keterlambatan gaji tersebut akan dibayarkan oleh pemerintah daerah.

“Memang kami akui, gaji tenaga honor masih terlam­bat dibayar satu bu­lan, yakni gaji selama Ja­nuari. Namun, gaji itu akan kami bayarkan pada minggu kedua di bulan Februari ini. Kami harap para tenaga honor bisa bersabar sambil menunggu proses pemba­yaran honor mereka,” jelas Rafiq.

Kata dia, sumber pen­dapatan asli daerah (PAD) Karimun dari sektor pajak dan retribusi masih belum masuk ke kas daerah. Dinas Pen­dapatan Daerah (Dis­penda) Karimun masih me­mungut sumber PAD Ka­rimun yang tetap didominasi dari sektor pertambangan mineral be­batuan dan non logam.

Bupati yang baru saja ditetapkan melalui rapat paripurna di gedung DPRD ini menampik kalau pihak­nya akan memutuskan kon­trak tenaga honor daerah maupun honor insentif ke­tika pemerintah daerah me­ng­alami krisis anggaran. Dia menyebut, informasi terse­but hanyalah rumor belaka yang tidak jelas sumbernya.

“Kami tidak akan per­nah memutuskan kontrak tenaga honor dan insentif. Kondisi keuangan peme­rintah daerah Karimun ti­dak ada masalah. Penun­daan pembayaran gaji tena­ga honor itu karena saat ini masih awal tahun anggaran 2016. Jadi, kalau ada yang menyebut kami tak sanggup lagi membayar gaji honor itu tidak benar,” terangnya.

Aunur Rafiq juga akan membayarkan sisa pem­bayaran kontrak kepada pihak ketiga atau rekanan selaku pelaksana jasa kons­truksi pada tri wulan kedua 2016 yang dikabarkan masih bersisa sekitar Rp70 miliar lagi. Dirinya juga menyebut, pembangunan di Karimun akan tetap berlanjut sesuai dengan rencana kerja pe­merintah daerah.

“Pembangunan akan te­tap berjalan sesuai dengan rencana strategis, sebagai­mana pembahasan anggaran yang dilakukan oleh pe­merintah daerah dalam hal ini pihak ekselutif dan le­gislatif. Tidak ada yang berubah. Pemerintah opti­mis semua akan berjalan sesuai dengan rencana,” tutupnya. (ham)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 26 November 2016 - 01:12:21 WIB

    Masih Ada Guru Bergaji Rp300 Ribu

    PEKANBARU, HALUAN — Dinas Pendidikan Kota Pekan­baru, Provinsi Riau, mengakui hingga kini masih ada guru yang berpenghasilan Rp300 ribu per bulan di wilayah setempat..
  • Senin, 31 Oktober 2016 - 00:46:39 WIB

    Gaji THL Lingkungan Dikurangi

    PEKANBARU, Haluan — Seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah (Pemko) Pekanbaru telah menerima pengurangan gaji sejak bulan Agustus lalu..
  • Selasa, 14 Juni 2016 - 02:44:00 WIB

    Dana Tak Cukup, Gaji ke-13 PNS Batal Cair

    SIAK, HALUAN — Bupati Siak Drs Syamsuar MSi, mengatakan, gaji ke- 13 untuk PNS batal dicairkan oleh pemerintah pusat, karena dana tidak mencukupi untuk dibagikan ke Pegawai Negeri Sipil (PNS). Informasi itu diperolehnya ber.
  • Rabu, 13 April 2016 - 02:26:52 WIB

    Kepala Desa Belum Terima Gaji

    ANAMBAS, HALUAN — Se­jumlah kepala desa belum men­dapat gaji dan biaya ope­rasional lain, menyusul penyu­sunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBBDes) terlambat..
  • Kamis, 25 Februari 2016 - 01:52:49 WIB
    Tak Ada SK

    Honorer Tak Bisa Gajian

    BATAM, HALUAN — Seba­nyak 166 tenaga honorer yang bekerja di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam kini masih menunggu nasib apakah akan diperpanjang atau harus ter­henti..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]