Batu Angkek-angkek, Sarana Menguji Keberuntungan


Kamis, 04 Februari 2016 - 03:24:38 WIB
Batu Angkek-angkek, Sarana Menguji Keberuntungan Batu Angkek-Angkek.

Batu Angkek-Angkek di Nagari Tanjung kecamatan Sungayang kabupaten Tanah Datar, dikenal sebagai sarana menguji keberuntungan. Para tamu yang datang me­ngun­jungi lokasi ini menaruh hara­pan agar apa yang diidam-idamkannya akan tercapai.

Benda itu merupakan se­buah batu berbentuk bulat pipih dengan dia­meter kurang lebih 45 Cm disimpan secara rapi oleh pemiliknya yang tinggal menetap di sebuah rumah gadang dalam wilayah na­gari Tanjung.

Dari kota Batusangkar menuju Lintau Buo lewat Puncak Pato, sekitar 10 Km, tepatnya di pasar Tanjung Kecamatan Sungayang , kita akan sampai di lokasi Batu Angkek-Angkek.

Bila pengunjung ramai, pewaris yang memiliki ben­da “keramat” itu mengatur para tamu untuk mendekati benda itu secara bergantian dan mengikuti tatacara yang telah dibiasakan.

Ketika mau naik ke atas rumah dimana benda itu dise­mayamkan, para tamu ter­lebih dahulu diwajibkan untuk mengambil Wudu’ sebagai layaknya seseorang mau me­ngerjakan sholat.

Sambil dibimbing oleh seorang pewaris benda itu, para tamu dipersilakan ber­jalan dengan sopan men­dekati benda itu, lalu duduk ber­simpuh sambil men­de­kati Batu .

Ada semacam pertaru­han lewat benda ini, bila Batu Angkek-Angkek terasa berat dan tak sanggup di­angkat dari lantai ke atas pangkuan, nis­caya apa yang diidam-idam­kan selama ini akan sulit dicapai.

Sebelum mengangkat ba­tu, pengunjung mema­sang niat dan memanjatkan doa kepada yang Kuasa, bila apa yang dicita-citakan bisa ter­capai, batu ini bi dengan mudah mampu di­angkat dan sebaliknya Batu Angkek-Ang­kek akan terasa berat dan tak mampu di­angkat bila apa yang diidam-idam­kan tidak akan dapat digapai.

Para perantau yang da­lam kesehariannya hidup di ne­geri orang, bila pulang ke kam­pong halamannya di wi­layah Luhak nan Tuo, juga tidak menyia-nyiakan ke­sempatan untuk memasang niat, apakah yang dicita-citakannya dalam penga­rungi kehidupan bisa dica­pai de­ngan mudah atau­pun se­ba­liknya.

Ternyata benda yang su­dah sangat dikenal dengan Batu Angkek-Angkek ini se­panjang tahun selalu ramai dikunjungi, bila menjelang Ramadhan dan usai Leba­ran Idul Fitri mengun­jung­nya sedikit membludak, pengun­jung terbanyak ber­asal dari perantau yang pulang kam­pung saat le­baran. (*)

 

Laporan: EMRIZAL

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]