Ical- Agung Sambangi Kediaman JK

Golkar Rapat Perdana DPP Munas Riau


Kamis, 04 Februari 2016 - 03:41:33 WIB

JAKARTA, HALUAN —Abu­rizal Bakrie dan Agung Lak­sono mendatangi kediaman dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) selaku Ketua Tim Transisi Partai Golkar guna membahas mengenai rencana musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

“Pertemuan ini untuk me­man­tapkan silaturahmi, segera setelah ini ada rapat DPP hasil Munas Riau, dimana kom­posisi Ketua Umum-nya ARB, wakilnya Agung Laksono,” kata Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan itu ha­nya hadir Agung Laksono dan Ical tanpa didampingi pengu­rus Partai Golkar.

Wapres mengatakan mulai saat ini tidak ada lagi kubu dalam Partai Golkar, melain­kan hanya satu kepengurusan yang didasarkan pada Munas Riau. “Jadi Golkar kini sudah satu, tidak ada lagi kubu dan kita siapkan Golkar yang baik ke depannya. Itu cita-cita sehingga Golkar bisa solid di Pusat dan daerah, tidak ada grup, DPP-nya satu, Slipi (Kan­tor DPP) satu,” tambahnya.

Aburizal mengatakan, Ka­mis (4/2) akan dilakukan rapat perdana pengurus Partai Gol­kar versi Munas Riau. “Kita mulai rapat besok, kita akan silaturahmi untuk konsolidasi partai. Munas-nya kapan, be­lum sampai di situ. Tapi saya kira tidak akan jauh-jauh, mudah-mudahan April atau Mei,” kata Aburizal.

Terkait pertemuan terse­but, Agung juga mengapresiasi langkah Jusuf Kalla selaku politikus senior dan wakil presiden.

“Saya apresiasi Pak JK yang bukan hanya mengurusi tugas kenegaraan, tapi juga tugas organisasi. Kami tidak bicara yang berat-berat, intinya keputusan Menkumham akan kami jalankan demi kepen­tingan bangsa dan negara,” kata Agung.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly me­nyatakan, pihaknya akan mem­­perpanjang masa berlaku Surat Keputusan kepengu­rusan Partai Golkar hasil mus­yawarah nasional Riau.

Yasonna menegaskan per­pan­jangan SK tersebut untuk pengurusnya melaksanakan musyawarah luar biasa (mu­naslub) guna menyelesaikan konflik dualisme kepengu­rusan. “Ia diperpanjang semen­tara untuk melaksanakan mu­nas. Enam bulan lah,” kata Yasonna.

Munas Partai Golkar yang digelar di Riau pada 2009 memutuskan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum dan Agung Laksono berada di posisi Wakil Ketua umum ini, dan kepengurusan ini telah berakhir pada pada 31 De­sember 2015.

Saat ini Partai Golkar me­nga­lami konflik kepengu­ru­san, dengan Aburizal yang terpilih kembali sebagai Ketua Umum hasil Munas Bali, dan Agung Laksono sebagai Ketua Umum hasil Munas Ancol.

Pemerintah mengakui kepe­ngurusan hasil Munas Ancol, namun pengadilan telah membatalkan keputusan yang dikeluarkan Kemen­terian Hukum dan HAM tersebut.

Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar versi Munas Bali telah mere­komendasikan menggelar mus­ya­warah luar biasa (mu­naslub) untuk menyelesaikan konflik dualisme itu, namun terkendala Partai Golkar di bawah pimpinan Aburizal Bakrie belum memiliki surat keputusan (SK) yang sah dari pemerintah. (h/ant)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]