Illegal Logging Meluas di Pasaman


Kamis, 04 Februari 2016 - 04:18:18 WIB

Setelah mengalami sejumlah bencana banjir dan galodo yang diduga kuat dipicu praktik illegal logging tak menyurutkan niat pelaku melanjutkan aksinya membabat hutan pasaman. Polisi mencium ada pemain besar di belakang aksi ini

PASAMAN, HALUAN — Mas­ya­rakat Kabupaten Pasa­man harus ikut proaktif me­ning­katkan pengawasan ter­ha­dap keberadaan kawasan hutan di wilayahnya. Jika dibiarkan, ancaman banjir dan longsor hingga galodo akan menghantui mereka karena bencana serupa yang terjadi beberapa waktu lalu, dipicu oleh penebangan liar.

Dari beberapa doku­men­tasi yang bisa dirangkum Haluan dari bencana banjir serta longsor itu, beberapa kayu gelondongan terlihat ikut terbawa arus dan kemu­dian tersangkut di aliran su­ngai. Ini menjadi bukti adanya aktifitas penebangan liar di hulu sungai.

Banjir hebat dan galodo pernah melanda Pasaman 2012 lalu. Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Banjir bandang yang melanda Kecamatan Simpang Alahan Mati dan Tigo Nagari di Kabupaten Pasaman, Su­ma­tra Barat (Sumbar) terjadi akibat kerusakan daerah hulu di kawasan tersebut akibat aksi pembalakan liar.

Direktur Walhi Sumbar Khalid Saifullah mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan banyak ditemu­kan kayu gelondongan dan tunggul kayu bekas tebangan. “Kami menduga kuat itu akibat aktivitas pembalakan liar,” katanya saat itu.

Bukannya menyusut sete­lah beberapa kali mendapat bencana, praktik penebangan liar di daerah paling utara Sumbar ini justru meluas. Kali ini aksi Ilegal logging meram­bah di Kecamatan Duakoto. Kawasan itu jadi sasaran un­tuk pengambilan kayu tanpa izin dan menyerobot lokasi hutan kemasyarakatan.

Kelompok tani yang me­nge­lolah hutan kemasya­raka­tan itu, terletak di Batang Kun­dur, Nagari Cubadak Kecamatan Duokoto.  Pelakunya diketahui berinisial “D”. Ia membuka hutan lindung sebanyak 30 hek­tar, dengan mengambil kayu.

Kapolres Pasaman AKBP Agoeng SW menegaskan, pihak­nya sudah memerintahkan ke­pada Polsek Duokoto, untuk menangkap mobil pengangkut kayu tersebut.

“Saya sudah perintahkan, kalau lewat ngangkut kayu, tang­kap dan proses,” katanya.

AKBP Agoeng menyebutkan, tindakan “D” itu bisa menim­bulkan gesekan antara “D” yang mengaku pemilik ulayat dengan kelompok tani, yang telah me­ngantongi izin pengelolaan hutan kemasyarakatan (HKm) di lo­kasi itu.

Ia menyebutkan, pihaknya mendeteksi bahwa kegiatan ne­kad “D” membabat hutan dan me­ngambil hasil kayunya untuk ke­pen­tingan bisnis, ada pemo­dalnya.  “Kita sedang melacak keberadaan pemodalnya itu,” katanya.

Selain itu, Kapolres AKBP Agoeng juga akan menggelar rapat koordinasi dengan peme­rintah daerah, untuk membahas langkah apa yang akan ditempuh dalam kasus ini.

“Tindakan D itu tergolong nekad sekali. Masa iya Polisi Hutan (Polhut) yang berpatroli ke lokasi itu, malah ditantang oleh “D”, dia bersalah tetapi malah menantang,” pungkasnya. (h/col)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 29 Juni 2020 - 19:47:31 WIB

    Pesisir Selatan Sambut Pengembangan Kawasan Ekowisata, Bupati Hendrajoni: Sekaligus Antisipasi Illegal Logging

    Pesisir Selatan Sambut Pengembangan Kawasan Ekowisata, Bupati Hendrajoni: Sekaligus Antisipasi Illegal Logging HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan  H.Hendrajoni menerima kunjungan Kepala BPTN Wilayah II, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, Junaidi dan Kasi PTN Balai wilayah III Painan, Laskar Jaya Permana, di ruang kerja.
  • Selasa, 23 Mei 2017 - 07:33:31 WIB

    TNKS Temukan Aktivitas Illegal Logging di Solsel

    TNKS Temukan Aktivitas Illegal Logging di Solsel SOLOK SELATAN, HALUAN - Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah IV, David menanggapi informasi yang beredar terkait aktivitas illegal logging diempat Jorong, Nagari Lubuk Gadang Timur, Solok Sela.
  • Sabtu, 23 Juli 2016 - 04:25:54 WIB
    KAPOLRES SIJUNJUNG DETEKSI PEMUTARBALIKKAN FAKTA

    Pasca Demo Illegal Logging, Nagari Terima Ancaman

    PADANG, HALUAN — Pasca aksi damai yang dilakukan oleh warga Sungai Batuang dan Aie Amo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung ke Mapolres Sijunjung, Rabu (20/7) kemarin, masyarakat di dua nagari ini mulai menerima anca.
  • Selasa, 14 Juni 2016 - 17:24:39 WIB
    Tiap Hari Bupati Dharmasraya Terima SMS

    Illegal Logging Makin Marak dan Bikin Resah Masyarakat

    Illegal Logging Makin Marak dan Bikin Resah Masyarakat DHARMASRAYA, HALUAN – Bupati Dharmasraya Tuanku Riska Kerajaan. SE, meminta kepada seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Dharmasraya bahu membahu dalam mengatasi maraknya praktik illegal logging, di Ka.
  • Selasa, 09 Februari 2016 - 04:24:18 WIB

    Banjir Dipicu Tambang dan Illegal Logging ?

    Banjir Dipicu Tambang dan  Illegal Logging ? LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Berbagai spe­kulasi penyebab bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumbar mengemuka. Dugaan aktivitas penambangan hingga pembalakan liar mencuat sehingga memunculkan berbagai tanggapan..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]