Malaysia Sengaja Biarkan Narkoba Masuk Batam


Sabtu, 06 Februari 2016 - 03:49:09 WIB

BATAM, HALUAN—Henry Yosodiningrat, SH Ketua Umum Granat Indonesia me­ng­ungkapkan Pemerintah Ma­laysia sengaja mem­biarkan pengiriman narkoba dari Ma­laysia ke Kota Batam.

“ Saya katakan bahwa sela­ma ini Pemerintah Malaysia memang sengaja membiarkan pengiriman narkoba ke Kota Batam. Buktinya di pelabuhan mereka yang akan keluar berangkat ke Kota Batam tidak pernah ada pemeriksaan ataupun penangkapan sin­dikat yang akan keluar mem­bawa narkoba,”ucap Henry di Restauran Sei Enam, Batam Center, kemarin.

Beberapa waktu yang lalu, lanjut Henry, pihaknya pernah menggunakan dua kapal yakni kapal dari Polair dan Bea Cukai mengelilingi Kepu­lauan Riau untuk menyelidiki traffick narkoba yang melalui jalur laut.

Dan memang ia mene­mukan banyak pelabu­han kecil yang menjadi tempat masuknya narkoba dari Ma­laysia.

“Dan tentu saja ini me­nyulitkan kita untuk dengan cepat memberantas pere­daran narkoba masuk ke Ba­tam, dengan banyak nya pela­buhan kecil tersebut,”ucapnya kembali.

“Bahkan disinyalir ada beberapa pulau yang tidak berpenduduk namun bisa dija­dikan tempat masuknya nar­koba,” ungkap Henry.

Kemudian, pada perte­muan tersebut Henry juga menyampaikan bahwa nanti nya akan ada usulan mengenai perubahan Undang- Undang tentang narkotika.

“Kita akan usulkan agar ada perubahan dalam undang-undang narkotika terutama dalam hal kandungan-kan­dungan zat narkotika itu sen­diri, sehingga tidak ada peng­guna narkotika yang bisa lolos jika tertangkap ataupun se­waktu pemeriksaan,” jelas Henry.

Terkait banyaknya tran­saksi narkoba, baik dalam lapas maupun rutan, Henry mengatakan bahwa itu adalah permasalahan oknum bukan institusi.

“Di Indonesia ini tidak ada lapas maupun rutan yang bersih dari transaksi narkoba. Namun itu kan oknum, bukan institusinya. Jadi, orangnya yang harus di perbaiki,” tutup Henry. (cw51)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Juli 2016 - 03:40:37 WIB

    Dua Kapal Illegal Fishing Malaysia Ditangkap

    BATAM, HALUAN — Dua kapal penangkap ikan asing (KIA) ilegal berbendara ne­gara Malaysia ditangkap kapal Baladewa 8002 milik Pol Airud Polda Kepri di perairan Anambas, beberapa waktu lalu..
  • Kamis, 23 Juni 2016 - 05:03:01 WIB

    900 TKI Dideportasi dari Malaysia

    900 TKI Dideportasi dari Malaysia PEKANBARU, HALUAN — Menjelang lebaran ini, ada 900 TKI dideportasi dari Malaysia. Mereka umumnya TKI tanpa dilengkapi do­kumen. Para TKI ini tiba di pela­bu­han Sri Bintang Internas­ional di Tanjungpinang, Ibukota Provi.
  • Selasa, 16 Februari 2016 - 02:20:15 WIB
    Mencuri Ikan

    Tujuh Kapal Malaysia Ditangkap

    BATAM, HALUAN—Tujuh kapal pencuri ikan asal Malaysia di Perairan Selat Malaka, Indonesia ditangkap Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Rabu.
  • Kamis, 21 Januari 2016 - 03:16:38 WIB

    Warga Serasan Beli Beras ke Malaysia

    RANAI, HALUAN — Pe­merintah Kabupaten Na­tuna membenarkan jika war­ga Serasan, Natuna sejak beberapa bulan ini membeli beras ke Sematan, Negara Bagian Serawak, Malaysia. Itu dilakukan karena beras dalam negeri yang dipas.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]