Industri Pengolahan Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2015


Sabtu, 06 Februari 2016 - 03:52:17 WIB

Jakarta, Haluan — Badan Pusat Sta­tis­tik (BPS) mencatat lapangan usaha in­dustri pengolahan memberikan kontribusi ter­besar pada struktur perekonomian In­donesia yang sepanjang tahun 2015 tumbuh 4,79 persen.

“Industri pengolahan memberikan kontribusi menurut lapangan usaha sebesar 20,84 persen terhadap sumber pertumbuhan PDB,” kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Jumat (5/2).

Suryamin menjelaskan, lapangan usaha lainnya yang memberikan kontribusi adalah pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 13,52 persen dan perdagangan besar eceran, reparasi mobil, sepeda motor 13,29 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber per­tumbuhan, kata dia, industri pengolahan ju­ga memiliki sumber pertumbuhan tertinggi 0,92 persen diikuti konstruksi sebesar 0,64 persen dan pertanian 0,53 persen.

Dari sisi produksi, sektor informasi dan komunikasi tercatat tumbuh tinggi di 2015 yaitu mencapai 10,06 persen, diikuti jasa keuangan dan asuransi 8,53 persen dan jasa lainnya sebesar 8,08 persen.

“Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapa­ngan usaha, kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang terkontraksi sebesar 5,08 persen pada 2015,” papar Suryamin.

Ia menambahkan dari sisi pengeluaran, struk­tur perekonomian Indonesia juga ma­sih didukung oleh komponen konsumsi ru­mah tangga 55,92 persen, pembentukan mo­dal tetap bruto 33,19 persen dan ekspor ba­rang dan jasa 21,09 persen.

Komponen konsumsi pemerintah mem­be­rikan kontribusi tinggi pada 2015 setelah tum­buh 5,38 persen sepanjang tahun, diikuti pem­bentukan modal tetap bruto 5,07 persen dan konsumsi rumah tangga 4,96 persen.

“Ta­­pi bila dilihat dari penciptaan sumber per­­tumbuhan 4,79 persen, sebagian besar di­du­­kung oleh dua komponen, yaitu kon­sumsi ru­mah tangga 2,69 persen dan pembentukan mo­­dal tetap bruto 1,64 persen,” ujar Sur­ya­min.

Struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada 2015 masih didominasi oleh Jawa yang memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 58,29 persen, diikuti Sumatera 22,21 persen, Kalimantan 8,15 persen, Sulawesi 5,92 persen dan pulau lainnya 5,43 persen.

Sebelumnya, BPS mencatat per­tum­buhan ekonomi Indonesia pada 2015 sebe­sar 4,79 persen, atau melambat diban­ding­kan tahun 2014 yang mencapai 5,02 persen, se­telah pertumbuhan ekonomi pada tri­wulan IV-2015 mencapai 5,04 persen.

Sementara, perekonomian Indonesia ta­hun 2015 yang diukur berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp11.540,8 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp45,2 juta atau 3.377,1 dolar AS. (h/ans)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]