IPI Wujudkan Santri Wirausaha Digital


Sabtu, 06 Februari 2016 - 04:01:07 WIB
IPI Wujudkan Santri Wirausaha Digital Diklat santri yang dilakukan di sebuah pesantren di Indonesia baru-baru ini, untuk mewujudkan santri wirausaha digital.

JAKARTA, HALUAN — Ika­tan Pesantren Indonesia (IPI) berkomitmen mewujudkan santri wirausaha digital (digi­tal santripreneur).

“Dalam program san­trip­reneur, kami melengkapi para santri dengan pengetahuan melalui pelatihan dan sarana untuk bisa memperoleh peng­hasilan dari usaha digital,” kata Bendahara Umum IPI Bunjamin Noor saat ber­kun­jung ke LKBN Antara di Ja­karta, Jumat (5/2).

Direktur Pemberitaan Pe­rum LKBN Antara Aat Surya Safaat menerima kunjungan IPI.

Hadir pula dalam per­temuan itu Wakil Ketua Umum IPI Bagya Mulyanto.

Bagya menambahkan misi IPI untuk menyejahterahkan santri dan meningkatkan ku­alitas pesantrennya dalam kegiatan ekonomi.

Bunyamin menyebutkan untuk tahap awal akan diper­kenalkan jenis usaha digital dengan menggunakan aplikasi yang dapat melakukan tran­saksi kebutuhan dasar ma­syarakat saat ini seperti pem­belian pulsa, pembelian token listrik, agen penyedia layanan perbankan syariah, pemba­yaran kredit dan angsuran, pembelian tiket berbagai mo­da transportasi umum.

“Semua program sudah dilengkapi dengan sistem pembayaran,” katanya.

Bunjamin menyebutkan sudah ada “biller pipeline” dalam program itu yakni 81 perusahaan daerah air mi­num, 16 perusahaan mul­tifinance, 18 TV prabayar, tujuh perusahaan travel perja­lanan asuransi.

Selain itu tujuh peru­saha­an asuransi, empat institusi donasi, 25 kantor samsat, kantor pajak bumi dan ba­ngunan, PLN, lima peru­sa­haan penerbangan, game on­line, sekolah dan kampus untuk pembayaran uang se­kolah dan kuliah, rumah sakit, BPJS, perusahaan operator telekomunikasi, dan penyedia jasa internet.

Sebagai langkah awal, ka­ta­nya, program santri­pre­neur akan berlangsung di 19 pon­dok pesantren di ber­bagai daerah yang menjadi proyek percontohan untuk mengikuti pelatihan selama tiga hari.

“Saya akan mendatangi satu per satu dari 19 pondok pesantren tersebut untuk me­nyam­paikan program ini,” katanya.

Bunjamin menyebutkan di Indonesia terdapat 144.­233 pondok pesantren dan jumlah sebanyak itu meru­pakan aset besar bangsa ini dalam mem­bina para santri memiliki kemampuan ber­wirausaha.

Menurut Bunyamin, Prog­ram Santripreneur Indonesia akan disosialisasikan lebih lanjut pada Munas I IPI di Surabaya 27-29 Februari 2016.  (h/ans)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]