PNS Cabul Dijatuhi Vonis Lebih Berat


Sabtu, 06 Februari 2016 - 12:06:00 WIB

BATUSANGKAR,HALUAN – Proses ban­ding yang diajukan oleh Terdakwa PNS cabul Reflita Mulyadi (47) warga Alua Tangah Nagari Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Utara berbuah duka baginya, pasalnya Pengadilan Tinggi Sumatera Barat menjatuhkan vonis yang lebih berat dari yang diterimanya dari Pengadilan Negeri Batusangkar.

Pengadilan Tinggi Sumbar menjatuhkan vonis 12 Tahun penjara terhadap terdakwa Reflita Mulyadi”Sebut Jaksa Penuntut Umum Triwanto yang didampingi Panitera Pengganti Dasry Yanthony kepada Haluan  di PN Batusangkar, Jum’at (5/2).

Triwanto menjelaskan,vonis yang di­jatuh­kan PengadilanTinggi  Sumbar lebih tinggi 2 tahun dari Putusan Pengadilan Negeri Batusangkar sebelumnya selama 10 tahun kurungan penjara dan terhukum tidak merasa puas dan mengajukan banding ke PT Sumbar.” Pada sidang terdahulu ketua  majelis Hakim  Hasnul Fuad  didampingi Radius Chandra dan Indra Muharam menjatuhkan vonis 10 Tahun dan denda 1 Milyar serta subsider 6 bulan kurungan penjara.”Putusan banding dari Pengadilan Tinggi Sumbar terhadap terhukum telah diterima oleh Kejaksaan Negeri Kamis 4/2 yang menetapkan terdakwa divonis 12 tahun penjara ,”  tutur Triwanto.

Perbuatannya mencabuli anak pelajar kelas III SD sebut saja Mawar (9) warga Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas ,membuat ter­hukum merelakan hidupnya berada dibalik terali besi selama 12 Tahun .”Reflita Mulyadi yang juga seorang PNS diling­kungan Pemkab Tanah Datar ini menurut Majlis Hakim Pengadilan Negeri Ba­tu­sangkar yang diketuai oleh Hasnul Fuad dengan anggota Radius Chandra dan Indra Muharam serta panitera pengganti Widarti telah terbukti bersalah melangar pasal 81 ayat  2 nomor 35 tahun 2014 tentang Undang-Undang Perlindungan anak “ jelas Triwanto.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang oknum PNS dilingkungan Pemkab Tanah Datar yang telah beristeri tiga dan telah punya empat orang putera-putri diamankan oleh Polisi karena dituduh telah melakukan pencabulan terhadap Bunga (9)pelajar kelas III SD  warga Saruaso Kecamatan Tanjung Emas  Kabupaten Tanah Datar.

Kasus ini  terungkap saat korban Bunga menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada neneknya di Pekanbaru saat dia berlibur ke tempat neneknya itu.Dan mengungkap siapa pelaku yang sampai hati mencabulinya itu. (h/emz)

 

 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]