Longsor Hantam Satu Rumah di Koto Baru


Selasa, 09 Februari 2016 - 03:34:14 WIB
Longsor Hantam Satu Rumah di Koto Baru Kondisi rumah Hendri warga Korong Guguak Rantau Jorong Simpang Sawah Baliak Nagari Koto Baru yang rusak Parah diterjang material longsor, Senin (8/2) dini hari. (YUTIS WANDI)

AROSUKA, HALUAN—Curah hujan yang cukup tinggi  yang melanda sumbar sejak seminggu terakhir, tak hanya membuat sejumlah daerah di Sumbar mengalami banjir, namun juga terancam bencana tanah longsor.

Seperti yang terjadi di korong Guguk Rantau jo­rong Simpang Sawah Baliak Nagari Koto Baru.  Satu unit rumah permanen milik Hendri (38)  rusak parah diterjang longsor Senin (8/2) dini hari.

Peristiwa ini terjadi ket­ika Hendri bersama anggota keluarga lainnya tengah lelap tidur. Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga malam membuat suara gaduh di atap rumah. Suara hujan yang keras itu membuat rumah yang dihu­ni oleh 6 orang anggota keluarga itu, tidak begitu menghiraukan suara bising lainnya.

Namun pada tengah ma­lam, keluarga ini dikagetkan oleh suara bising hujan yang bercampur suara gemuruh tanah yang datang dari le­reng bukit yang ada di sam­ping rumahnya. Selang be­be­rapa saat, dinding rumah itupun bobol dihondoh long­soran tanah bercampur ba­tu. Beruntung anaknya yang biasanya tidur di kamar itu telah terbangun dan me­nyelamatkan diri sehingga tak ikut tertimpa runtuhan dinding dan longsoran tanah itu.

” Anak saya yang terba­ngun duluan, dan memba­ngunkan kami yang sedang tidur sehingga bisa menye­lamatkan diri,” kata Hendri yang masih sibuk mem­bersihkan tanah yang me­me­nuhi dua kamar di rumah itu.

Hendri mengaku, akibat kejadian itu anaknya yang masih berumur sekitar 8 tahun mengalami trauma dan cemas jika kejadian ini kembali terulang. “ Anak saya masih trauma, sehingga terpaksa diungsikan semen­tara ketempat uyang lebih aman,” bebernya.

Terkait musibah ini, Wali Nagari Koto Baru  Afrizal Khaidir malin Batuah yang datang meninjau lokasi keja­dian bersama kepala Jorong Simpang Sawah Baliak Zul­kifli menyebutkan, belum mengetahui pasti berapa kerugian yang diderita oleh keluarga hendri akibat mu­sibah ini. Namun mengingat kerusakan pada dinding rumah permanen ini, pihak­nya menaksir kerugian men­capai puluhan Juta Rupiah.

Sementara untuk mem­bersihkan puing dan ma­terial longsor ini, kata Af­rizal diperkirakan akan me­makan waktu sekitar 3 sam­pai 4 hari kedepan. “ Kita berharap bantuan dari pe­merintah daerah untuk me­min­dahkan material longsor ini dengan menggunakan alat berat. Karena saat ini warga hanya menggunakan peralatan seadanya saja,” kata Afrizal. (h/ndi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]