Masyarakat Desak Pemerintah

Rampungkan Jalan Penghubung Nagari


Selasa, 09 Februari 2016 - 04:02:35 WIB

PAINAN, HALUAN — Masyarakat pada dua kenagarian mendesak pemerintah daerah Pesisir Selatan, untuk dapat merampungkan pengaspalan jalan alternatif yang menghubungkan kenagarian Koto Berapak dengan kenagarian Gurun Panjang Utara, kecamatan Bayang Pessel.

Jalan sepanjang 4 km tersebut dalam pengamatan haluan di lokasi, Minggu (8/2),  kondisinya sangat mem­prihatinkan. Urat nadi ke­dua Nagari ini terutama bila cuaca hujan menjadi licin karena masih berupa jalan tanah dan sulit untuk dilalui.

Muchridal (47 tahun), warga Nagari Koto Berapak kecamatan Bayang me­nga­takan, beberapa tahun lalu telah dilakukan pe­ngas­palan jalan tersebut se­pan­jang 1 km, sedangkan si­sanya masih terbengkalai ,padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat ke dua daerah ber­tentangga tersebut. Apa­lagi pada beberapa bagian badan jalan terdapat lobang yang sulit untuk dilalui, akibat kerusakan jalan ter­sebut memicu tingginya biaya transportasi, terutama dalam pengangkutan hasil bu­mi. “Jalan alternatif ter­sebut  merupakan sebagai jalan pintas bagi masyarakat, untuk memperpendek jarak tempuh dari kecamatan Bayang menuju beberapa nagari di kecamatan IV Jurai Pessel antara lain, nagari sungai Sarik, Nagari Sungai Gayo, Balai Sinayan dan ampuan lumpo, bila masyarakat mengunakan jalan melingkar melalui Pasar Baru, jaraknya tem­puhnya akan semakin jauh mencapai puluhan kilo me­ter,” ulasnya.

Sementara Walinagari Koto Berapak Nazpi kepada haluan menyatakan, kelan­jutan pembangunan jalan alternatif tersebut terkesan terabaikan oleh pemerintah. Padahal sarana per­hu­bu­ngan merupakan kebutuhan yang tidak biasa dielakan. Bila kelanjutan pem­ba­ngu­nan pengaspalan jalan ter­sebut dapat diaksanakan, se­­tidaknya membantu me­ri­ngankan beban masyarakat dalam masalah kelancaran lalulintas serta menekan biaya transportasi yang se­lama ini dikeluhkan oleh masyarakat.

Menurut Nazpi, ma­sya­rakat ke dua nagari ber­tengga tersebut sudah lama mendambakan jalan yang me­madai, hal tersebut di­sam­paikan kepada pe­me­rintahan nagari untuk dapat melanjutkan pengaspalan jalan yang dikerjakan be­berapa tahun lalu sampai kini kondisinya terbeng­kalai. Kendala masyarakat tersebut sudah di sampaikan kepada Pemda Pessel agar pembangunan jalan al­ter­natif tersebut dapat menjadi program prioritas Pemda Pessel.

Sedangkan Camat Ke­camatan Bayang Pon Idris mengakui, jalan alternatif tersebut meperupakan ke­butuhan fital dalam pe­ning­katan ekonomi masyarakat, m­a­syarakat mendesak pe­me­rintah untuk dapat me­lanjutkan pengaspalan jalan tersebut sebagai jalan pintas dari kecamatan Bayang me­nuju kecamatan IV jurai Pessel. “Meskipun sebagian sudah diaspal namun ma­syarakat Koto Berapak me­milih jalan memutar me­lalui Pasar Baru menuju Lumpo kecamatan IV Jurai, akibat kerusakan jalan yang sulit ditempuh,” pung­kas­nya. (h/mjn)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 23 Oktober 2017 - 01:43:15 WIB

    BKSDM Pessel Rampungkan Database PNS

    BKSDM Pessel Rampungkan Database PNS PAINAN, HALUAN - Guna meningkatkan mutu dan kinerja PNS yang lebih profesional dan berkompeten disetiap Sekolah yang ada, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia.
  • Kamis, 14 Mei 2015 - 18:24:01 WIB

    KPU Pariaman Rampungkan PPK dan PPS

    PARIAMAN, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman telah me­ne­tapkan 20 ang­gota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pe­nye­leng­garan pemilihan gu­bernur periode 20­15-2020. Dalam.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]