Walikota Sawahlunto Ali Yusuf

Pendekatan Budaya Berbasis Kearifan Lokal Dorong Pariwisata


Selasa, 09 Februari 2016 - 04:20:13 WIB
Pendekatan Budaya Berbasis Kearifan Lokal Dorong Pariwisata WALIKOTA Sawahlunto Ali Yusuf dalam FGD Hari Pers Nasional, Minggu (7/2). (HUMAS)

LOMBOK, HALUAN —  Pen­de­katan budaya berbasis ke­arif­an lokal menjadi potensi terhadap pelestarian cagar budaya dalam mengemas pe­ning­­galan pertambangan Ko­lonial Belanda sebagai objek wisata. Inovasi itu yang dilaku­kan Pemerintah Kota Sawah­lunto untuk bermetamorfosa dari tambang batubara menjadi tujuan wisata.

Potensi warisan bangunan cagar budaya, dan mengubah sisa-sisa peninggalan tambang, seperti terowongan, gedung-ge­dung tua sebagai objek wisata, melestarikan dan mengem­bang­an tenun songket Silungkang sebagai ikon lokal wisata.

Hal itu diungkapkan Wali­kota Sawahlunto Ali Yusuf, ke­tika menjadi salah satu nara sumber dalam Focus Group Diskusi yang mengusung tema ‘Bupati/Walikota Sebagai Ujung Tombak Kebudayaan Nasional’, di Hotel Lombok Raya, Ma­taram, Minggu (7/2).

Dalam FGD yang menjadi bagian dari deretan peringatan Hari Pers Nasional 2016 itu, Ali Yusuf mengatakan pengem­bang­an, pengelolaan dan pelestarian kebudayaan, yang dilakukan pe­me­rintah dengan meng­gan­deng masyarakat memberikan dampak positif, berupa penga­kuan dari berbagai pihak ter­hadap Sa­wahlunto.

2014 lalu, Sawahlunto di­tetap­kan sebagai kawasan cagar budaya nasional, yang dapat diajukan Pemerintah Indonesia sebagai warisan dunia. Kini Sa­wah­lunto sudah berada dalam tentatif list Unesco.

Pengakuan Sawahlunto se­bagai kawasan cagar budaya Nasional 2014, sebut pria ke­lahiran 11 Mei 1970 itu,  di­berikan pemerintah pusat me­lalui Keputusan Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan RI Nomor 345/M/2014 tentang Penetapan Satuan Ruang Geo­grafis Kota Lama Tambang Ba­tu­bara Sawahlunto Sebagai Ka­wa­san Cagar Budaya Peringkat Nasional.

Bapak tiga anak melanjutkan, hal itu sesuai pula dengan visi kota ‘Sawahlunto Menuju Kota Wisata Tambang Yang Ber­bu­daya 2020’. Bahkan dalam peles­tarian cagar budaya, Kota Sawah­lunto memperoleh penghargaan terbaik di 2014.

Alumni Fakultas Peternakan Universitas Andalas itu juga mengatakan, selain melestarikan cagar budaya peninggalan Ko­lo­nial Belanda, Pemerintah Kota Sawahlunto juga melestarikan Songket Silungkang sebagai ikon lokal yang sudah mendunia.

Agustus 2015 lalu, Sawah­lunto mengangkat Songket Silun­g­­kang dalam suatu carnaval untuk melestarikan dan mem­per­kenal­kan hasil tenun tradisional. Ke­gia­tan itu mendapatkan apresiasi yang luar biasa.

Dimana salah satu butik ter­nama nasional, memboyong Songket Silungkang ke kancah internasional, dan memperoleh penghargaan dari MURI atas pelaksanaan kegiatan terbanyak mempergunakan songket.

Bagi Ali Yusuf, kebudayaan merupakan pionner, dalam me­m­bangkitkan daerah yang di­pimpin­nya. Kebudayaan juga merupakan sebuah kekuatan dalam membangun daerah bekas tambang batubara.

Untuk itu, menurut Ali Yu­suf, di hadapan Ketua PWI Pusat, Margiono dan Dewan Pers, ke­budayaan yang dimiliki sebuah daerah harus terus digali dan dilestarikan dan ditumbuhkan, untuk menjadi daya tarik bagi pengembangan daerah ke depan.

Dalam FGD yang dimo­dera­tor Yusuf Susilo Hartono itu, Ketua Tim Ahli Budaya Tak Benda, Dr. Prudentia me­nga­presiasi upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjadi Songket Silungkang sebagai Warisan Dunia.

Menurutnya, saat ini terdapat 5.000 warisan budaya tak benda di Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Enam bupati dan walikota yang tampil sebagai narasumber dalam FGD itu

adalah, Walikota Sawahlunto Sumbar Ali Yusuf, Bupati Waka­tobi Sultra Hugua, Bupati Pur­wa­karta Jabar Dedy Mulyadi, Bupati Tegal Jateng Enthus Su­k­mono, Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi Jatim Abdul­lah Azwar dan Wihelmus Foni Penjabat Bupati Belu NTT Wi­hel­mus Foni.(h/adv)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]