ENTREPRENEURSHIP

Zetrialdi Goechie, Pengusaha ‘Garcia’ Urang Awak Ahli Menjual Produk Tak Dikenal Jadi Laku. Apa Kuncinya?


Rabu, 10 Februari 2016 - 14:18:09 WIB

Catatan : H Iwan Dn 

Mungkin kini sudah banyak yang tahu herbal ‘Garcia’  ekstrak kulit manggis yang gencar  tayang di iklan televisi. Iklan pruduk herbal  Garcia ini menghabiskan dana Rp6 miliar sebulan.    Tapi tidak banyak yang tahu siapa pemilik brand Garcia manggis ini. Pengusahanya adalah Zetrialdi  Goechie  ‘urang awak’  perantau asal Tanahdatar.

Untuk mengelola dan menjaga mutu serta kualitas produk Garcia,  PT Zena Nirmala Sentosa sebagai perusahaan dari pruduk ini juga memakai 10 orang dokter baik untuk menjaga kualitas di samping untuk menjelaskan manfaat ekstrak kulit manggis kepada masyarakat agar orang Indonesia ke depan menjadi manusia sehat.

Ekstrak kulit manggis merupakan hasil penelitian  urang awak  juga, seorang peneliti dari Balai Penelitian ( Balitbang)  Sukarami Solok. Tak tanggung-tanggung penelitian itu dibelinya  dengan harga lumayan mahal. Tetapi karena hasil penelitian kulit manggis tersebut memiliki khasiat luar biasa, soal harga mahal pun tak dipermasalahkan.

 

Hanya Ijazah STM Modal Merantau

 

 Sebagai seorang pengusaha yang hanya  berbekal ijazah Sekolah Teknik Menengah Negeri (STMN) di Bukittinggi, pekerjaan itu sebenarnya tidak sesuai dengan latar belakang ilmunya.  Kini dia justru  menjadi orang  yang mampu memperkenalkan produk kepada konsumen sekaligus menjadi pengusaha sukses di Indonesia.  Zetrialdi memang piawai membaca peluang usaha.

 

Mulai dari mempromosikan produk kacang kedelai ke seluruh Indonesia. Kini dia menggeluti usaha  herbal ekstrak kulit manggis yang memiliki khasiat luar biasa. Lalu ketika ditanya kunci suksesnya dalam berbisnis ekstrak kulit manggis, pengusaha asal Minangkabau ini menyebut, bagaimana  "menjual produk agar menjadi laku". Caranya melalui promosi yang baik dan gencar.

Untuk  Garcia  saja  dia  harus mengeluarkan biaya promosi lewat iklan di beberapa televisi sebesar  Rp 6 miliar sebulan.

 

Di hadapan Irdinansyah Tarmizi yang segera dilantik setelah memenangi pemilihan Bupati Tanahdatar saat dijamunya makan malam di kediamannya beberapa waktu lalu,    Zet panggilan pria berkulit kuning ini mengaku,  tidak merahasiakan cara meracik kulit manggis menjadi herbal. Dia juga ingin berbagi ilmu tentang mempromosikan produk agar laku atau laris manis.

 

"Saya tidak merahasiakan cara membuat ekstrak kulit manggis serta cara berwirausaha yang baik,  karena ilmu itu semakin dibagi maka akan semakin bermanfaat dengan  mengajak putra putri Indonesia untuk berwirausaha baik mahasiswa atau siswa SLTA dan guru-guru bahkan bagi pemula wirausaha. Bagi yang mau dan serius, disediakan honor bagi mereka menjelang menjalankan usaha.  Sudah ada 4.000 orang guru,  mahasiswa dan pelajar yang tengah dipersiapkan menjadi wirausaha di seluruh Indonesia. Zet sering pula berbagi ilmu kepada mahasiswa si berbagai perguruan tinggi di Indonesia.  

 

"Saat ini saya sering diundang untuk memberikan kuliah umum tentang jiwa enterpreneur atau wirausaha yang harus dimulai sejak sekarang sepanjang mau meringankan biaya pendidikan yang harus ditanggung ayah dan ibu,   karena biaya sekolah selama  saya  sekolah di STM N Bukittinggi adalah hasil keringat sendiri. Inilah yang ingin saya tukarkan kepada putra putri bangsa agar mereka memiliki jiwa mandiri," ujar ketua asosiasi Herbal Indonesia ini.

 

Perjalanan hidup Zetrialdi memang patut menjadi catatan. Di antara 5 orang bersaudara, hanya dia yang tidak ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, soalnya pada dirinya sudah tertanam jiwa wirausaha sejak duduk di bangku STM N Bukittinggi.  Semua kebutuhan sekolah dan belanja selama bersekolah adalah hasil keringat sendiri. Apapun sepanjang halal dikerjakannya demi mendapatkan biaya sekolah.  Hanya ada satu pekerjaan yang tidak Ia inginkan, yakni selalu duduk di toko atau rumah makan. Pekerjaan itu baginya adalah pekerjaan membosankan.

 

Hasil Penelitian Balitan Suka Rami Solok

 

Pembukaan pabrik ekstrak kulit manggis ujarnya, diperoleh dari hasil penelitian dari salah seorang pegawai Balitbang Pertanian Sukarami. Dari hasil penelitian dan kajian kajian yang juga didalaminya lewat buku-buku,  ekstrak kulit manggis memiliki khasiat luar biasa. Hasil penelitian itu dibelinya untuk diolah secara moderen. Bersama putranya  Fernando Zetrialdi selaku Plan Manager PT Zena Nirmala Pratama tamatan kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB), dia bertolak ke Cina untuk membeli mesin pengolah kulit manggis.

 

Waktu itu harganya Rp 600 juta. Maklum mesin  produksi Cina ini adalah tiruan dari mesin yang sama keluaran Amerika, setelah mesin itu tiba di pabriknya di Bogor, mesin itupun dibongkar oleh putranya dan beberapa komponennya diganti agar tahan lama.  Putranya kini dipercaya mengelola fabrik Garcia di Gunung Putri Bogor.

 

Terkait bahan baku berupa kulit manggis yang harus disiapkan setiap hari, Zetrialdi Goechie mendatangkannya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Sumbar.  Manggis adalah tanaman musiman. untuk kelanjutan produksinya,tentu  perlu harus ada stock.  Padahal jika manggis ini disimpan terlalu lama akan rusak. Untuk itu diperlukan lagi  alat penyimpan agar tahan lama. Sekarang herbal alami kulit manggis Garcia sudah banyak dimanfaatkan bagi kesehatan di seluruh Indonesia serta di  Asean.

 

Ciptakan 1.000 Pengusaha Tangguh

 

PT Zena Nirmala Pratama, selaku produsen produk Garcia (kapsul ekstrak kulit manggis) melaksanakan gerakan 1.000 pengusaha.

Dengan mengangkat tema 'Datang Bersama, Sukses Bersama, Berbagi untuk Sesama', Garcia mencoba mengedepankan faktor-faktor yang harus dimiliki oleh wirausahawan sejati yang mendambakan kesuksesan.

 

Dengan memiliki kerja keras, tabah, inovatif, dan konsisten, Garcia berharap program "1.000 Pengusaha" ini tidak hanya menciptakan para wirausahawan yang tangguh, tetapi juga membentuk insan yang berakhlak mulia.

 

Direktur Utama PT Zena Nirmala Pratama, H Zetrialdi Goechie mengatakan bahwa gerakan 1.000 Pengusaha ini sudah melampaui tahapan kedua, di mana pada acara Garcia Gathering akan dibagikan Reward atau Awarding kepada pengusaha yang telah mampu melewati target. "Reward diberikan kepada para agen setiap 3 bulan dan yang akan dibagikan meliputi 30 unit sepeda motor dan 1 unit mobil," kata Zetrialdi.

 

Sementara Fernando Zetrialdi selaku Plan Manager PT Zena Nirmala Pratama mengungkapkan bahwa bisnis kulit manggis bukanlah sekedar bisnis selama 1-2 tahun, karena kegunaan kulit manggis masih banyak yang bisa digali. "Bisnis kulit manggis masih bisa dilakukan 40 tahun ke depan," tambahnya.

 

Memang banyak produk lain yang harganya lebih murah dari Garcia. Karena produk ektrak Garcia benar-benar dari buah manggis segar yang diambil kulitnya saja, jadi bukan hanya sekedar kulit manggis yang dikeringkan lalu didatangkan ke pabrik. "Tiap hari kita mampu memproduksi sebanyak 14 ribu botol," pungkas Fernando.

 

Untuk diketahui bahwa selama program ini berlangsung, setiap peserta akan mendapatkan bantuan dan dukungan berupa subsidi modal berbentuk uang dan komoditi, mentoring, latihan kewirausahaan selama 6 bulan, serta hak wilayah kedistribusian yang ekseklusif.

 

Distributor di Seluruh Indonesia

 

Dalam bincang-bincang dengan Haluan usai dijamu makan malam bersama Irdinansyah Tarmizi Calon Bupati Tanahdatar terpilih dan Kepala SMKN 1 Batipuh Budi Dharmawan,  Zetrialdi Goechie juga menyebut, kunci keberhasilan sebuah produk adalah dikenal dan dipahami akan manfaatnya melalui promosi dan menempatkan agen atau distributor diseluruh Indonesia. Saat ini ujarnya, Garcia sudah dapat dijumpai di seluruh apotek dan rumah obat di seluruh Indonesia bahkan di beberapa negara seperti Malaysia dan Singapura. Untuk diketahui, ekstrak kulit manggis Garcia bukan obat tetapi adalah herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghilangkan toksin dalam tubuh. Tentunya digunakan sesuai petunjuk yang dianjurkan, sebutnya. **

 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]