Masyarakat Mulai Gatal-gatal

Penyakit Pascabanjir Mengintai


Rabu, 10 Februari 2016 - 16:12:17 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN—Pasca banjir di Nagari Pangkalan dan Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Senin (8/2), tumpukan lumpur, pasir dan bebatuan memenuhi rumah masyarakat.

Kondisi yang kotor itu, menyebabkan masyarakat terdampak bencana banjir luapan Batang Manggilang, Batang Maek, Batang Samo dan Batang Kasok, Selasa (9/2), mulai merasakan gatal-gatal akibat terendam banjir.

Wabah penyakit pasca banjir seperti diare, muntahber dan penyakit kulit, menjadi kekhawatiran ribuan masyarakat Pangkalan terdampak banjir. Mereka juga butuhkan dokter dan tenaga medis serta obat-obatan untuk menjaga kesehatan mereka dari berbagai penyakit.

Selain itu, masakan siap saji seperti mi instan, nasi bungkus dan pakaian, juga sangat dibutuhkan ribuan masyarakat Nagari Pangkalan dan Gunuang Malintang.

 “Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan Pemprov Sumbar untuk segera memberikan bantuan berupa makanan siap saji dan tenaga dokter dan tenaga medis lainnya bersama obat-obatan karena masyarakat sudah mulai merasakan gatal-gatal,” kata Walinagari Pangkalan, Diswanto yang dihubungi Selasa.

Sementara itu, warga sudah mulai beraktivitas membersihkan rumah masing-masing dari tumpukan material longsor seperti lumpur. Kemudian masyarakat dibantu BPBD Damkar, menyiram lumpur yang memenuhi fasilitas umum seperti mesjid, Kantor Polsek, Puskesmas, dan sekolah.

Dia juga meminta pemerintah melakukan cek kesehatan secara gratis untuk masyarakat terdampak banjir. Sehingga sekitar 2.000 KK masyarakat Jorong Pasa Baru, Tigo Balai, Pauh Anok, Pasar Usang, Koto Panjang, Lakuak Gadang dan Lubuak Nago di Nagari Pangkalan, dapat mengetahui kondisi kesehatannya.

“Kita meminta pemerintah menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat korban banjir," ulasnya.

Sementara Camat Pangkalan, Andri Yasmen mengungkapkan, masyarakat Nagari Pangkalan dan Gunuang Malintang sudah mulai merasakan gatal-gatal akibat dampak banjir.

“Untuk itu mengantisipasinya, kita sudah mendirikan posko kesehatan di Gunuang Malintang dan Puskesmas Pangkalan untuk pemeriksaan kesehatan secara gratis,” ujar camat ketika Anggota DPD RI Hj. Ema Yohana meninjau korban banjir dan menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta.

Menurut Pj. Bupati Limapuluh Kota, Yendri Tomas, pihaknya sudah mengintruksikan Dinas Kesehatan untuk menyebarkan tenaga dokter ke berbagai daerah terdampak banjir untuk melakukan antisipasi penyakit pasca banjir.  (h/zkf)

 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 15:23:33 WIB

    Derita Penyakit Jantung, Andre Rosiade Bantu Pengobatan Rijal Islami

    Derita Penyakit Jantung, Andre Rosiade Bantu Pengobatan Rijal Islami HARIANHALUAN.COM - Rijal Islami (53) memberanikan diri membuat status di akun facebook-nya, bertanya bagaimana mendapatkan bantuan dari Anggota DPR RI Andre Rosiade. Pasalnya, dia sudah sekitar delapan tahun menderita komplik.
  • Rabu, 27 September 2017 - 03:05:40 WIB

    Penyakit Serang Warga Usai Banjir Solsel

    Penyakit Serang Warga Usai Banjir Solsel PADANG, HALUAN — Banjir dan galodo yang melanda masyarakat Pakan Rabaa Tangah Kecamatan Koto Parik Diateh, Solok Selatan beberapa waktu lalu, ternyata mengundang penyakit. Warga korban banjir mengeluhkan penyakit yang dider.
  • Rabu, 11 Mei 2016 - 12:26:25 WIB
    Wabup Kawal Pengambilan Sampel Darah Malam Hari

    Seorang Warga Saok Laweh Terindikasi Derita Penyakit Kaki Gajah

    Seorang Warga Saok Laweh Terindikasi Derita Penyakit Kaki Gajah AROSUKA, HALUAN --Pemerintah Kabupaten Solok, Selasa (10/5) sekitar pukul 20.15 WIB malam, melakukan tes sampel darah bagi masyarakat yang ada di Nagari Saok laweh Kec. Kubung. Tes darah ini dilakukan terkait adanya masyaraka.
  • Senin, 25 Januari 2016 - 04:06:15 WIB

    Penyakit DBD Mulai Menghantui Warga

    Bukittinggi, Haluan — Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menghantui warga Kota Bukittinggi, menyusul curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir. Awal 2016, tercatat se­banyak delapan warga telah menderita DBD..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]