Sawah Terendam Banjir Diidentifikasi


Rabu, 10 Februari 2016 - 16:27:23 WIB
Sawah Terendam Banjir Diidentifikasi Jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya turun ke lapangan melakukan pemantauan areal persawahan terkena banjir di Nagari Siguntur. Badri

DHARMASRAYA, HALUAN—Pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Dharmasraya, Senin (8/2) kemarin, Pemkab setempat melalui Dinas Pertanian langsung turun ke lapangan bersama Koordinator Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) Provinsi Sumbar, Selasa (09/02).

Kepada Sejumlah wartawan di lapangan, Kabid Pertanian Samsul Bahri dan Jufrizal, Koordinator Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantuan di seluruh titik persawahaan yang terkena banjir di Dharmasraya.

Seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berdekatan dengan titik terkena banjir, dikerahkan untuk memantau bagaimana kondisi persawahan warga pascabanjir. Seluruh anggota Pengamat Hama dan Penyakit juga sudah turun ke seluruh titik persawahan yang terkena banjir.

”Kita juga sudah mengintruksikan semua anggota PHP dan PPL untuk mengamati seluruh persawahan warga yang terkena dampak banjir kemarin,” ungkapya.

Ketika ditanya tentang data keseluruhan persawan warga yang terendam banjir, Zufrizal mengatakan, pihaknya beserta Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya belum dapat memberikan informasi pasti. Pasalnya, saat ini pihaknya masih dalam proses pengumpulan data. (h-mg-bdr)

 

 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 27 Agustus 2019 - 15:34:14 WIB

    PAGANG GADAI SAWAH, SUDAH ISLAMIKAH?

    PAGANG GADAI SAWAH, SUDAH ISLAMIKAH? Tulisan ringkas ini mencoba menjelaskan tentang praktek pagang gadai sawah yang terjadi dan diwarisi oleh masyarakat secara turun temurun tetapi sangat banyak bertentangan dengan ajaran Islam..
  • Rabu, 10 Juli 2019 - 20:02:14 WIB

    Sawahlunto, Kota Tambang yang Menyimpan Sejarah Penderitaan Pribumi

    Sawahlunto, Kota Tambang yang Menyimpan Sejarah Penderitaan Pribumi HARIANHALUAN.COM-Sawahlunto, salah satu kota yang unik berpenduduk sekitar 53 ribu jiwa di Sumatra Barat. Kota ini baru saja dinobatkan oleh Unesco sebagai warisan budaya dunia. .
  • Kamis, 19 Juli 2018 - 15:55:18 WIB

    Percikan Air Ureh dan Lantunan Doa di Sawah Solok

    Percikan Air Ureh dan Lantunan Doa di Sawah Solok Ketika cara-cara ilmiah sudah tak cukup mampu mengatasi serangan hama. Petani sawah solok melantunkan doa-doa, dalam ritual doa tolak bala. Penerapan kearifan lokal inipun ternyata tak mudah, karena  dianggap sebagian ora.
  • Rabu, 15 Juni 2016 - 02:33:26 WIB

    Sawahlunto, Kota yang Move On

    Kota Sawahlunto pernah diramal akan ja­di kota mati menyusul menipisnya kan­dungan batubara yang menghidupi kota ini sejak tahun 1892 lalu. Saking besarnya kan­dungan si emas hitam itu, kolonial di ja­man itu bahkan mempe.
  • Rabu, 13 April 2016 - 02:45:08 WIB

    Sawahlunto yang Luar Biasa

    Kota Sawahlunto adalah salah satu kota di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota yang terletak 95 km sebelah timur laut kota Padang ini, dike­lilingi oleh 3 kabupaten di Sumatera Barat, yaitu kabupaten Tanah Datar, kabupat.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]