Cina Konfirmasi Kasus Pertama

26 Negara Konfirmasi Virus Zika


Kamis, 11 Februari 2016 - 15:30:23 WIB
26 Negara Konfirmasi Virus Zika

BEIJING, HALUAN—Pemerintah Cina mengkonfirmasi kasus pertama virus Zika, Selasa (9/2) malam.

Para pejabat di Cina mengatakan, seorang pria yang tidak disebutkan namanya berusia 34 tahun, didiagnosa terinfeksi virus Zika setelah ia kembali dari Venezuela pada 28 Januari 2016. Dengan demikian, sudah 26 negara dunia yang mengkonfirmasi kasus ini.

Baca Juga : Benarkah? Hasil Studi Sebut Anjing Pelacak Bisa Deteksi Covid-19 Seminggu Sebelum Hasil PCR

 

Menurut kantor berita Xinhua yang mengutip pernyataan pejabat kesehatan Cina seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (10/2), pria itu dilaporkan mengalami demam, sakit kepala, dan pusing.

Baca Juga : Inggris Temukan Lagi 16 Kasus Varian Baru COVID-19, Mengandung Mutasi E484K

 

Pria yang berasal dari wilayah Ganxian, di bagian tenggara provinsi Jiangxi ini kini kondisinya pulih dengan suhu tubuh normal dan ruam yang mulai menghilang. "Dia melakukan perjalanan pulang melalui Hong Kong dan Shenzhen dan telah dikarantina dan dirawat di sebuah rumah sakit Ganxian sejak 6 Februari 2016," ujar pejabat kesehatan.

Baca Juga : Selandia Baru Diguncang Gempa Bumi 8,1 SR: Peringatan Tsunami Dibunyikan, Warga Diminta Pindah ke Tempat Lebih Tinggi

 

Namun, pejabat komisi kesehatan Cina menambahkan, ia memiliki risiko yang sangat rendah menyebarkan virus. Virus Zika dikaitkan dengan lonjakan bayi di Amerika Latin yang lahir kepala kecil abnormal (microcephaly). Masuknya virus Zika di Cina seiring dengan meningkatnya kekhawatiran penyebaran virus tersebut.

Baca Juga : Miliuner Jepang Ini Cari 8 Orang Teman Traveling ke Bulan, Siapa Berminat?

 

Beberapa kasus penyakit yang dibawa nyamuk Aedes aegypti ini telah dilaporkan di Benua Asia. Thailand dan Indonesia telah melaporkan masing-masing satu kasus. Namun para ahli kesehatan telah memperingatkan beberapa negara Asia rentan terhadap wabah virus Zika.

 

Total sejauh ini sebanyak 26 negara telah mengkonfirmasi virus Zika. Brasil jadi negara yang paling banyak terinfeksi wabah Zika dengan lebih dari 20.000 kasus, termasuk lebih dari 2.000 wanita hamil.

 

Kasus Ketiga di Australia

 

Seorang wanita hamil yang tinggal di Queensland, Australia positif terkena virus zika. Seperti diberitakan laman BBC, Rabu (10/2), Otoritas Kesehatan Queensland mengatakan, wanita itu baru saja kembali dari perjalanan luar negeri. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai negara mana yang habis dikunjunginya.

 

Ini merupakan kasus ketiga zika di Australia. Sebelumnya, dua orang lainnya yang terkena virus zika berada di Queensland juga setelah melakukan perjalanan ke luar negeri. Zika telah dikaitkan dengan suatu kondisi penyebab terjadinya mikrosefalia. Kondisi tersebut membuat bayi yang dilahirkan memiliki ukuran kepala lebih kecil dan otak tidak berkembang.

 

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan keadaan darurat kesehatan global terkait virus tersebut. Virus zika telah menyebar dengan cepat di Amerika Selatan dan Tengah serta Karibia.

 

Brasil menjadi negara paling terpengaruh dan mendorong keprihatinan apalagi akan menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas mendatang. Virus tersebut ditularkan nyamuk yang membahayakan bagi wanita hamil. Kebanyakan penderita hanya mengalami gejala ringan seperti demam dan ruam kulit. (h/rol/okz)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]