Kodim 0310/SSD Siap Cetak 100 Ha Sawah Baru


Kamis, 11 Februari 2016 - 17:44:40 WIB
Kodim 0310/SSD   Siap Cetak 100 Ha  Sawah  Baru Letkol.Inf. Zusnan Hadi Hudaya

 

SIJUNJUNG,HALUAN-- Komando Distrik Militer (Kodim) 0310/SSD siap mensukseskan program cetak sawah baru seluas 100 hektare di daerah yang berjuluk `Ranah lansek Manih` Kabupaten Sijunjung untuk Tahun 2016,  bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung.

Baca Juga : Trans Mentawai Wahana Strategis Pemasaran Pertanian ke Daerah

 Komandan Kodim (Dandim) 0310/SSD Letkol.Inf. Zusnan Hadi Hudaya mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengusulkan untuk cetak sawah di Kabupaten Sijunjung ditargetkan sebanyak 100 hektar untuk tahun 2016 bekerjasama dengan dinas pertanian Kabupaten Sijunjung.“ Untuk tahun 2016 ini, cetak sawah di Kabupaten Sijunjung tahap 1 diusulkan sebanyak 100 hektar untuk tahun 2016,” terang Zusnan kepada wartawan, Rabu (10/2) diruang kerjanya.

 Dia menuturkan, secara rinci tugas dan tanggungjawab TNI masih dirumuskan oleh kedua belah pihak, yakni, Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung dan pihak TNI AD.”Tidak menutup kemungkinan Kodim akan ditunjuk sebagai koordinator sekaligus pengawas di lapangan untuk pelaksanaan program cetak sawah baru tersebut,” ujar pria lulusan AKMIL tahun 1997 tersebut.

Baca Juga : Persiapan Penandatanganan MoU, Disperindagkop dan UKM Pariaman Kunker ke Pekanbaru

 Zusnan Hadi juga mengemukakan bahwa untuk mensukseskan program cetak sawah tersebut, pihaknya akan melibatkan komponen masyarakat setempat untuk mengambil salah satu peran agar target perluasan lahan persawahan mendukung program ketahanan pangan yang diinginkan pemerintah dapat dicapai.

 Namun diakuinya, pendanaan bukanlah masalah utama, akan tetapi masalah penyediaan lahan pertanian baru itu yang paling sulit dan bukan keberadaan tanahnya tetapi lebih ke masalah regulasi. “ Regulasi yang dimaksud yakni administrasi pengubahan lahan-lahan yang semula bukan lahan pertanian,  menjadi lahan pertanian. Lahan tersebut bisa milik warga, tanah negara atau lahan bukan hutan. Sebelum mencetak sawah, kita  harus memastikan legalitas lahannya dengan bekerjasama dengan Dinas terkait dan pihak lainnya untuk melakukan survei dan evaluasi mengenai kelayakan untuk lahan cetak sawah. Sementara itu untuk pengelolaan lahan dapat dilakukan sendiri oleh pemilik lahan atau dikerjasamakan dengan pihak lain,” ujarnya. (h/ogi)

Baca Juga : Gelar Konfercab, Hafizul Fahmi Pimpin IPNU Pasaman Masa Bhakti 2021-2023

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]