Di Padang Pariaman, 27 Orang Masuk Gafatar


Sabtu, 13 Februari 2016 - 04:06:04 WIB
Di Padang Pariaman, 27 Orang Masuk Gafatar

PADANG PARIAMAN, HA­LUAN — Sebanyak 27 orang diwilayah hukum Polres Pa­dang Pariaman tercatat seba­gai anggota ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Hal ini terungkap setelah diselidiki.

Apalagi sekarang sudah dikeluarkannya fatwa sesat dan menyesatkan oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pu­sat kepada kelompok ormas Gafatar, tentu Satuan Intel­kam Polres Padang Pariaman gencarkan melakukan sosia­lisasi kepada masyarakat agar yang jangan ikut bersama ormas sesat itu.

Baca Juga : Polda Sumbar Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI 

 Hal itu dikatakan oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Roedy Yoelianto, SIK, MH didampingi Kasat Intel­kam Polres Padang Pariaman, AKP Ridwan Zainal usai kegiatan sosialisasi anti pa­ham radikal ISIS dan Gafatar di Ponpes Al Munawarah Sungai Langkok, Kenagarian Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kamis (11/2) malam.

Dia mengatakan, pence­gahan melalui kegiatan de­ra­­di­kalisasi dan kontra ra­dikal menjadi strategi awal yang dilakukan jajaran kepo­lisian menangkal masuknya pa­ham radikal. “Untuk or­mas Ga­fatar sudah ada ter­catat 27 orang warga yang bergabung. Jumlah se­ba­nyak itu dite­mukan setelah diter­bitkan­nya fatwa MUI bahwa Ga­fatar adalah sesat, selain itu juga diso­sia­liasi­kan anti ra­dikal paham ISIS. Ini men­jadi lang­kah awal men­cegah pema­ha­m­an ra­dikal sebelum ter­ja­dinya gerakan-gerakan ra­di­kal, seperti yang di­gen­carkan oleh presiden dalam pro­gram nawacita dan pro­gram Ka­polri,” terang­nya.

Baca Juga : Gubernur Sumbar Sebut Tanaman Serai Wangi Bisa Untungkan Petani

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al Munawarah, Su­ngai Langkok, Sungai Sariak, Budi Tuangku Sidi sangat mendukung penuh sosialiasi ancaman paham radikal ISIS dan Gafatar di ponpes yang dipimpinnya. Ia menilai gera­kan radikal yang berujung sejumlah aksi teror yang dila­kukan oleh oknum yang me­ngaku kelompok Islam justru mencoreng citra agama Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin. Ia mengaku dipe­santren yang ia pimpin, dita­namkan bahwa Islam meru­pakan agama perdamaian dan bukan agama kekerasan. (h/bus)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]