Reydonnyzar Moenek: Perbaikan Sarana dan Prasarana Butuh Bantuan Semua Pihak


Senin, 15 Februari 2016 - 02:22:53 WIB
Reydonnyzar Moenek: Perbaikan Sarana dan Prasarana Butuh Bantuan Semua Pihak Pj Bupati Solsel, Erizal (kiri) bersama Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek saat tinjauan pasca bencana Solsel (10/2). (JEFLI)

SOLSEL,HALUAN— Dir­jen Keuangan Daerah Ke­menterian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek mem­berikan arahan kepada Pe­merintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) dalam peng­anggaran kembali perbaikan sarana dan prasarana di sela tinjauan pasca bencana ga­lodo di daerah itu (10/2).

“Untuk memulihkan ke­adaan pasca bencana di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya Solsel kita harus saling bahu membahu de­ngan semua pihak ter­kait,” kata Reydonnyzar.

Baca Juga : Harga Sembako di Pasar Tradisional Merangkak Naik

Apalagi ada sekitar 639 hektare sawah yang puso dan pihaknya akan segera melakukan koordinasi de­ngan kementerian perta­nian, sebab mengandalkan APBD tidak mungkin. “Ka­lau dulu memang ada peng­gantian dari pemerintah, kalau sekarang memang belum keliatan formatnya. Kita paham bagaimana ma­sya­rakat menggantungkan harapan pada lahan per­tanian mereka yang ter­dampak,” bebernya.

Untuk pergantian lahan pertanian yang puso masih dilakukan koordinasi tapi untuk pembangunan in­fras­truk­tur bisa cepat.”Karena ada yang sifatnya per­cepa­tan, recovery dan tanggap darurat namun, untuk lahan saya akan carikan solu­si,” lanjutnya.

Baca Juga : Pengendalian Inflasi, Pemko Padang Panjang Pantau Harga Sembako Selama Ramadan dan Lebaran

Selain itu, ia juga akan meminta Bank Rakyat In­donesia (BRI) untuk segera menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ada sekitar Rp120 triliun yang akan disalurkan dengan tingkat sukubunga sekitar sembilan persen.”KUR sangat berarti bagi mereka, sebagai ja­minan kepastian untuk ma­syarakat yang terkena ben­cana,”katanya.

Kemudian, dari enam daerah yang terdampak ben­cana di Sumbar dimana, masing-masing daerah juga sah dalam mengeluarkan anggaran belanja tak ter­duga sebesar Rp2 mili­ar.” Tadi saya beri dorongan kepada Bupati untuk me­nyalurkan dana tersebut untuk membantu masya­rakat yang terdam­pak,” ka­tanya.

Baca Juga : Persentase Sembuh Pasien Covid-19 Padang Panjang Tertinggi di Sumbar

Diakuinya, ketersedian dana on call ditingkat pusat sekitar Rp150 miliar tapi dana tersebut untuk seluruh Indonesia.”Rp150 miliar itu teramat kecil, karena jika 34 provinsi mengalami ben­cana paling kita hanya dapat Rp5 miliar. Sementara, un­tuk tingkat provinsi kita juga punya dana yang bisa disa­lurkan tapi kita belum me­ne­tapkan bencana darurat karena ada konsekuen­si­nya,” tutupnya. (h/jef)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]