Pusat Kota Padang Diteror Bom


Rabu, 24 Februari 2016 - 02:01:11 WIB
Pusat Kota Padang Diteror Bom SALAH satu pelaku teror bom tewas setelah terjadi kontak senjata dengan petugas, sesaat setelah terjadinya ledakan bom di RTH Imam Bonjol, Selasa (23/2) sekira pukul 10.00 WIB.

PADANG, HALUAN — Pusat Kota Padang dihebohkan de­ngan dua ledakan bom di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Selasa (23/2) sekira pukul 10.00 WIB. Peris­tiwa ini membuat warga di sekitar, termasuk pengendara menjadi panik begitu men­de­ngar  ledakan dan asap putih yang membumbung tinggi dari lapangan itu.

Selain panik, sebagian war­ga justru  penasaran untuk me­lihat kejadian itu, Aki­bat­nya, arus lalu lintas menjadi ter­sendat. Untuk menghindari kemacetan yang terjadi dalam aksi teror bom tersebut, pihak kepolisian juga langsung mem­berikan perimeter untuk mens­terilisasi lokasi dari warga yang menyaksikan pe­nyerangan ter­sebut.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Mendapat laporan ma­sya­rakat bahwa telah terjadi leda­kan bom, polisi kemudian melakukan langkah cepat de­ngan mendatangkan tim Ge­gana dan Penjinak Bom (Ji­bom) Brimob Polda Sumbar ke lokasi kejadian. Tak hanya tim Gegana dan Jibom, tim Sa­bhara, tim Lantas, tim In­tel­kam, dan tim Reserse Polda Sumbar juga dikerahkan dalam penyerangan tersebut.

Sejumlah anggota Gegana dan Jibom yang mendatangi lokasi menggunakan senjata api laras panjang dan perlengkapan keselamatan seperti body vest dan helm, anggota Gegana merangsek ke dalam lapangan tempat kelompok teroris ter­sebut melakukan aksinya.

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Namun, perlawanan justru ter­jadi karena di saat ber­samaan, salah seorang pelaku teror lainnya menembak seca­ra membabi-buta ke arah war­ga dan petugas yang ada di lokasi kejadian. Adu tembak antara pelaku teror dan petugas yang sudah berada di lokasi kejadian pun tak terelakkan. 

Empat terduga teroris ter­sebut akhirnya tewas setelah mereka tak kuasa melawan personil Polda Sumbar yang berkekuatan 200 orang itu. Na­mun tewasnya keempat pela­ku teror bom tersebut harus dibayar mahal oleh Polda Sumbar.

Belakangan diketahui pela­ku teror juga sempat me­nem­bakkan senjatanya ke arah petugas Dit Lantas Polda Sum­bar dan Dit Sabhara dalam baku tembak, hingga akhirnya menewaskan dua orang pers­o­nil tersebut.

Tak lama setelah kejadian tersebut, personil dari Polda Sumbar melakukan olah TKP. Sementara empat orang pela­ku, masih tergeletak di lokasi kejadian menunggu evakuasi dari petugas.

Aksi teror yang berlangsung selama 30 menit tersebut bu­kan­lah kejadian yang se­sung­guh­nya. Kegiatan ini me­rup­a­kan simu­lasi sebagai bentuk kesiapan polisi dalam meng­hadapi aksi teror yang sewaktu-waktu bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumbar Kombes Pol Drs Subnedih yang di­dampingi Kepala Bidang Hu­bungan Masyarakat (Kabid Humas) AKBP Syamsi me­nga­takan, simulasi tersebut ber­tujuan untuk meningkatkan ke­siapsiagaan dan keterampilan polisi, khususnya di jajaran Polda Sumbar dalam meng­hadapi ancaman teror.

“Simulasi ini digelar untuk mengetahui penanganan cepat penanganan teror bom di Su­matera Barat, khususnya di Kota Padang jika sewaktu-waktu benar terjadi dan apa yang harus dilakukan bidang tugas polisi, seperti Tim Lantas dengan cepat mengamankan dan mengalihkan arus lalu lintas jika terjadi ledakan bom,” tutur Subnedi.

Subnedi melanjutkan, da­lam simulasi tersebut juga diundang 19 Kapolres Ka­bu­paten/Kota se-Sumbar dan 11 Kapolsek yang ada di Kota Padang untuk me­nyak­sikan langsung apa tindakan yang harus dilakukan oleh jajaran yang mereka pimpin jika ter­jadi di wilayah hukum (wil­kum) mereka.

“Saya sengaja mengundang 19 Kapolres yang ada di Su­ma­tera Barat dan 11 Kapolsek yang ada di Kota Padang untuk menyaksikan langsung ba­gaimana dan apa yang harus mereka perintahkan kepada jajarannya jika sewaktu-waktu ancaman bom tersebut nyata adanya di Sumatera Barat,” pungkasnya.(h/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]