Kada Baru – DPD/DPR RI Asal Sumbar Mesti Bersinergi


Rabu, 24 Februari 2016 - 02:05:04 WIB
Kada Baru – DPD/DPR RI Asal Sumbar Mesti Bersinergi Ketua DPD RI, H Irman Gusman SE MBA.

PADANG, HALUAN — Ketua DPD RI, H Irman Gusman SE MBA meminta kepala daerah (Gubernur/Walikota/Bupati) yang baru dilantik untuk saling berkoordinasi dan bersinergi de­ngan wakil Sumbar yang ada di Senayan. Mereka diha­rapkan langsung bekerja.

“Sselamat bagi ba­pak-bapak, mari kita bersama-sama mem­bangun Sumbar, kami wakil-wakil (anggota DPD/DPR RI) dari Sum­bar akan men­dukungnya,” kata Irman beberapa ha­ri yang lalu di Padang.

Baca Juga : 497 WBP Lapas Kelas IIA Padang Terima Remisi Lebaran

Menurut Ke­tua DPD RI dua periode ini, Pro­vinsi Sumbar te­lah banyak ter­ting­gal. Namun, bukan ka­rena Sum­bar lam­ban, tapi daerah lain yang berlari lebih cepat. “Da­lam ba­nyak hal kita tertinggal, sekarang saatnya kita bersama untuk bangkit dan mem­bangun Sumbar,” katanya.

Saat berkunjung ke Kabupaten Lima­puluh Kota ke Irman juga mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota untuk fokus menata program kegiatan pembangunan di Limapuluh Kota, utamanya dalam sektor pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini dipicu karena Kabupaten Limapuluh Kota secara geografi memiliki potensi alam yang indah, nyaman dan sejuk punya potensi untuk dikembangkan menjadi daerah wisata.

Baca Juga : Malamang, Tradisi Lebaran yang Tak Dimakan Waktu

Hal ini diungkapkan Ketua DPD RI, Irman Gusman, saat pisah sambut dan serah terima jabatan Bupati Limapuluh Kota dari Pj Bupati Yendri Tomas kepada Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi - Ferizal Ridwan, di Aula kantor Bupati setempat.

Para bupati dan walikota yang baru di Sumbar, disarankan lebih pada sektor pariwisata dan eko­nomi keratif, di samping sektor pertanian dalam rangka me­nyonsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Masyarakat juga diminta tetap melestarikan se­mua kebudayaan dan kesenian yang ada sebagai bentuk keka­yaan daerah yang dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan,” ujar senator .

Sektor pariwisata dan ekono­mi kreatif, sebut Irman, saat ini telah mampu memberikan sum­bangan yang besar terhadap pendapatan daerah dan masya­rakat, utamanya bagi mereka yang berada di sekitar lokasi objek wisata. Kemudian, bupati dan walikota juga harus mening-katkan koordinasi dengan gu­bernur yang menjadi perpan­jangan tangan pemerintah pusat di daerah.

Sektor pariwisata, menurut Irman juga perlu dikemas lebih baik lagi. “Saat ini masih banyak destinasi wisata yang  belum tergarap di Sumbar. Untuk itu, pemerintah daerah di masing-masing kabupaten dan kota, diminta untuk lebih serius me­ngelola aset wisata yang di­miliki.

Di Limapuluh Kota, potensi wisata yang masih bisa dikem­bangkan seperti museum bela negara di Koto Tinggi dan jalan futuristik berupa Kelok 9 sebagai objek wisata alam.

“Jika dimaksimalkan, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi orang luar. Makanya saya minta bupati yang baru dilantik, segera berbenah. Warga harus bangga dengan potensi yang dimiliki,” kata Irman. (h/adv)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]