Isu Politik Uang Mencuat

Golkar Sumbar Dambakan Sosok Ketum Pemersatu


Rabu, 24 Februari 2016 - 02:05:27 WIB

PADANG, HALUAN —Meski­pun belum menentukan arah dukungan jelang Munas, namun DPD Partai Golkar Sumbar mendambakan sosok Ketua Umum (Ketum) yang bisa me­rangkul kembali seluruh kader dan memenangkan pemilu 2019 mendatang.

Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Golkar Sum­bar Yulman Hadi, saat ini pihak­nya masih belum bisa menen­tukan sikap terkait kemana arah dukungan atau suara yang akan diberikan oleh DPD Golkar Sumbar. Karena memang saat ini, ia melihat dari sejumlah kandidat yang maju masih rata-rata air.

“Semuanya mempunyai po­tensi yang sama, seperti Ade Komarudin (Ketua DPR), Mah­yudin, Aziz Syamsudin, Setya Novanto (ketua Fraksi Golkar DPR RI), Idrus Marham (Sekjen DPP Golkar Munas Riau 2009). Mereka adalah orang-orang he­bat, dan mempunyai peluang yang besar juga,” ungkapnya, Selasa (23/2).

Dikatakannya, untuk memi­lih ketum tentunya mereka harus mendengar terlebih dahulu apa saja yang menjadi visi misi dari caketum tersebut. Jika memang sesuai dengan yang diharapkan untuk kemajuan Golkar ke de­pannya tentunya akan dipilih. “Prosesnya masih panjang itu, kami rembukkan dulu secara internal. Nantilah, ada waktunya kami akan kasi tahu. Yang jelas yang paling mampu menjawab persoalan Golkar hari ini, kem­bali mengangkat martabat Golkar ke depannya, serta mampu berko­munikasi dengan baik dan bisa berkunjung mengelilingi kabu­paten kota,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Sekretaris DPD Golkar Sumbar Afrizal, bahwa ketum yang dibutuhkan Golkar saat ini adalah sosok yang mampu me­rangkul dan membawa kemena­ngan pada pemilu 2019 men­datang serta mampu menjadi jembatan untuk seluruh kader.

“Untuk saat ini kami belum bisa berbicara soal siapa yang akan didukung karena masih dalam proses pembicaraan inter­nal, dan belum berkumpul juga bersama. Yang pasti, Golkar membutuhkan sosok yang mam­pu berkomunikasi dengan baik dengan semua kader termasuk hubungan dengan daerah,” ujarnya.

Dikatakan juga, yang akan memberikan suara pada Munas mendatang di antaranya DPD I dan DPD II, dan masing-masing organisasi yang didirikan misal­nya kesatuan perempuan partai golkar, angkatan muda partai Golkar, AMPI, AWK, dan orga­ni­sasi yang mendirikan misalnya Kosgoro, MKGR, dan Soksi masing-masing memberikan satu hak suara untuk calon yang di­pilih pada Munas.

“Munas selambat-lambatnya dilaksanakan pada April men­datang, itu berdasarkan informasi yang saya dapatkan,” pungkasnya.

Politik Uang

Sementara itu, isu politik uang mencuat jelang Munas Partai Golkar yang akan digelar April 2016. Wakil ketua umum Partai Golkar hasil Munas Riau, Agung Laksono, meminta pe­milik suara tak memilik ketua umum karena transaksional.

“Dipilih yang mumpuni, di samping prestasi dan juga kon­tribusi. Tidak tercela dan jangan yang dipilih atas dasar tran­saksional, jangan yang terlibat jual beli suara. Karena kalau yang (dipilih) seperti itu, makin jauh dari nilai-nilai ideal,” ucap Agung sebelum rapat harian DPP Golkar di kantor DPP Jl Ang­grek Neli Murni, Jakbar, Selasa (23/2/2016).

Menurut Agung, Munas Golkar kali ini bicara tentang the part of idea, konsep-konsep untuk mengembalikan Partai Golkar berjaya dan memberi kontribusi kepada negara secara nyata. Terutama setelah konflik setahun terakhir.

“Di dalam tubuh partai sen­diri harus lebih jelas,” imbuhnya soal penataan internal Golkar.

Sementara terkait rapat ma­lam ini, Agung mengatakan agendanya adalah pembentukan kepa­nitian, menentukan kepe­sertaan dan teknis lainnya.

“Yang jelas tdk bertentangan dengan SK Kemekumham yang sudah diberikan,” ucap agung.

Tak hanya itu, Agung me­nyebut akan dibicarakan juga realisasi terhadap pengurus-pengurus yang sempat diberhentikan dan dipecat karena konflik Munas sebelumnya.

“Acara (Munas) simple dan kaitannya hanya memilih ketua umum dan pengurusnya, sehingga jangan sampai setelah Munas ada permasalahan lagi. Kita berharap dengan diselenggarakannya Mu­nas bisa selesaikan perselisihan konflik internal,” tutupnya. (h/rin/dtc)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 19 Mei 2016 - 04:48:00 WIB

    Golkar Perlu Branding Baru

    Golkar Perlu Branding Baru PADANG, HALUAN — Pascaterpilihnya ketua umum yang baru, Partai Golkar ditantang untuk bisa membangun diri menjadi sebuah partai yang modern dan memiliki identitas tersendiri sebagai sebuah partai. Golkar juga dinilai memerl.
  • Kamis, 25 Februari 2016 - 03:01:51 WIB

    PAW Fraksi Golkar Diperkirakan April

    PADANG, HALUAN — Frak­si Golkar DPRD Kota Padang mengirimkan surat permintaan Pengganti An­tar Waktu (PAW) ke DPD Partai Golkar Kota Padang, pascameninggalnya Ang­gota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Golkar M.Dinul A.
  • Selasa, 26 Januari 2016 - 04:05:33 WIB
    Terkait Dugaan Judi Wakil Ketua DPRD

    Fraksi Golkar Belum Bersikap

    PADANG, HALUAN — Fraksi Golkar DPRD Kota Padang belum menyatakan sikap terkait ditahannya Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra karena diduga tersangkut kasus judi..
  • Jumat, 15 Januari 2016 - 03:58:23 WIB
    Hendra Akan Perkokoh Hubungan Antar Kader

    Dualisme Perburuk Hasil Pilkada Golkar di Sumbar

    Dualisme Perburuk Hasil Pilkada Golkar di Sumbar PADANG, HALUAN—Dualisme yang terjadi pada tubuh Partai Golkar ternyata membawa pengaruh yang cukup besar, tidak terkecuali pada pelaksanaan Pilkada serentak yang telah dilaksanakan 2015..
  • Selasa, 12 Januari 2016 - 02:51:11 WIB

    Hendra Didapuk Pimpin Golkar

    Hendra Didapuk Pimpin Golkar PADANG, HALUAN— Partai Golkar langsung bergerak menyusul keputusan pemerintah soal keabsahan pengurus partai yang dilanda perpecahan sejak setahun terakhir. Proses pembentukan pengurus ke level bawah melalui proses Musda (m.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]