Korban Rampok Masih Trauma


Jumat, 26 Februari 2016 - 03:10:46 WIB

LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Korban peram­pokan di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecama­tan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Limapuluh Kota, Juriah (42) mengalami trauma berat. Dalam peristiwa perampokan yang ia alami bersama suaminya  Alis (45), korban sempat ditodong dengan pisau oleh kawanan rampok

Kapolres Limapuluh Kota melalui Kapolsek Pangkalan, Iptu Kalbert Junaidi kepada pers menye­butkan, kondisi korban sampai saat ini masih trauma berat pasca perampokan pada Rabu (24/2) subuh lalu. Terutama Juriah (42) korban yang sempat dihadang pisau oleh kawanan rampok tersebut.

Sedangkan, Alis (45) yang sempat dipukul oleh pelaku mulai membaik. “Kondisi korban masih trauma dan masih dirawat di puskesmas,”ucapnya Iptu Kalbert Junaidi.

Empat orang yang diduga kawanan rampok yang beraksi  di Jorong Sopang, Nagari Pang­kalan , Kecamatan Pangkalan Koto Baru masih diburu petugas Polsek Pangkalan.  “Kasus ini masih lidik, pelaku tengah dibu­ru,”terang Iptu Kalbert Junaidi.

Sejauh  ini, Kapolsek Pang­kalan, belum berani untuk mem­berikan keterangan  secara rinci terhadap penyidikan kasus pe­ram­pokan tersebut. Apakan indentitas pelaku sudah dikan­tongi atau belum. “Kita masih lidik dan belum berani mem­berikan keterangan secara rinci,”tegasnya lagi.

Peristiwa perampokan itu sendiri terjadi  Rabu (24/2) sekitar pukul 04.00 WIB. Seperti yang diberitakan Haluan sebe­lumnya, saat peristiwa itu terjadi, ada empat orang yang tidak dike­nal, bertamu ke rumah korban pasangan suami istri tersebut.

Pemilik rumah, Juriah tanpa menaruh curiga apapun atas kedatangan keempat orang ter­sebut yang sebenarnya dari sisi waktu tak lazim itu. Ia malah  membuka pintu yang sempat diketuk oleh pelaku.

Saat pintu dibuka,  keempat pelaku langsung menodongkan  pisau ke korban dan terjadi perla­wanan antara pelaku dan korban. Saat keribukan terjadi, suami Juriah, Alis yang masih tertidur turut bangun.

Setelah melihat istri ditodong pisau, karyawan PLN tersebut berusaha untuk menolong. Tapi apa daya, pelaku lebih dominan dari jumlah dan leluasa, memu­kuli korban hingga terjatuh. Saat kedua korban tak berdaya, pela­ku menggasak rumah korban. Seluruh perhiasan dan barang berharga dibawa kabur pelaku. Kerugian atas aksi rampok yang begitu cepat diperkirakan men­capai Rp 10 Juta.

Dari peristiwa perampokan nasabah Bank BRI Unit Siteba (bukan Bank BRI seperti berita sebelumnya), pelaku sudah diamankan petugas di Polsekta Padang Barat menyusul peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polsek tersebut

Kapolsek Padang Barat Kom­pol Sumintak melalui Kanit Reskrim Ipda yahya NS menga­takan, dugaan sementara ada tersangka lainnya yang merupa­kan rekan tersangka yang sudah diamankan. Namun, saat ini kepolisian masih menyelidiki dan melakukan pengembangan terkait kasus tersebut.

“Ada sekitar lima orang lagi pelakunya yang merupakan rekan yang sudah tertangkap ini. Namun kita masih melakukan pengem­bangan,” ujarnya.

Dikatakannya, pelaku yang kini sudah berada di Polsek Padang Barat sudah dimintai keterangan dan diintrogasi. Na­mun pelaku tersebut tidak mau mengakui perbuatannya hingga saat ini. (h/ddg/win)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]