Izin Peruntukan Tak Jelas

DPRD: Bongkar Taman Bermain Taplau


Senin, 29 Februari 2016 - 03:35:15 WIB
DPRD: Bongkar Taman Bermain Taplau

PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang mengharapkan Pemko Padang menegaskan  soal waktu untuk berjualan bagi pedagang, juga penyediaan gerobak berjualan apakah harus dibayar oleh pedagang.

Hal itu sekaitan tetap dibongkarnya lapak peda­gang kaki lima (PKL) Pantai Muaro di depan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Mu­aro oleh Pemko Padang.

Baca Juga : Mahyeldi Naik Jadi Gubernur Sumbar, Siapa Pengganti Wali Kota Padang?

“Kami, meminta peme­rintah mencarikan solusi untuk tempat berjualan me­reka,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Elly Tristanti , Minggu (28/2).

Dikatakan Elly, Pemko Padang boleh membongkar lapak PKL di sepanjang kawasan Pantai Padang un­tuk pengembangan objek wisata. Tapi, harus carikan solusi, agar  PKL yang ter­gusur mendapat relokasi yang pas dan tidak meng­ganggu kenyamanan kawa­san wisata.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 26 Februari 2021

Sementara itu Wakil Ke­tua Komisi II DPRD Kota Padang Yulisman me­ngung­kapkan, rasa ke­beratan atas pembongkaran lapak PKL yang dinilai terlalu cepat.

Ia mengemukakan ala­san kemanusian,  dan se­mes­tinya Pemko terlebih dahulu melakukan pen­da­taan dan menata tempat untuk relokasi pedagang.

Baca Juga : Sosok Pengusaha Batu Bara Perempuan Asal Sumbar, Mulai Bisnis dari Umur 18 Tahun

Ia juga meminta, jika lapak- lapak PKL di depan LP Muaro dibongkar, taman tempat bermain anak-anak yang ada di kawasan itu juga harus dibongkar.

Taman bermain tersebut menurut Yulisman, per­untukan izin pemakaian lokasinya tidak jelas. Karena di dalam taman bermain ternyata ada home industri bengkel pembuatan jemu­ran alumunium.

Baca Juga : Wujudkan GCG, Perumda AM Kota Padang Kunjungi BPKP Sumbar

“Taman bermain itu ha­rus dibongkar, tidak ada toleransi. Masa didalam taman bermain,  ada home industri bengkel alumuni­um, padahal izinnya dulu hanya untuk taman ber­main,” katanya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang Iswan­di Muchtar menyarankan, hendaknya diselesaikan de­ngan baik dan tidak m­enim­bulkan masalah baru.

Program penataan Ka­wa­san Pantai Padang, cukup bagus namun Pemko hen­daknya harus mempunyai solusi agar pedagang dapat dilibatkan supaya tidak men­jadi penonton di kam­pung sendiri.(h./ade)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]