Warga Sungai Lareh Hilang di Hutan


Rabu, 02 Maret 2016 - 14:05:29 WIB
Warga Sungai Lareh Hilang di Hutan SEJUMLAH petugas dari Basarnas, KSB, BPBD dan warga mencari orang yang diduga hilang di Bukit Batu Tagak, Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Selasa (1/3). Orang yang diduha hilang tersebut bernama Bainar (35). (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN — War­ga Sungai Lareh Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah bernama Bainar (65) dinyatakan hilang oleh warga sekitar. Ia dilaporkan tidak lagi kembali dari hutan di tempat ia biasa berisitirahat di sebuah po­hon durian sejak Senin (29/2) sore sekira pukul 18.30 WIB.

Masyarakat yang panik, kemudian melaporkan ke­jadian ini ke BPBD&PK Kota Padang dan Basarnas. Pihak BPBD&PK dan Ba­sar­nas pun tak lama kemu­dian langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian tem­pat hilangnya nenek yang belakangan diketahui me­ngalami keterbelakangan mental.

Baca Juga : Hendri Septa Resmikan Bedah Rumah Bantuan Perumda Air Minum di Intake Guo Kuranji

Salah seorang warga yang tidak bersedia dise­but­kan namanya kepada Ha­luan menyakini nenek terse­but dilarikan oleh makhluk halus yang ber­nama ‘bu­nian’. Namun, untuk ke­pentingan penca­rian, tim relawan tetap melakukan pencarian atas meng­hilang­nya nenek tersebut.

“Kita tetap melakukan pencarian terhadap Bainar, karena apapun yang terjadi tetap seseorang yang hilang atau dalam keadaan yang berbahaya sekalipun. Prio­ritas kita adalah menye­la­mat­kan beliau, entah bagai­manapun keadannya nanti disaat ditemukan,” kata Humas Basarnas, Arif Pra­tama kepada Haluan.

Baca Juga : Libur Lebaran, Hendri Septa Pastikan Destinasi Wisata di Kota Padang Tutup

Ditambahkan Arif, pi­hak­nya menerjunkan seti­dak­nya 30 orang personil ke lokasi kejadian sejak Bainar dinyatakan hilang pada Se­nin (29/1) lalu ke lokasi kejadian.

“Lokasi kejadian ini be­ra­da tidak jauh dari Masjid Nurzikrullah atau yang bia­sa kita kenal dengan Masjid Unta ini. Maka kami me­nyisir bukit yang berada di belakang masjid tersebut hingga radius dua kilometer dari bukit belakang masjid tersebut, hasilnya masih nihil, kita belum temukan hingga saat sekarang ini. Untuk pencarian, berda­sarkan standar operasional, kami akan tetap melakukan pencarian hingga tujuh hari ke depan sampai yang ber­sang­kutan ditemukan kem­bali,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditu­run­kan, pihak Basarnas me­mu­tuskan untuk melan­jutkan pencarian pada hari ini (2/3).

“Pada malam kemarin, warga setempat beramai-ramai berinisiatif untuk tetap melakukan pencarian korban, dan pada hari ini kami akan tetap lanjutkan pencarian,” tutupnya. (h/mg-adl)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]