Sesama Menteri Saling Serang

Kabinet Jokowi Gaduh Lagi


Kamis, 03 Maret 2016 - 03:20:16 WIB
Kabinet Jokowi Gaduh Lagi

JAKARTA, HALUAN — Kabinet Jokowi- JK kembali gaduh. Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan, seharusnya Jokowi menyelesaikan masalah tersebut di internal pemerintah, tanpa perlu dibeberkan ke publik.

“Presiden mau mecat men­teri itu juga hak beliau. Isunya terlalu dangkal, kalo ada masalah selesaikan di dalam, kalau ada kabar gem­bira sampaikan ke publik,” katanya.

Baca Juga : Menkes Minta Daerah Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia

Fahri mengatakan, presi­den jangan mengeluhkan pro­blem interennya di publik dan jangan membebani rakyat dengan masalah-masalah pe­ja­bat. Karena rakyat sudah capek mendengar keluhan-keluhan soal pejabat.

“Pilihlah opini ini yang bikin rakyat happy, bahwa kita bekerja, keadaan lebih baik, ini kan istilahnya orang itu, isunya itu terlalu dang­kal,” katanya.

Baca Juga : Kemenparekraf Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Sebelumnya, Presiden Jo­ko Widodo (Jokowi) menilai silang pendapat di antara para pembantunya itu merupakan dinamika biasa. Hal itu justru dapat menjadi pembelajaran. “Silang pendapat apa, ya itu dinamika biasa, saya masih senyum gini,” kata Kepala Negara setelah meninjau pro­yek pembangunan jalan tol Medan-Binjai di Binjai, Rabu (2/3).

Presiden menyebutkan perbedaan merupakan hal biasa yang terjadi dan meru­pakan dinamika. “Itu menjadi sebuah pembelajaran publik, mana yang benar dan mana yang tidak benar,” katanya setelah peninjauan yang juga diikuti Menteri PUPR Ba­suki Hadimuljono dan Seskab Pramono Anung.

Baca Juga : Buru Pria yang Mengaku Nabi ke-26, Polri Gandeng Interpol

Namun, Presiden Jokowi mengingatkan apapun yang terjadi semua harus satu visi dengan presiden. Sebe­lum­nya, Juru Bicara Presiden Johan Budi mengungkapkan Presiden Jokowi tidak senang dan memprihatinkan bebe­rapa peristiwa yang mem­per­lihatkan beberapa menteri saling “menyerang” di ranah publik.

“Tentu Presiden tidak happy situasi yang seperti ini. Dan kembali beliau mene­gaskan untuk menghentikan situasi ini,” kata Johan Budi.

Baca Juga : Menteri KP Ingatkan Eksportir Perikanan Taati Aturan Pajak dan Jamsos

Dia mengungkapkan Pre­si­den hanya membolehkan perdebatan para menteri terja­di di rapat terbatas atau rapat kabinet saja. “Dan ini sudah pernah disampaikan oleh Presiden yang dengan bahasa jangan gaduh di luar,” kata Johan Budi menjawab perta­nyaan wartawan.

Berikan Teguran

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun ikut berko­men­tar terkait kegaduhan yang sering kali terjadi antar­menteri di kabinet kerja. Ia berharap agar perdebatan antar menteri di depan publik tersebut tak kembali terjadi.

“Perdebatan itu biasa saja sebenarnya dimana-mana. Tentunya tidak boleh mem­bawa keluar permasalahan in­ternal dan ya tentu kita ha­rapkan jangan terulang lagi,” jelas JK di kantor Wakil Pre­siden, Jakarta, Rabu (2/3).

Menurut JK, ia telah ber­ka­­li-kali memberikan tegu­ran terhadap menteri yang se­ring membuat gaduh. Na­mun, ia menilai di dalam suatu or­ganisasi selalu ter­da­pat ang­gota yang bersikap tak se­suai dengan peraturan orga­ni­sasi. 

“Sudah berkali-kali, kalau di dalam ya saya sendiri sudah berkali-kali menegur, ka­dang-kadang ada memang orang yang bersifat tidak sesuai dengan jalur orga­nisasi,” kata dia. (h/okz/rol)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]harianhaluan.com