Bantu Peternak Sapi

Disnak Tanah Datar Lanjutkan Kawin Suntik


Kamis, 03 Maret 2016 - 03:37:17 WIB
Reporter : Tim Redaksi

TANAH DATAR, HALUAN — Meski­pun pemerintah pusat telah meng­akhiri program Inseminasi buatan (IB) atau yang dikenal dengan kawin suntik, namun Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar tahun ini tetap memprogramkan IB tersebut. Program yang berpihak pada masyarakat itu untuk percepatan peningkatan pendapatan masyarakat petani Tanah Datar.

“Pemerintah pusat pada tahun 2015 lalu terakhir melaksanakan program itu, kita di Tanah Datar tetap melakukannya dengan sumber dana APBD daerah dan di Sumbar satu-satunya Kabupaten Tanah Datar yang melakukannya karena program kawin suntik yang menggunakan bibit ung­gul ini bertujuan untuk percepatan perkembangan ternak sapi, kerbau dan kambing masyarakat,” sebut Kepala Dinas Peternakan dan Perika­nan Tanah Datar, Ir Daryanto Sabir, M.Si Dt Majo Sinaro kepada Haluan di ruang kerjanya, Rabu (2/3) me­nerang­akan.

Dikatakan, alasan program IB atau kawin suntik itu tetap dilanjutkan Dinas Peternakan dan Perikanan Tanah Datar juga karena sistem kawin alam pada ternak masyarakat tidak efektif, itu disebabkan karena masya­rakat peternak tidak selalu memiliki hewan pejantan. Sebelum tahun 2016 program itu telah diluncurkan pusat yang dinamakan gerakan birahi inse­minasi buatan (GBIB) yang diberikan kepada masyarakat secara gratis, namun tahun itu GBIB itu tidak ada lagi dari pusat dan Tanah Datar tetap melanjutkannya yang juga gratis agar masyarakat bisa terbantu melalui dana APBD Kabupaten Tanah Datar 2016, sebut Daryanto Sabir mantan Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Infor­matika Tanah Datar yang juga pernah mengabdi selama 20 tahun diberbagai instansi Pemerintah Kota Padang

“Tahun ini kita fokus kepada IB sapi dengan bibit unggul dan saat ini yang ada untuk sapi simental, kita harapkan kebutuhan ini bisa terpenuhi untuk masyarakat  secara kontinyu. Untuk penyakit sapi saat ini, alham­dulillah tidak ada yang menonjol dan dapat diatasi oleh masyarakat atas arahan dari petugas yang menangani kesehatan hewan dan di Tanah Datar kita memiliki sembilan orang dokter hewan,” sebut Daryanto Sabir, Kadis Peternakan dan Perikanan yang menjabat sejak 10 Februari 2015 mengungkapkan. (h/fma)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 13 Februari 2018 - 22:49:42 WIB

    Bursa Kerja Disnakertrans Sumbar, 1.139 Pencaker Tamatan S1

    Bursa Kerja Disnakertrans Sumbar, 1.139 Pencaker Tamatan S1 PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  Sumbar mencatat 1.686 orang pelamar kerja terdaftar dalam bursa kerja (job fair)  yang diadakan selama dua hari (8-9/2) di pelataran Disnakert.
  • Selasa, 08 Agustus 2017 - 10:13:07 WIB

    Prediksi Disnak, Jumlah Kurban di Sumbar Turun

    Prediksi Disnak, Jumlah Kurban di Sumbar Turun PADANG, HARIANHALUAN.COM—Dinas Peternakan Sumatera Barat (Sumbar) memprediksi jumlah hewan kurban di provinsi ini pada Iduladha kali ini turun daripada tahun lalu. Pada tahun lalu, jumlah hewan kurban di Sumbar 40 ribu ekor.
  • Selasa, 24 Januari 2017 - 10:28:04 WIB

    Berkas Dugaan Pungli Disnak Belum Lengkap

    PADANG, HALUAN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar masih terus berupaya melengkapi berkas kasus dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar. Hingga saat ini, penyidik masih bolak-b.
  • Selasa, 18 Agustus 2015 - 18:58:56 WIB

    Disnak Pasaman Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    PASAMAN, HALUAN — Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman membidangi peternakan segera melakukan pemantauan terhadap kesehatan hewan kurban di daerah setempat. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi beredarnya d.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM