PIN Polio, Sumbar Sasar 545.359 Anak


Sabtu, 05 Maret 2016 - 03:54:28 WIB

PADANG, HALUAN — Mulai 8 hingga 15 Maret nanti, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI kembali menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak di seluruh Indonesia kecuali Provinsi Yogya­karta. Pelaksanaan PIN Polio merupakan langkah untuk mempertahankan sertifikasi bebas Polio. Pemerintah menargetkan PIN Polio akan mencakup lebih dari 95 target.

Di Sumbar sendiri, ber­dasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pro­vinsi, jumlah sasaran PIN Polio tahun ini sebanyak 545.359 anak berusia 0-59 bulan, termasuk pendatang. Baik di Sumbar, bahkan di seluruh Indonesia, Polio terakhir kali ditemukan pada 2006 lalu dan mulai 2014 lalu Indonesia telah mendapat sertifikasi bebas polio.

Kepala Dinkes Sumbar Rosnini Savitri melalui Ke­pa­la Bidang (Kabid) Pe­nanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sumbar, Irene, kepada Haluan di ruang kerjanya mengatakan, PIN polio akan dilak­sa­nakan di Posyandu, Po­lindes, Poskesdes, Pus­kes­mas, Puskesmas pem­bantu, dan Rumah Sakit serta pos pelayanan imunisasi lain yang ditentukan Dinas Kese­hatan setempat.

“Untuk PIN Polio ini memang serentak dilak­sa­nakan di seluruh In­do­nesia selain Provinsi Yog­yakarta. Karena provinsi itu tidak lagi menggunakan vaksin polio tetes. PIN Polio penting di­lakukan de­mi memberikan per­lin­dungan secara optimal dan merata pada kelompok umur 0-59 bulan terhadap polio yang disebabkan oleh virus Polio Sabin yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada otot anak, teruatama otot tungkai bawah dan itu ti­dak bisa disembuhkan la­gi,” kata Irene, Kamis (3/3).

Irene juga memastikan bahwa sosialisasi ke kabu­paten/kota di seluruh Sum­bar telah dilakukan agar target mencapai sasaran di atas 95% dapat dila­kukan. Sel­ain itu, ia juga me­ngim­bau agar orangtua me­mba­wa anaknya ke Pos PIN Polio pada jadwal yang telah ditentukan, agar tidak luput dari sasaran pelaksanaan.

“Kami juga tekankan ke setiap pos untuk melakukan sweeping (jemput bola) ke rumah-rumah penduduk yang tidak men­gi­kut­ser­takan anak mereka untuk diimunisasi polio pa­da PIN ini. Masa sweeping ini kami canangkan selama tiga hari setelah operasi PIN di­lak­sanakan. Pokonya ka­mi harus mencapai target se­tinggi mungkin, minimal 95% dari jumlah sasaran,” jelasnya lagi.

Dari data sasaran di Sum­bar juga dapat dilihat, jumlah anak laki-laki yang akan mendapatkan imu­ninasi ma­sal ini adalah sebanyak 277.750, sedangkan jumlah sa­saran anak perempuan adalah sebanyak 267.609. Se­dangkan untuk data ka­bu­paten/kota. Padang me­n­jadi daerah dengan sasaran ter­tinggi dengan 81.994 sasa­ran, disusul Kabupaten Pa­saman Barat dengan jumlah 51.213 sasaran dan Kabu­paten Agam dengan total 47.517 sasa­ran. Sedangkan Kota Pa­dang Panjang men­jadi daerah dengan sasaran teren­dah dengan hanya 5.320 sasaran.

Dari pantauan Haluan di lapangan, terlihat beberapa puskesmas dan puskesmas pembantu telah menyatakan siap menghadapi PIN Polio pada 8 Maret nanti. Segala keperluan teknis dan sosia­lisasi juga telah dikoor­di­nasikan dengan pe­me­rin­tahan dari tingkat yang ter­kecil. “Untuk per­sia­pan­nya, boleh dibilang sudah seratus persen siap. Tinggal me­nunggu waktunya saja dan menc­apai target seting­gi mung­kin,” kata dr. Desi dari Puskesmas Andalas, Padang.

Sementara itu dari masyarakat, En (41), warga Lu­buk Begalung me­nya­takan sudah men­dapatkan informasi dari Kelurahan mengenai PIN Polio dan telah berencana membawa anaknya untuk men­da­patkan imunisasi tersebut. “Kader Posyandu sudah datang ke rumah. Saya insya­allah datang, ‘kan demi kesehatan anak juga,” ka­tanya singkat. (h/isq)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM