Rampok Tembaki Pasar di Taeh


Sabtu, 05 Maret 2016 - 03:57:22 WIB
Rampok Tembaki Pasar di Taeh

Setelah rampok di Pangkalan, aksi yang nyaris serupa nyaris terjadi di Pasar Jumat, Taeh, Kecamatan Payakumbuh. Jika di Pangkalan pelaku main tebas, maka di Pasar Jumat, Taeh, pelaku menembakkan pistol miliknya.

LIMAPULUHKOTA, HA­LUAN — Kabupaten Lima­puluh Kota kembali digera­yangi rampok,Jumat (4/3) siang. Pelaku beraksi saat ummat muslim di Pasar Jumat, Nagari Taeh, Keca­matan Payakumbuh, tengah menunaikan ibadah Salat Jumat. Diiringi dengan tem­bakan, pelaku menjarah toko emas dan membawa kabur 125 gram emas dan uang tunai Rp20 juta.

Baca Juga : Polda Sumbar Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI 

Belum lama ini, kawa­nan rampok juga beraksi di Kabupaten Limapuluh Ko­ta, tepatnya di Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Pada peristiwa yang terjadi Rabu (24/2) sore itu, pelaku ber­aksi di rumah penduduk dan sempat melukai korbannya.

Aksi pelaku seperti main kucing-kucingan dengan polisi. Padahal, Kamis (3/2) polisi menyeruak Nagari Mang­gilang untuk mencari pelaku kri­minal.  Tak cukup sehari, pelaku yang belum diketahui identi­tasnya ini membuat resah warga.

Baca Juga : Gubernur Sumbar Sebut Tanaman Serai Wangi Bisa Untungkan Petani

Kapolsek Payakumbuh AKP Asniwati di lokasi mengatakan, dari keterangan yang ia peroleh, pelaku beraksi saat Salat Jumat berlang­sung. Ketika itu pasar hanya ditem­pati oleh kaum ibuk-ibuk Menu­rutnya, pelaku yang berjumlah dua orang itu juga sempat menge­luarkan 3 kali tembakan..

“Dua tembakan dilepaskan pelaku di lokasi untuk mengan­cam korban dan satu tembakan dilepas saat pelaku ini berusaha kabur,”terangnya lagi.

Baca Juga : SE Pemprov Sumbar tentang Salat Tarawih: Berwudu di Rumah Masing-masing, Jangan Bersalaman

Untuk memuluskan aksinya, pelaku yang berjumlah dua orang tersebut menaiki sepeda motor matik jenis Honda Beat warna putih. Kronologis berawal, saat dua orang yang tidak dikenal masuk kepasar tradisional Taeh ketika sholat Jumat berlang­sung.  Di pasar tersebut, setidak­nya terdapat sebanyak 30 lapak dengan berbagai dagangan.

Pelaku langsung mengham­piri lapak milik Riga Yati (42) yang berjualan emas. Lapak yang berada hanya 15 meter  dari jalan utama tersebut, dengan cepatnya digasak oleh kedua pelaku.

Baca Juga : Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Samudera Hindia Barat Mentawai

Saksi mata Sari (30) pedagang setempat mengungkapkan, ke­dua pelaku masuk pasar dan meng­hampiri lapak milik Yati. Tanpa basa-basi, pelaku langsung meru­sak etalase dagangan Yani yang  berisi emas . Korban sempat melawan, tetapi saat itu pelaku langsung melepaskan 2 tembakan ke arah atas hingga membolongi atap pasar tersebut.

Pasar yang saat itu diramaikan oleh kaum ibuk-ibuk, sempat heboh setelah terdengar dua tembakan yang dilepaskan pela­ku. Pedagang pasar, berlarian dan kondisi pun panik. Sedang­kan pedagang emas keliling yang dirampok tersebut, pasrah de­ngan keadaan.

Dalam hitungan detik, selu­ruh emas yang berada didalam etalase tersebut, berhasil diambil pelaku dan dipindahkan ke dalam tempat sudah disiapkan pelaku. Tak sampai disana, tas yang awalnya dipegang korban, turut direbut. “Ada uang tunai senilai Rp 20 juta didalam tas,”terang korban Yati kepada petugas kepolisian saat olah tempat keja­dian perkara. 

Kurang dari 1 menit, kedua pelaku meninggalkan korban yang tengah panik. Sedangkan pedagang lainnya juga panik dan berlarian untuk  menye­lemat­kan diri. Sebelum meninggalkan pasar dengan sepeda motor, pelaku juga sempat melepaskan satu tembakan kearah atas.

“Pelaku akan dikejar oleh warga. Saat itu juga pelaku kem­bali melepaskan satu  tembakan untuk menakuti warga. Pelaku kabur ke arah Payakum­buh,” terang AKP Asniwati Kapolsek Payakumbuh.

Sampai saat ini, petugas gabu­ngan dari Polsek Payakumbuh dan Polres Payakumbuh masih memburu keberadaan pelaku yang diperkirakan berusia 35 hingga 40 tahun tersebut. Ang­gota pun disebar dibeberapa titik yang diduga tempat persem­bunyian pelaku. “Mereka kita buru dan anggota pun disebar,” terang AKP Asniwati lagi.

Petugas juga berhasil mene­mukan beberapa barang bukti yang ditinggalkan pelaku. Seperti palu yang digunakan pelaku untuk pemecah kaca etalase dan beberapa tempat emas seperti cincin, kalung dan liontin.  

Aksi rampok berpistol kali ini, merupakan yang kesekian kalinya terjadi di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Pada Jumat September 2015 lalu, rampok bersenjata juga beraksi hingga melepas tembakan ke salah seo­rang  nasabah bank. (h/ddg)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]