SPFC Bawa Sejumlah PR Besar dari Kaltim


Senin, 07 Maret 2016 - 04:04:16 WIB
SPFC Bawa Sejumlah  PR Besar dari Kaltim

PADANG, HALUAN — Semen Padang harus menerima kenyataan pahit tersingkir di babak penyisihan Piala Gubernur Kalimantan Timur. Tentunya Nil Maizar kembali ke Pa­dang membawa sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) besar yang harus diselesainkanya sebagai persiapan menghadapi Indonesia Super Kompetisi yang rencananya akan digelar pada April mendatang.

Dari tiga pertandingan babak penyisihan grup C Piala Gubernur Kalimantan Timur, Semen Padang ha­nya berhasil meraih tiga poin dari tiga pertandingan. Anak asuh Nil Maizar hanya sanggup menang dari Su­rabaya United dengan skor 1-0 dan dua pertandingan lainya kalah dari Persiba dengan skor 1-2 dan dari tim amatiran PON Kaltim de­ngan skor 1-0.Dari tiga per­tandingan tersebut Semen Padang hanya mampu men­jaringkan dua gol dan kebo­bolan dengan tiga gol.

Baca Juga : PSSI Gelar Vaksinasi Tahap Kedua untuk Peserta Piala Menpora

“Kami akan lakukan evalusi. Seperti disebutkan dulu, Piala Gubernur Kal­tim jadi momen persiapan sekaligus melihat kapasitas seluruh pemain termasuk asing jelang kompetisi do­mestik,” ujar Suranto, ma­najer Semen Padang, se­p­er­ti dikutib dari bola.com.

Lini depan tetap menjadi permasalahan terbesar bagi Semen Padang, bahkan per­masalahan ini semenjak Piala Jenderal Sudirman. ketidak adaanya stiker yang bertipe sebagai predator di kotak penalti adalah sumber utamanya, oleh sebab itu sejumlah skema permainan Semen Padang seperti ter­putus, karena tidak adanya penyelesaian akhir dari seorang striker.

Baca Juga : Timnya Dikalahkan MU 1-3, Jose Mourinho Malah Ngambek

Setelah selesai Piala Jen­­deral Sudirman Semen Padang mencoba men­da­tangkan pemain asing as­al Brasil yaitu Taffarel, namun sayangnya dia masih belum bisa berkontribusi banyak. Kalau dilihat Taffarel lebih banyak bermain sebagai pemain tengah.

Selain itu, mental pe­main ketika tertinggal perlu dibenahi oleh Nil Maizar. Jika dirujuk kembali ke Piala Jenderal Sudirman, bagaimana jika sudah ter­tinggal Semen Padang se­olah sulit untuk bangkit, se­lain itu para pemain ter­buru-buru dalam bermain, sehingga banyak peluang emas yang mestinya menjadi gol gagal di manfaatkan selain itu, pemain Semen Padang seolah terpaku de­ngan penyerangan dan ketika mendapat serangan balik mereka tidak siap.

Baca Juga : Milan Atasi Parma, Ibrahimovic Diusir dari Lapangan

Hal itu bisa terlihat saat laga melawan tim PON Kaltim kemarin. Bagai­mana gol dari Tim PON Kaltim berawal dari se­rangan balik yang cepat dan sejumlah peluang lainya. Untuk masalah striker, ten­tunya sudah sepantas dan selayaknya Semen Padang untuk mencari tambahan striker murni yang memiliki gaya bermain ngotot, jika hanya mengandalkan pe­main yang ada saat ini ten­tunya akan sangat sulit bagi Semen Padang untuk ber­saing di Indonesia Super Kompetisi.

“Sejak awal kami tidak menargetkan apapun pada turnamen ini. Tujuan kami hanya menjadikan Piala Gubernur Kaltim sebagai momen pematangan tim. Menyangkut evaluasi, kami serahkan ke pelatih,” jelas Suranto. (h/san)

Baca Juga : Benzema dan Kross Bawa Madrid Menang di Duel Clasico

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]