Bangunan Terus Menjamur di Zona Merah


Selasa, 08 Maret 2016 - 03:34:21 WIB

PAINAN, HALUAN — Ba­ngunan di zona merah  pada sejumlah Nagari dan Jorong sepanjang pantai yang ra­wan bencana alam di Ka­bupaten Pesisir Selatan te­rus tumbuh bak jamur di musim hujan. Warga seolah tidak mengindahkan im­bauan pemerintah.

Kepala BPBD Pessel Pri Nur­din Senin (7/3) me­nyebutkan, kecenderungan warga mendirikan rumah atau bangunan untuk usaha di zona merah semakin besar, terutama di jalur Lintas Barat Sumatera. “Ka­mi sudah sampaikan la­rangan membangun rumah atau bangunan di zona me­rah, namun bangunan justru tumbuh bak jamur di musim hujan. Misalnya di Jorong Pasir Putih Kam­bang, warga ber­lomba-lomba men­di­rikan bangunan,” katanya.

Disebutkannya, sekitar 300 ribu warga Pessel rawan terancam tsunami. Jumlah itu lebih separoh ma­sya­rakat Pessel yang bermukim di sepanjang garis pantai. Terkait ancaman tersebut, pemerintah kabupaten terus me­lengkapi fasilitas eva­kuasi di seluruh kecamatan yang rawan tsunami, agar daerah itu siap hadapi ben­cana. “Selain melengkapi fasilitas penyelamatan, pe­merintah kabupaten juga di­tuntut memberikan pe­la­jaran kepada masyarakat ten­­tang tata cara me­ng­ha­dapi bencana. Selain itu, de­ngan memberikan pema­haman ke masyarakat, de­ngan sendirinya warga akan terbantu secara psikologis menghadapi bencana alam,” ungkapnya.

Wakil Bupati Pessel Rus­­­ma Yul Anwar, me­ngatakan, saat ini Pessel telah melakukan upaya - upaya persiapan. Namun me­nurutnya persiapan ter­sebut masih belum optimal.

Menurutnya sedikitnya ada 41 ruas jalur evakuasi tsunami yang akan dibuat dalam mengantisipasi ben­cana.”41 jalur evakuasi ini tersebar dalam beberapa kecamatan yang dekat atau berada disepanjang garis pantai,” katanya.

Pemerintah secara ber­tahap tetap berupaya me­lan­jutkan pembangunan jalur evakuasi dengan be­ker­ja­sama dengan swadaya ma­syarakat terutama pada dae­rah yang dinilai rawan. “Pa­da beberapa daerah go­tongroyong masyarakat ini sangat membantu sehingga memudahkan pemerintah dan tinggal memperlancar akses yang akan dilewati ,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan, Pessel memiliki tiga nagari siaga bencana tsunami di­antaranya nagari Sago, Sa­lido dan Surantiah karena tiga nagari ini memiliki daerah ketinggian yang bisa dijadikan sebagai tempat evakuasi. “Dengan di­jad­i­kannya tiga nagari ini seba­gai nagari siaga bencana, sehingga pemerintah daerah bisa melakukan sosialisai secara langsung kepada ma­sya­rakat melalui simulasi-simulasi yang dilakukan,” katanya.

Menurutnya, dengan pe­ngembangan program na­gari siaga sehingga me­mu­dah­kan dalam melak­sa­nakan sosialisasi, tapi juga di dukung oleh sarana dan prasarana yang memadai sebagai mana diren­ca­na­kan.Sosialisasi siaga ben­cana juga berlangsung di sekolah yang ada di daerah tersebut. (h/har)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 20 Mei 2019 - 19:44:00 WIB

    Perempuan Merupakan Pelaku Pembangunan Paling Produktif

    Perempuan Merupakan Pelaku Pembangunan Paling Produktif PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Meskipun jumlah perempuan di Indonesia hanya 49 persen dari jumlah laki-laki, namun kaum perempuan dinilai sebagai pelaku pembangunan paling produktif..
  • Ahad, 19 Mei 2019 - 16:01:48 WIB

    Pemkab Pessel Lanjutkan Pembangunan Tebing Pantai

    Pemkab Pessel Lanjutkan Pembangunan Tebing Pantai PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Abrasi yang hampir merambah sepanjang daerah bibir pantai yang berada dibeberapa nagari di Pessel. Kondisi ini merupakan salah satu bencana alam yang mengancam kehidupan masyarakat..
  • Selasa, 14 Mei 2019 - 18:21:21 WIB

    Diujuluki Daerah Segitiga Emas, Bupati Hendrajoni Dorong Percepatan Pembangunan Tapan

    Diujuluki Daerah Segitiga Emas, Bupati Hendrajoni Dorong Percepatan Pembangunan Tapan PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Tim Safari Ramadan (TSR) yang dipimpin oleh Bupati Hendrajoni menyambangi Masjid Al-Furqan di Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan (Rahul), Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (13/5)..
  • Ahad, 05 Mei 2019 - 15:57:12 WIB

    Masjid Tablighiyah Butuh Biaya Pembangunan

    Masjid Tablighiyah Butuh Biaya Pembangunan BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) senilai Rp33 miliar, masih membutuhkan biaya. Pasalnya hingga saat ini, kondisi keuangan untuk kelanjutan pembangu.
  • Ahad, 05 Mei 2019 - 14:34:32 WIB

    Pembangunan Masjid Terapung Masuk Tahap Tender

    Pembangunan Masjid Terapung Masuk Tahap Tender PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemkab Pessel pada tahun 2019 ini membangun satu unit Masjid Terapung yang megah dan elegan dengan memafaatkan dan APBD Pessel sebesar Rp27,5 miliar di kawasan objek wisata Caracok Painan. Hal ini d.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM