Pemko Tanjung Pinang

2016, Bantu 650 RTS


Sabtu, 12 Maret 2016 - 03:36:30 WIB
2016, Bantu 650 RTS

TANJUNGPINANG, HALUAN—Pemerintah Ko­ta (Pemko) Tanjung­pinang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Din­sosnaker) Kota Tan­jung­pinang akan melan­jutkan penyaluran bantuan kepada 650 rumah tangga sasaran (RTS) pada tahun 2016 ini.

“Ratusan penerima ban­tuan tersebut, merupakan penerima tahun 2015 lalu, yang ditunda karena defisit. Jadi dilanjutkan tahun 2016 ini dengan menggunakan data penerima tahun lalu. Tahun ini tidak ada pe­nerima baru,” ungkap Ke­pala Dinsosnaker Kota Tan­jungpinang, Surjadi, Kamis (10/3).

Baca Juga : Dampak Pandemi Covid-19, Hanya Seorang Wisman Kunjungi Riau

Dijelaskan Surjadi, se­ba­nyak 650 RTS tersebut terbagi dalam tiga ke­lom­pok, yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUBe) dengan jumlah 45 kelompok, dima­na masing-masing kelom­pok berisikan 10 orang.

Kemudian, kata Surjadi, Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 100 RTS. Dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) seba­nyak 100 RTS.

Baca Juga : Grand Launching COE Pariaman Festival 2021 Dihelat di Pekanbaru

Anggaran yang diper­untukkan bagi program rehab RTLH sebanyak Rp­4.­942.769.000.

Sementara untuk prog­ram pembinaan unit usaha Rp311.497.000. Sedangkan bagi KUBe, se­tiap kelom­pok memperoleh bantuan Rp20 juta, dengan total Rp900.000.000.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Sumbar Butuh Kepedulian Semua Elemen

“Itu semua dari APBD Kota Tanjungpinang tahun 2016. Tapi untuk KUBe akan diusulkan di APBD Perubahan,” terangnya.

Kembali dijelaskan Sur­jadi, alasan penundaan pe­nyaluran bantuan di tahun 2015 adalah ke­tia­daan ang­garan karena defisit.

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Tapi, sebagian program rehab RTLH telah dilak­sanakan di akhir tahun 2015 lalu.

“Karena kemarin di­tunda, jadi bantuan ini di­lan­jutkan,” pungkasnya.

Selain itu, untuk prog­ram Rumah Tak Layak Hu­ni (RTLH) di Kota Tan­jungpinang tahun 2015, dikarenakan, dana shering program Taskin dari Pro­vinsi Kepri dan belum tu­runnya anggaran APBD Perubahan 2015.

Surjadi mengatakan pe­ngerjaan fisik RTLH hing­ga saat ini belum dila­ku­kan.

Namun untuk per­tang­gung jawaban administrasi akan disele­saikan sebelum ber­akhirnya masa ang­garan.

“Kalau Bantuan Sosial (Bansos) tidak terikat tahun anggaran pengerjaan fisik­nya. Jadi tidak ada masalah apabila pembangunan fisik RTLH dilakukan pada ta­hun 2016 mendatang,” ucap Surjadi.(cw53)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]