REI Targetkan Bangun 6.500 Unit Rumah Bersubsidi


Senin, 14 Maret 2016 - 03:08:16 WIB
REI Targetkan Bangun 6.500 Unit Rumah Bersubsidi

PEKANBARU, HALUAN — Pengembang perumahan yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Pro­vinsi Riau menargetkan untuk pengembangan bisnis perumahan subsidi diba­ngun 6.500 unit pada tahun 2016 meski mengalami pe­nurunan tahun lalu.

“Tahun lalu kami tar­getkan 6.500 unit namun yang tercapai hanya 3.000 unit lebih. Tahun ini tetap kami targetkan 6.500 unit,” kata Sekretaris Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Riau Sujono di Pekanbaru, Jumat (11/3).

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Dia mengatakan pada tahun 2015 terjadi penu­runan pemasukan karena hampir seluruh penjualan juga menurun. Hal itu dise­babkan beberapa faktor seperti daya beli menurun karena kondisi ekonomi yang juga melemah.

Lebih lanjut ia men­jelaskan bahwa pengem­bang sektor perumahan ini juga kait mengait dengan perusahaan lain. Contohnya perusahaan kayu, martil, paku dan perusahaan lain­nya yang ada mengalami peningkatan harga per ko­mo­ditinya.

Baca Juga : Berkunjung ke Solo tak Afdal Kalau Belum...

Untuk itu dia meng­ha­rap­kan pada pemerintah agar paket-paket perizinan dipermudah. Diantaranya izin lokasi, izin mendirikan bangunan, izin perubahan penggunaan tanah, dan izin-izin lainnya. Selain itu juga dari aspek perpajakan se­ring­kali bertabrakan karena menurutnya program rumah bersubsidi ini sepenuhnya didu­kung.         

Meski demikian, dia ya­kin pengembangan peru­mahan ini akan terus men­jadi bisnis properti menjan­jikan. Karena bisnis ini dila­kukan dengan konsep yang terus berjalan menuntut kreatifitas dan ide segar yang baru menempati prio­ritas utama.

Baca Juga : Daftar 10 Tempat Paling Indah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

REI Riau”Program yang akan dilakukan untuk me­ningkatkan penjualan di tahun 2016 belum bisa dije­laskan secara detail. Nanti disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi,” ungkap­nya.

Terkait telah diter­bit­kannya penurunan suku bunga acuan (BI rate) oleh Bank Indonesia sebesar 25 bps di tengah perlambatan ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah, dika­takannya sejauh ini belum ada dampaknya terhadap pengembangan bisnis peru­mahan. (h/hai)

Baca Juga : Sekjen PHRI Sebut 121.485 Pegawai Hotel-Restoran Bakal Divaksin Corona

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]