Petani Kamang Baru Diduga Diterkam Harimau


Senin, 14 Maret 2016 - 04:26:37 WIB
Petani Kamang Baru Diduga  Diterkam Harimau ABDUL GANI (35) Warga Nagari Padang Tarok menderita luka di bagian kepala yang diduga akibat diterkam harimau, Sabtu (12.3) saat pergi ke ladang miliknya.

SIJUNJUNG, HALUAN — Nasib nahas menimpa seo­rang petani warga Jorong Muaro Buan Kenagarian Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung bernama Abdul Gani (40) yang ditemukan tak sadarkan diri dengan bagian kepala mengalami luka robek dan menge­luar­kan darah, Sabtu (12/3). Abdul gani menderita luka diduga akibat diterkam harimau saat pergi ke la­dangnya seorang diri.

Informasi yang dirang­kum dari berbagai sumber menyebutkan, Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB korban seperti biasa berang­kat ke ladang untuk mena­rik kayu seorang diri tanpa ditemani rekan yang biasa yang menemaninya pagi itu, kemudian rekan korban lainnya yang pergi menyusul korban ke ladang untuk membantu korban yaitu Suhab (50), Irun (40), Si­pam (45) dan Asir (45)  menemukan korban dalam keadaan tak sadarkan diri alias pingsan dengan bagian kepala mengeluarkan darah serta menemukan jejak bina­tang yang diduga merupa­kan jejak harimau.

Baca Juga : Usai Dilantik, Mahyeldi-Audy akan Tempati Rumah Dinas di Jalan Sudirman dan Raden Saleh

Terkejut dan panik, para rekan korban bergegas mengevakuasi Gani ke Puskesmas Aie Amo Kenagarian Maloro untuk men­dapatkan pengobatan.

Setelah dibawa ke Puskesmas Aie Amo, korban menderita luka robek di kepala sepanjang 2 cm dengan luka dalam mencapai 0,5 cm, dan mendapatkan lima jahi­tan. Setelah mendapatkan pengo­batan korban mulai sadar dan stabil.

Baca Juga : Pertamina Kembangkan PLTP di Sungai Penuh Jambi, Kapasitas 55 MW

Kapolres Sijunjung AKBP Dwi Sulistyawan melalui Ka­polsek Kamang AKP Sugianto yang dikonfrimasi wartawan mengatakan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan BKSDA untuk memastikan keja­dian tersebut. “Korban memang diduga diterkam harimau,” ka­tanya. 

Ia menghimbau warga Pa­dang Tarok agar berhati-hati jika akan pergi ke kebun atau ladang,  jangan pergi sendirian, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan sampai pihak ke­polisian dan pihak BKSDA me­ne­mukan harimau yang diduga terganggu habitatnya tersebut. (h/ogi)

Baca Juga : Wali Kota Pariaman Berharap Musda LKAAM dan Bundo Kanduang Hasilkan Pimpinan Terbaik

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]