DPRD Tinjau Kelayakan Aset


Selasa, 15 Maret 2016 - 02:59:14 WIB
DPRD Tinjau Kelayakan Aset

SAWAHLUNTO, HALUAN — DPRD Sa­wahlunto akan meninjau kondisi kelayakan aset daerah, guna pemberian rekomendasi terkait pengusulan penghapusan aset gedung milik pemerintah ke gedung dewan.

“Jika memang dibutuhkan untuk diha­puskan, DPRD akan memberikan re­komendasi sehingga bisa menjadi dasar untuk pengajuan pembangunan gedung baru yang lebih representatif,” kata Ketua Komisi III DPRD Sawahlunto, Deri Asta ketika meninjau sejumlah aset gedung sekolah dasar dan kantor desa yang diajukan untuk dihapuskan.

Baca Juga : DLH Kabupaten Pessel: Kepekaan Siswa Secara Dini Terhadap Ancaman Lingkungan Perlu Dilakukan

Terkait rencana penghapusan sejumlah bangunan  gedung SD dan Kantor Desa Batu Tanjung, untuk dilakukan pemba­ngunan lagi demi peningkatan sarana pelayanan.

Menurutnya proses penghapusan akan dilakukan melalui peninjauan langsung gedung atau aset tersebut dan juga menurut kajian analisa kerusakan dan urgensi dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum.

Baca Juga : Personel Polri dan ASN Polres Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

“Setelah itu akan kita kaji ditingkat omisi, kalau memang layak dihapus dan diganti dengan bangunan baru, selanjutnya akan diajukan kepimpinan dewan, untuk diparipurnakan secara internal dan dilahir­kan rekomendasi terhaap penghapusan­nya,” katanya kepada Haluan.

Untuk peninjauan langsung ke lapangan Komisi III turun dengan anggota lengkap dengan Deri Asta sebagai Ketua Komisi, wakil Ketua komisi III Adi Ikhtibar, anggota lainnya Yunasril, Elfia Rita Dewi, Masrizal dan Lazuardi, meninjau 5 lokasi aset yang diajukan untuk dihapus.

Baca Juga : Pemkab Agam Seleksi Kafilah Menjelang MTQN Sumbar ke-39

Kelima aset tu yakni, SDN 13 Pasar Remaja Lembah Segar, SDN 17 Talago Gunung Kecamatan Barangin, SDN 12 Talawi Mudik, SDN 08 Kumbayau dan Kantor Desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi.Peninjauan itu juga didampingi Kabid Aset DPKAD Sawahlunto Afridar­man dan dari Bidang Cipta Karya Dinas PU.

Sementara itu Kepala SDN 13 Pasar Remaja Hasriwati ketika menyambut rombongan itu menjelaskan, keinginan mengajukan penghapusan aset terhadap bangunan 4 lokal dengan kondisi 30 persen ini, karena telah didirikan pada tahun 1977.

Baca Juga : Minimalisir Penggelapan Aset Daerah, Pemkab Pessel Lakukan Inventarisasi Secara Berkala

Selain itu, hal ini juga salah satu persyaratan dalam mendapat dana pemba­ngunan melalui DAK untuk membangun gedung baru yang representatif.

Kondisi yang sama juga disampaikan majelis guru SDN 17 Talago Gunung, SDN 12 Talawi Mudik dan SDN 08 Kumbayau, ketiga sekiolah tersebut juga membutuhkan penghapusan aset akibat bangunan yang sudah tidak layak digunakan.Rumah dinas Kepala Sekolah yang sudah dalam kondisi rusak .

Bahkan ada rumah dinas kepala sekola SDN 08 Kumbayau kondisinya rusak mencapai 90 persen.

“Rumah Dinas Kepala Sekolah yang dibangun tahun 1970 dan terakhir diman­faatkan tahun 1986, kondisinya sangat tidak layak digunakan, sehingga diperlukan bangunan baru,” tutut Kepsek SDN 08 Kumbayau Nofiarti.

Khusus untuk kantor desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi, permohonan untuk penghapusan bangunan untuk dibangun kembali, telah direncanakan dan telah termasuk pada dana APBD kota Sawah­lunto tahun 2016. (h/mg-rki)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]