Festival Danau Kembar 2016 Segera Digelar


Selasa, 15 Maret 2016 - 03:02:28 WIB
Festival Danau Kembar 2016  Segera Digelar

AROSUKA, HALUAN—Sem­pat vakum selama 5 tahun, Pemerintah Kabu­paten Solok melalui Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan kembali mengangkat  iven pa­gela­ran budaya lokal bertajuk festival danau kembar pada tahun ini. Destinasi dari kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat kem­bali potensi pariwisata yang ada, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan  ke daerah itu.

“Pelaksanaan iven ini merupakan bentuk eks­plo­rasi terhadap potensi ke­senian dan kebudayaan lo­kal yang ada, yang belum banyak diketahui oleh dunia luar. Kita agendakan pelak­sanaanya sejalan dengan agenda ulang tahun Kabu­paten Solok 2016 ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Solok, Alfajri di Arosuka, Jumat (11/3).

Baca Juga : Pemkab Agam Lelang Puluhan Paket Pekerjaan Senilai Rp73 Miliar

Alfajri menyebutkan, Kabupaten Solok saat ini setidaknya memiliki sekitar 180 potensi pariwisata  yang terdiri dari  obyek wisata alam, budaya, sejarah, re­ligius dan wisata kuliner. Objek wisata ini yang terse­bar di 74 nagari di 14 wila­yah kecamatan di daerah itu. Potensi lima buah danau yang dimiliki oleh Ka­bu­paten Solok, tentunya anu­gerah terindah yang dimiliki oleh daerah yang tekenal sebagai penghasil buah mar­kisah yang sudah mulai pu­nah itu.

Di utara kab. Solok ada danau Singkarak yang sudah terkenal hingga ke man­canegara lewat ivent balap sepeda internasional tour de singkarak.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Pesisir Selatan Lakukan Visitasi ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr M Zein Painan

Sementara di selatan ada danau kembar, yang oleh warga setempat lebih dikenal dengan nama danau diatas dan danau dibawah, serta danau talang yang berada di lereng gu­nung talang  dan danau tuo yang berada di lereng bukit barisan  di daerah Koto­sani. Belum lagi hamparan hijau kebun teh yang mem­ben­tang dari nagari Batang barus dan nagari Air Ba­tumbuk hingga ke lereng Gunung Talang, semakin memperkokoh potensi yang dimiliki oleh daerah yang memiliki dua iklim ini.

Pihaknya menyebutkan, obyek wisata alam, budaya, sejarah dan lainnya itu, sejak beberapa tahun terakhir, setiap harinya ramai dikun­jungi oleh ratusan wisa­tawan lokal dan manca­negara. Wisatawan domes­tik seperti dari daerah pro­vinsi tetangga Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan bahkan dari Jakarta, terlihat setiap hari singgah menikmati keindahan obyek wisata di sepanjang kawasan Gunung Talang, Singkarak dan Da­nau Kembar.

Baca Juga : Sekitar 48 Pencaker di Agam Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

Alfajri mengungkapkan, sejak dua tahun belakangan, pihaknya telah berupaya membenahi sedikit demi sedikit kawasan villa dan confention hall Alahan Pan­jang sebagai salah satu lo­kasi wisata unggulan. Se­perti keluhan pengunjung tentang susahnya air untuk keperluan mandi dan mem­perbaiki WC di sekitar area villa.

Sedangkan tahun 2016 ini, pihak Dinas Pari­wisa­ta merencanakan program renofasi dermaga Singkarak dan kawasan villa alahan panjang. Saat ini, kata dia setidaknya ada sekitar Rp 1,9 Miliyar dana yang siap digelontorkan untuk pem­be­nahan sektor kepa­ri­wisataan yang ada melalui dinas yang dipimpinnya. “ Ada juga dana yang ditarok di SKPD lain sperti PU dan Koperindag, yang tujuannya juga untuk menggenjot sek­tor pariwisata ini,” katanya.

Baca Juga : Kebakaran Lahan Gambut di Durian Kapeh Meluas Jadi 9,5 Hektare

Terhadap upaya itu, Pe­merintah Kabupaten Solok menargetkan kunjungan setengah juta wisatawan lokal dan mancanegara ber­kunjung ke daerah itu pada 2016. “ Melihat prospek kunjungan wisatawan tahun 2015 yang hampir men­de­kati angka 500 ribu kun­jungan, kami optimistis dan berharap pada 2016 kun­jungan wisatawan bahkan bisa lebih dari setengah juta wisatawan,” kata Alfajri.

Di sisi lain, meski tidak diunggulkan namun obyek wisata Taman Bunga Aro­suka dengan ikon patung tugu Ayam Kokok Baleng­geknya, justru mampu ma­man­cing animo masyarakat yang melintas di daerah itu, untuk singgah menikmati pesona alam yang ada di sekitar komplek kantor Bu­pati itu. Setiap hari lokasi ini, menjadi obyek wisata favorit yang paling banyak dikunjungi wisatawan lokal atau mancanegara. “Loka­sinya yang berada di tepian jalan lintas Solok-Padang, membuat masyarakat yang melintas ingin melapas lelah sembari menikmati in­dah­nya suasana Arosuka,” ung­kapnya.

Dari pantauan Haluan, Pengunjung cukup ma­mar­kirkan kendaraannya di ping­gir jalan, untuk kemu­dian beristirahat sejenak menikmati keindahan Ta­man Bunga Arosuka dengan iklimnya yang sejuk. Ter­utama pada waktu sore hari, ratusan wisatawan berek­reasi dengan keluarga ma­sing-masing, bersantai ber­main di kawasan ini.

Selain itu, katanya, oby­ek wisata pemandian air panas Bukit Gadang di Koto Anau Kecamatan Lembang Jaya dan pemandian air panas di Bukit Kili Nagari Koto Baru Kecamatan Ku­bung, setiap hari terutama sore hingga malam hari selalu dikunjungi ratusan wisatawan.

Terhadap semua itu, ka­ta Alfajri, Dinas Kebu­da­yaan dan Pariwisata Kabu­paten Solok juga terus me­nge­depankan empat aspek penting menyangkut sektor budaya dan kepariwisataan di daerah itu. Pertama yang berkaitan dengan masalah pembangunan destinasi wi­sata, kedua pemasaran pari­wisata, ketiga industri pariwisata dan keempat yang berhubungan dengan kelem­bagaan pariwisata. “Empat aspek penting ter­sebut juga diselaraskan de­ngan Sapta Pesona sebagai unsur pe­ngem­bangan dan penge­lola­an daya tarik wi­sata di In­donesia yang ter­diri dari Aman, Tertib, Ber­sih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kena­ngan,” tutupnya. (h/ndi)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]