Digusur TIM SK-4 Agam

Pedagang Pasar Inpres Protes


Selasa, 15 Maret 2016 - 03:26:07 WIB
Pedagang Pasar  Inpres  Protes Pembongkaran lapak-lapak yang merusak K-3 dimotori Tim SK-4 Pemkab Agam di Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, Senin (14/03) menuai protes. (RAHMAT HIDAYAT)

Agam, Haluan — Penertiban oleh  Tim SK-4 dan Goro kebersihan pegawai Pemkab Agam di Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, Senin (14/03) diwarnai protes pedagang. Sejumlah pedagang mencak, mencak tidak terima lapaknyanya digusur.

Pemberisihan lapak-la­pak dimotori Tim SK-4 Pemkab Agam. Pondok-pondok pedagang,yang me­ru­sak K.3  dibongkar tim, begitu juga pondok bakso di tengah jalan dalam pasar. Karena tidak terima se­bagian pedagang protes ser­ta mengeluarkan kata-kata kasar kepada petugas  yang melakukan goro ke­ber­sih­an. “ Kami, para pe­dagang membayar berjualan di pa­sar ini, bukan gratis. Hen­dak­nya sebelum mem­bong­kar lapak kami, ada pem­beritahuan terlebih dahulu. Dengan demikian kami bisa mempersiapkan diri,” kata salah seorang pedagang yang melakukan protes.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Jika Dikelola dengan Baik akan Memberikan Keuntungan

Kepala Badang Penge­lola Lingkungan Hidup (BP­­LH) H. Edi Busti, me­nga­takan, pembersihan pa­sar dilakukan oleh Tim terpadu Satuan Koordinasi Keamanan Ketertiban Ka­bu­paten (SK4) Pemkab Ag­am. Sebelum melakukan pembersihan para pedagang sudah diberitahukan. Ia memahami kalau ada yang tidak setuju dengan ke­bi­ja­kan tim, karena merasa di­rugi­kan. “Sebelum mela­kukan aksi ini, sudah di­so­siali­saikan kepada pedagang waktu hari pasar dan sudah diingatkan bahwa meja dan lapak-lapak siap jualan ha­rap dibersihkan, namun saat melakukan pem­ber­sihan pedagang tidak me­ngin­dahkan himbauan itu, maka secara terpaksa tim SK 4 yang melakukan pem­berish­an itu”, katanya.

Dikatakannya, goro Se­nin itu merupakan lanjutan goro yang sama, Sabtu ke­marin. Peserta goro seluruh SKPD di jajaran Pemkab Agam, didukung mobil sa­m­pah dari Dinas PU Agam, dan mobil Damkar untuk membersihkan badan jalan dalam pasar yang dikotori bekas goro.

Baca Juga : Dishub Kabupaten Pessel: Odong Odong Agar Tidak Beroperasi di Jalan Utama

Dikatakannya, tim ter­padu terdiri dari Badan Pemberdayaan Lingkungan Hidup(BPLH) Kabupaten Agam, Dinas Koperindag Kabupaten Agam, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Agam, Satpol PP Kabupaten Agam, Dis­hub­kominfo Kabupaten Agam dan BPBD Kabu­paten Agam. (h/yat)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]