Di Kota Padang Panjang

Penderita HIV Meningkat 100 Persen


Selasa, 15 Maret 2016 - 03:42:25 WIB
Penderita HIV Meningkat 100 Persen

PADANG PANJANG, HALUAN- Kasus penderita HIV/AIDS di Kota Padang Panjang, mengalami  peningkatan drastis. Tahun 2015 penderita HIV/AIDS di Kota Serambi Mekah ini berjumlah 7 orang, tahun 2016 yang baru 2,5 bulan meningkat menjadi 14 orang atau naik 100 persen. Hal tersebut  diduga dipicu oleh prilaku seks bebas dan narkoba di kalangan masyarakat.

Pj Kadis Kesehatan Kota Padang Panjang Yevi Maslinda mengatakan, 14 penderita ini sudah terdata terkontaminasi virus HIV AIDS di DKK Padang Panjang. Namun, empat dari jumlah penderita bisa dikatakan positif. Sementara lainnya belum bisa kita pastikan positif,” ujar Yevi saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (13/3) kemarin.

Baca Juga : BPBD Kota Pariaman Terima Bantuan Logistik Bencana dari BNPB Pusat

Yevi menambahkan, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) melalui DKK Padang Panjang, sedang menggencarkan  sosialisasi kepada masyarakat, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, tentang cara pencegah penularan penyakit HIV/AIDS.

 ”Penyebaran virus HIV/AIDS harus dihindari sejak dini, mengingat penyakit yang me­matikan tersebut bisa berakibat fatal terhadap manusia. Untuk jenis penyakit ini, kita memang perlu mewanti wanti diri untuk tidak melakukan hal-hal yang berindikasi terjangkitnya atau­pun penularan  virus HIV di dalam diri kita,” ujarnya.

Baca Juga : Dihadiri Forkopimda, Lapangan Tembak Sarja Arya Racana Dharmasraya Diresmikan

Dijelaskannya, proses penu­laran penyakit HIV/AIDS ter­sebut, salah satu  penyebab utamanya adalah melalui hubu­ngan seks bebas dan melalui jarum suntik narkoba yang ter­pakai secara bersamaan atau bergantian oleh dua orang yang berlainan atau lebih.

Informasi yang dihimpun Haluan, peningkatan kasus pen­derita HIV/AIDS cukup menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kota Padang Panjang. Dimana keberadaan masyarakat yang terkontaminasi virus me­nular tersebut mestinya menda­patkan perhatian serius dari Pemerintah.

Baca Juga : Truk Dievakuasi, Arus Lalin Simpang Empat-Padang Kembali Normal

“ Kita tidak tahu siapa pen­deritanya. Untuk itu Pemko mestinya melakukan langkah antisipasi agar virus ini tidak berkembang.  Kasus ini “PR” berat bagi Pemko Padang Pan­jang, untuk segera dicarikan solusinya, sebelum korban HIV AIDS meruntuhkan Padang Pan­jang sebagai Kota Serambi Me­kah,” jelas Uul Hendri, salah seorang tokoh masyarakat Kota Padang Panjang.

Terkait kasus  HIV yang terus mengancam masyarakat, lanjut Uul Hendri,  selain Pem­ko Padang Panjang, kasus ter­sebut juga harus mendapatkan perhatian dan pembahasan di DPRD.

Baca Juga : Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Bayang Sesuai dengan Visi Misi Bupati

”Pemko jangan hanya seke­dar sosialisasi, tapi bagaimana cara untuk mencari langkah agar virus tidak dapat berkembang hingga masyarakat nyaman dalam ber­gaul. Jika tidak, keadaan tersebut akan memicu terjdinya kondisi saling mencurigai satu sama lain,” keluh Uul.

 Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Panjang Hendra Saputra, menyikapi peningkatan kasus HIV AIDS yang mendera masyarakat kota Padang Panjang saat ini, dirinya  telah meng­agendakan pemanggilan terha­dap Dinas Kesehatan Kota Pa­dang Panjang untuk melakukan pembahasan terkait virus me­nular itu.

“ Menyikapi persolan ini, kita dari Komisi III DPRD akan segera panggil dinas terkait.  Dalam Minggu ini insyaallah, pembahasan HIV  AIDS akan dilakukan  untuk mencarikan solusi untuk pencegahan ber­kembangnya virus ini,” ujar Hendra Saputra di balik telepon genggamnya.

Ia mengatakan, peningkatan penderita HIV merupakan satu bukti lemahnya koordinasi an­tar  dinas terkait dalam meme­rangi kasus itu. Salah satu contoh hingga saat ini maraknya pere­daran narkoba dan beberapa titik kolasi yang dimanfaatkan sebagai lokasi mesum ataupun sebagai lokasi LGBT.

“ Prilaku LGBT merupakan salah satu faktor kuat  penyebab terjadinya penularan virus, jika hal ini dapat  ditekan maka secara otomatis akan dapat mene­kan menahan angga peningkatan penderita yang terkontaminasi HIV,” tutu Hendra. (h/mg-pis)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]