89 Telur Berhasil Ditetaskan

Sebagian Anak Penyu Dilepas ke Laut


Rabu, 16 Maret 2016 - 02:52:52 WIB
Sebagian Anak Penyu Dilepas ke Laut

PARIAMAN, HALUAN — Inkubasi telur penyu di Pulau Kasiak berhasil menetaskan 89 ekor tukik, dari 96 telur yang diinkubasi. Sebahagian dari tukik telah dilepas ke laut.

Kepala UPTD Kawasan konservasi Penyu Dinas Kelautan Perikanan, Citra Adithur Bachri kepada Ha­luan, Senin (14/3) menga­takan, di Pulau Kasiak, sela­in tempat penyu bertelur, juga sebagai tempat inku­basi, karena kawasan ini bagian dari Kawasan Kon­servasi.

Baca Juga : Bank Nagari Cabang Painan Dorong Percepatan Pembangunan Bidang Pariwisata Melalui Aplikasi E-Retribusi

Anak-anak tukik dari inkubasi di Pulau Kasiak tersebut sudah di lepas ke laut sebahagian pada hari Sabtu (11/3). Pulau Kasiak, termasuk ke dalam zona inti dari kawasan konservasi penyu Kota Pariaman.

Penyu bertelur di lokasi ini masih fluktuasi, berda­sarkan data tahun 2014 ter­dapat 23 sarang penyu. Ta­hun 2015 ditemui hanya 2 sarang. Tahun 2016 dari Januari sampai pertengahan Maret, sudah ditemui 7 sarang.

Baca Juga : Masyarakat Padang Sago Harapkan Perbaikan Kantor Camat Pada Leonardy Harmainy

Menurut Citra, dipre­diksi sarang penyu akan meningkat pada tahun 2016, sebab, sudah dua tahun terakhir penyu-penyu jarang bertelur di pulau Kasiak. Biasanya setelah waktu-waktu demikian, pe­nyu akan kembali bersarang di sini.

Sementara itu Kasi Ka­wasan Konservasi Perairan Daerah Kota Pariaman, Edmondri mengatakan, ter­bagi menurut zonanya. Ada kawasan inti, ada zona untuk pemanfaatan.

Baca Juga : Pemkab Pesisir Selatan Sediakan Kotak Saran Tampung Pengaduan Masyarakat

Sebagai zona inti di ka­wasan Konservasi penyu, suatu kawasan yang tidak boleh diganggu, harus dipe­lihara dan dijaga dengan sebaik baiknya, seperti di sekitar Pulau Kasiak.

Selain itu, ada juga zona untuk pemanfaatan, di si­nilah bisa di kawasan kon­servasi ini untuk wisata, contoh di sekitar Pulau Ang­so Duo. Dan zona tangkap ikan, tentu di luar kawasan konservasi tersebut.

Baca Juga : Mantap! PNS di Agam Tanam Tomat Impor dengan Sistem Hidroponik

Tujuannya pembagian zona, untuk menjaga ke­lestariannya, sehingga ka­wasan bermanfaat sesuai fungsinya.

“Kami selalu melakukan monitoring ka­wasan ini dan semua itu sudah menjadi tugas rutin,” kata Ed­mon­dri. (h/tri)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]