Sertijab Dirut RSUP Dr M Djamil

Samakan Persepsi Demi Akreditasi


Rabu, 16 Maret 2016 - 03:51:07 WIB
Samakan Persepsi Demi Akreditasi DIREKTUR Utama RSUP Dr M Djamil, Yusirwan Yusuf (berkacamata) dalam sesi penandatanganan sertijab dari Mantan Plt Dirut, Eka Viora, disaksikan oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo, Selasa (15/3). (JULI ISHAQ PUTRA)

PADANG, HALUAN — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang mempunyai waktu sekitar dua bulan jelang kedatangan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) untuk proses reakreditasi. Setiap ele­men di rumah sakit rujukan nasional itu diminta menya­makan persepsi kerja agar akre­ditasi dapat diraih.

Hal itu disampaikan Direk­tur Utama (Dirut) RSUP Dr M Djamil, Yusirwan Yusuf, dalam sambutannya setelah menerima jabatan dirut dari pelaksana tugas (plt) sebelumnya, Eka Viora, Selasa (15/5). Menurutnya, ak­reditasi dapat diraih asalkan segenap elemen bekerja sebagai satu kesatuan tim dan tidak terpecah-pecah.

Baca Juga : Mahyeldi Naik Jadi Gubernur Sumbar, Siapa Pengganti Wali Kota Padang?

“Dua bulan untuk memper­siapkan reakreditasi memang suatu pekerjaan yang berat, na­mun jika dilakukan dengan mo­tivasi dan persepsi yang sama, ini akan mudah dilakukan. Saya yakin. Kapal bernama RSUP Dr M Djamil ini harus berjalan dengan satu nahkoda. Jika ada yang tidak bersedia, silakan keluar dari kapal karena akan dapat mengganggu cita-cita akre­ditasi yang kita harapkan ber­sama-sama,” katanya tegas.

Dikatakannya lagi, se­be­lum­nya RSUP Dr M Djamil telah melewati masa dan pekerjaan yang lebih berat saat gempa meruntuhkan fisik dan mental tersebut. Namun, dengan kesa­maan persepsi, fisik dan mental itu berhasil dibangun kembali, bahkan menghasilkan fasilitas yang lebih baik.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 26 Februari 2021

“Saat itu saya masih menjabat direktur pelayanan. Pekerjaan saat itu jauh lebih berat dibanding pekerjaan dua bulan ke depan. Asalkan persepsi disamakan, saya yakin yang kita harapkan itu dapat tercapai,” katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, Di­rekt­orat Jenderal (Dirjen) Pela­yanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Bambang Wibowo mengatakan, dari 2.500 rumah sakit di Indonesia, hanya ada 14 rumah sakit yang menjadi ruju­kan nasional. Sehingga keper­cayaan kepada RSUP Dr M Djamil harus dijawab dengan tata kelola klinik dan tata kelola organisasi yang baik.

Baca Juga : Sosok Pengusaha Batu Bara Perempuan Asal Sumbar, Mulai Bisnis dari Umur 18 Tahun

“Untuk maju, ada yang suka, ada pula yang tidak suka. Itu biasa. Yang pasti tujuan rumah sakit adalah melakukan tata kelola klinik dan organisasi yang baik. Dan tata kelola klinik tak akan terwujud tanpa tata kelola organisasi yang baik. Terlebih lagi Djamil termasuk rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedok­teran Unand, sehingga juga me­miliki kewajiban menghasilkan sumberdaya manusia yang baik,” jelasnya.

Untuk menghasilkan tata kelola yang baik tersebut, lan­jutnya, dibutuhkan orang-orang yang dapat bekerja dengan efisien. Dan sosok Yusirwan Yusuf de­ngan seabrek pe­ngalamannya dinilai mampu untuk mene­rap­kan kerja yang efisien sehingga berujung pada perbaikan kualitas tata kelola RSUP Dr M Djamil.

Baca Juga : Wujudkan GCG, Perumda AM Kota Padang Kunjungi BPKP Sumbar

Dalam serah terima jabatan tersebut, Eka Viora selaku Plt sebelumnya juga menyampaikan kesan bahwa selama tiga bulan 24 hari ia bekerja di rumah sakit tersebut, ia lebih banyak me­motret ragam persoalan yang terdapat di lingkungan rumah sakit serta sedikit membenahi sistem yang ada.

“Saya tentunya berharap ru­mah sakit Djamil segera meraih akreditasi paripurna nanti, ten­tunya kepemimpinan dirut baru akan sangat berperan, mengingat di antara 14 RSUP di Indonesia, rumah sakit ini termasuk tiga rumah sakit yang masih dalam proses akreditasi,” katanya. (h/isq)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]