Targetkan Opini WTP

Wako Sawahlunto Konsultasi ke BPK Sumbar


Rabu, 16 Maret 2016 - 04:07:00 WIB
Wako Sawahlunto Konsultasi ke BPK Sumbar WALIKOTA Sawahlunto Ali Yusuf ketika berkonsultasi dengan Kepala BPK RI Sumbar. (HUMAS)

PADANG, HALUAN — Targetkan pen­capaian Laporan Hasil Pemeriksaan Ke­uangan Daerah menuju opini wajar tanpa pengecualian (WTP), Pemerintah Sa­wahlunto melakukan kon­sultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan RI Per­wakilan Sumatera Barat.

Konsultasi yang dilakukan langsung Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf ber­sama Kepala DPPKAD Sawahlunto, Buyung Lapau, didampingi Kepala Bi­dang Asset, Afridarman dan Inspek­torat Sawahlunto itu, diterima Kepala Perwakilan BPK RI Sumbar, Eldy Mustafa.

Baca Juga : Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Bayang Sesuai dengan Visi Misi Bupati

Sawahlunto memfokuskan kon­sultasi terhadap pengelolaan dan pencatatan asset daerah, yang selama ini menjadi sandungan bagi kota wisata tambang ber­budaya itu, untuk memperoleh opini WTP dalam laporan hasil pemeriksaan keuangan.

“Sawahlunto sudah lama me­ngindamkan laporan hasil peme­riksaan daerah, dengan opini wajar tanpa pengecualian,” ujar Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, ketika bertandang ke BPK RI Perwakilan Sumbar, Selasa (15/3).

Baca Juga : Pulihkan Fungsi Hutan, UPT BPDASHL Agam Kuantan Berikan Bibit Tanaman

Menurut bapak tiga anak kelahiran 11 Mei 1970 itu, seba­gai kota yang memiliki visi me­ngembangkan pariwisata, aset kawasan kota lama Sawahlunto sebagian besar dimiliki BUMN, yakni PT. Bukit Asam dan Kereta Api Indonesia.

“Dalam infrastruktur, khu­susnya di kawasan kota lama, pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, 80 persen aset kota lama dimiliki BUMN. Sementara, agar Sawah­lunto lebih maju, daerah mem­butuhkan aset itu untuk diper­baiki ataupun direnovasi,” ujarnya.

Baca Juga : Kunjungi Sekolah, Genius Umar Kenang Masa SMPnya

Yang tidak kalah pentingnya, semenjak berkurangnya aktifitas perusahaan baik PT. Bukit Asam maupun KAI, membuat banyak aset kedua perusahaan tersebut tidak didayagunakan dan tak terurus, sehingga memperburuk wajah kota.

Beberapa aset itu diantaranya gedung peninggalan bersejarah, mulai dari museum, gedung pusat kebudayaan, mess PT. Bukit Asam, dimanfaatkan dengan direnovasi guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Sawahlunto.

Baca Juga : Los Pasar Balai Naras Pariaman Sudah Ditempati Pedagang

Di sisi lain, aset BUMN  yang direnovasi dan diperbaiki itu, tidak bisa dicatatkan sebagai aset pemerintah daerah. Hal ini yang mendorong Pemerintah Kota Sawahlunto untuk berkon­sultasi langsung dengan BPK RI Perwakilan Sumbar.

Kepala Perwakilan BPK RI Sumbar, Eldi Mustafa didam­pingi Kepala Sub Auditorat Sumbar I Indria Syzinia, Kasub­bag SDM Superman bersama beberapa staf mengapresiasi semangat dan komitmen Peme­rintah Sawahlunto, dalam menin­daklanjuti laporan hasil peme­riksaan yang dilakukan dengan berkonsultasi.

Khusus untuk masalah masa­lah aset milik BUMN yang telah direnovasi dan dilakukan per­baikan oleh Pemerintah Sawah­lunto, akan dikonsultasikan lang­sung ke BPK Pusat, melalui anggota tujuh yang membidangi aset BUMN.

Menyikapi hasil LHP keuangan Kota Sawahlunto, terutama terkait permasalahan pengelolaan dan pencacatan aset, Eldi Mustafa mengatakan pe­makaian aset BUMN tidak ada masalah, termasuk pelaksanaan renovasi dan perbaikan terhadap aset BUMN itu sendiri.

Namun demikian, yang di­catatkan dalam laporan adalah nilai renovasi, bukan aset milik BUMN tersebut. Sebab dalam audit, tentu akan ada pemisahan antara aset milik BUMN dan aset pemerintah daerah.

“Kalau sudah sesuai standar akuntansi, maka tidak ada rumus lainnya, dengan artian opini WTP itu sudah harus diberikan. Catatannya harus sesuai dengan standar akutansi,” tegas Eldi Mustapa.

Sementara itu, Kepala Dinas DPPKAD Sawahlunto, Buyung Lapau mengungkapkan, saat ini pengelolaan manajemen aset Sawahlunto telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Daerah Barang Milik Daerah (SIMDA-BMD).

“Dengan penggunaan SIMDA-BMD ini, pencatatan aset akan lebih akurat,” terang Buyung Lapau.

Usai melakukan konsultasi, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf sempat melakukan pertandingan tenis meja persahabatan dengan Kepala Perwakilan BPK Sumbar, Eldi Mustafa, di lantai 4 gedung BPK RI Sumbar.(h/adv)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]