Perkuat Lulusan

STTIND Datangkan Instruktur dari Jepang


Rabu, 16 Maret 2016 - 13:48:07 WIB
STTIND Datangkan Instruktur dari Jepang Para wisudawan STTIND foto bersama dengan jajaran pimpinan dan Yayasan Muhammad Yamin Padang usai kegiatan wisuda sarjana ke-43 di Padang, Selasa (15/3). (YANSEN WAPITA ANWAR)

PADANG, HALUAN — Meningkatkan kom­petensi lulusan, Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang (STTIND) selalu memberikan pelatihan teknologi keselamatan tambang batu bara bawah tanah dengan para instruk­tur tambang dunia yang berasal dari Jepang dan pratiksi dari Kyusu University Jepang. Hal ini untuk mendukung kompetensi lulu­san sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan saat ini.

“Kegiatan ini meru­pa­kan agenda per semesternya di STTIND,” terang Ketua STTIND Padang Ir Su­hen­drik Hanwar, MT saat me­wisuda 55 orang sarjana teknik pada wisuda sarjana ke-43 di Hotel Pangeran, Selasa (15/3).

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Rabu 03 Maret 2021

55 wisudawan yang di­wi­suda ini terdiri dari 9 teknik  industri, 27 teknik per­tam­bang­an, 7 teknik ling­kung­an, dan 12 sistem informasi. Hingga sat ini, STTIND telah memiliki 1321 alumni yang tersebar di berbagai instansi pemerintah mau­pun swasta.

Lebih lanjut, dengan peningkatan kualitas lu­lu­san yang dilakukan ini ber­konsekuensi pada banyak­nya jumlah mahasiswa. Saat ini, STTIND membutuhkan tambahan dosen untuk me­n­­yeimbangkan rasio maha­siswa dan dosen.

Baca Juga : Peringati Setahun Covid-19, Hendri Septa Beberkan Prosesi PBM Tatap Muka di Kota Padang

Ketua Yayasan Mu­ham­mad Yamin Padang H Riko Ervil, MT pada saat wisuda sarjana ini mengatakan, se­jak tahun 2012 STTIND  Padang terus mengalami peningkatan jumlah ma­ha­siswa, sehingga jumlah lu­lusan ke depannya juga akan terus meningkat.

“Peningkatan bukan ha­nya secara kuantitas na­mun juga secara kualitas, sebab pada kegiatan wisuda kali ini ada empat lulusan deng­an predikat cumlaude,” jelas Riko.

Baca Juga : Padang Diguyur Hujan Lebat, Rumah Warga Mulai Digenangi Air

Juga dijelaskan Riko, perguruan tinggi swasta sekarang ini dituntut dengan keras oleh pemerintah un­tuk menjadi perguruan ting­gi yang berkualitas sehingga menjadi sama dengan per­guruan tinggi negeri.  Untuk itu, Yayasan Muhamad Ya­min juga memberikan be­asiswa S2 kepada dosen maupun calon dosen pada tiap-tiap program studi.

“Yayasan sangat meng­harapkan agar STTIND Padang mempercepat pe­r­siapan akreditasi beberapa program studi yang akan habis, sehingga dapat mem­peroleh peringkat yang lebih baik,” pungkas Riko.

Baca Juga : Geledah Kamar Hunian Warga Binaan, Rutan Padang Temukan 10 Sajam

Perkuat Bahasa Inggris

Suhendrik Anwar juga menambahkan, meng­ha­dapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), pihaknya telah mempersiapkan ke­mam­puan bahasa Inggris pada tiap-tiap mahasiswa. Kemudian, juga mem­bang­un labor bahasa Inggris untuk dipergunakan dalam peningkatakan standar p­e­ng­u­as­an bahasa Inggris ke­lulusan.

“Tentunya yang ter­pen­ting penguasan bidang ilmu masing-masing program studi sesuai dengan pera­turan menteri pendidikan dan kebudayaan. Tentang ijazah, sertifikat kompetensi dan surat pendamping ija­zah bagi setiap lulusan ST­TIND sekaligus bisa di­guna­kan untuk mendapat pe­kerjaan yang sesuai ke­ah­lian­nya,” jelas Suhendrik. (h/mg-ysn)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]